Makna Tradisi Besiru dalam Perspektif Akuntansi sebagai Utang Piutang (Studi Kasus Adat Perkawinan Masyarakat Dusun Sejari Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa)

Authors

  • M. Arman Zarfani Universitas Teknologi Sumbawa Author
  • Arya Zulfikar Akbar Universitas Teknologi Sumbawa Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/rcgxj769

Keywords:

Utang Sosial; Kearifan Lokal; Akuntansi Informal; Resiprositas; Tradisi Besiru.

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi Besiru pada masyarakat Sumbawa di Dusun Sejari melalui perspektif akuntansi sebagai bentuk utang-piutang sosial. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian menggali bagaimana praktik tolong-menolong dalam rangkaian perkawinan (Tokal Adat dan Tokal Buntar) berfungsi sebagai sistem akuntansi informal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi buku catatan masyarakat (buku induk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Besiru berperan sebagai mekanisme sosial-budaya di mana bantuan dicatat dan dipahami sebagai kewajiban moral dan ekonomi yang harus dibalas di masa depan. Tradisi ini membedakan antara bantuan timbal balik (yang menimbulkan utang sosial) dan pemberian sukarela (Jemma), dengan yang pertama ditegakkan melalui norma sosial dan sanksi adat. Studi ini menyimpulkan bahwa Besiru merupakan bentuk akuntansi berbasis kearifan lokal yang menekankan keadilan sosial, kepercayaan, dan keberlanjutan hubungan komunitas, serta memperluas pemahaman akuntansi di luar konteks formal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

AICPA. (2025, Oktober). Diambil kembali dari https://www.aicpa.org/

Amboro, M. (2022, Desember). VIRTUAL EVENT SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PARIWISATA. Jurnal Ilmiah Indonesia, 7.

Asih, L. A., Wardana, I. M., Gunadi, B. H., Ayu, I., Sari, P. S., Cahyani, R., & Ningsih, K. T. (2018). Pengaruh Budaya Lokal Dalam Praktek Akuntansi. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, VIII. doi:https://doi.org/10.23887/jinah.v8i1.19857

Berani, & Agus. (2019). Upacara pangantan (perkawinan adat sumbawa) di desa tepas sepakat (studi analisis akulturasi budaya dengan agama).

Graeber. (2011). Debt: The First 5,000 Years. Diambil kembali dari http://journals.openedition.org/rccs/5409

Hannah, Siregar, Y. D., & Susanti, N. (2021). . "Tradisi Magido Bantu: Budaya Tolong-Menolong Masyarakat Mandailing di Jorong Tamiang Ampalu, Kabupaten Pasaman Barat.". Warisan Journal of History and Cultural Heritage, 1-7. doi:https://doi.org/10.34007/warisan.v2i1.680

heru, a. (2020). Nilai-nilai Pendidikan Islam Bagi Anak dalam Tradisi Basiru pada Kegiatan Khitanan. JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN, 143-154. doi:https://doi.org/10.20414/jpk.v16i2.2694

KBBI. (2025, Oktober ). Diambil kembali dari https://kbbi.web.id/tradisi

Kieso, & E., D. (2018). Intermediate accounting : IFRS edition. Wiley.

Lattu, I. Y. (2019, Agustus). Orality and Ritual in Collective Memory: A Theoretical Discussion. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 94-111. doi:https://doi.org/10.22146/jps.v6i2.51580

Lenaini, I. (2021, Juni). Teknik Pengambilan Sampelpurposive Dan Snowball Sampling. Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6, 33-39. doi:http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis

M, S. (2013). Budaya “Sambatan” Di Era Modernisasi. Jurnal Ilmiah Pend.Sos Ant, 1-14. Diambil kembali dari https://core.ac.uk/display/290565427?utm_source=pdf&utm_medium=banner&utm_campaign=pdf-decoration-v1

Martani. (2015). Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK. salemba empat.

Mauss, M. (1925). THE GIFT Expanded Edition. Chicago: Hau Book.

Muaddin. (2022, January 1). Tinjauan Ekonomi Islam Pada Tradisi Bhubuwendi Madura(Studi kasus Bhubuwendi Desa Sukolilo Timur Labang Bangkalan). Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ekonomi Islam, 79-95.

Nurdiyati. (2023). Meta Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Berorientasi Esd Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Dan Kreatif. Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidikan, 101-109 . doi:https://doi.org/10.26877/jp3.v

Nurfajriani, W. V. (2024, September). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. urnal Ilmiah Wahana Pendidikan. doi:https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272

Nurhalizah, S., Yuliana, R., & Daud, D. (2023). Praktik Akuntansi Utang-Piutang Pada Tradisi Otok-Otok. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14.

Orong, Y. (2023, Juni). Rekonstruksi Metodologi Penelitian Filsafat. Jurnal Yaqzhan:doi:http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/yaqzhan/index

Owen. (2008). Social Accounting. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 240–267.

Permana, R. A., Budiono, H., & Wiratama, N. S. (2024, Desember). KESENIAN, TRADISI, DAN POLA RITUAL MASYARAKAT. Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah FKIP Universitas Jambi, IV, 53-64.

Rahmatin, A., & Martadinata, S. (2025). Memaknai Tradisi Basiru Dalam Perspektif Akuntansi:Utang Piutang Dan Pencatatan Keuangan. JURNAL MULTIDISIPLIN RAFLESIA.

Septiana, C. (2021, Maret). Proses Pengambilan Keputusan pada Konsumen untuk Membeli Rumah dari PT X Berdasarkan Alasan Pro-Lingkungan Hidup. Jurnal Psikologi, 17, 48-59.

Sinaini, L., & Iwe, L. (2020). Bentuk Kegiatan Gotong Royong Dalam Aspek Pertanian. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian, 74-78. doi:http://dx.doi.org/10.37149/JIMDP

Sumarlin, Anton, & Ismiati. (2022). Analisis Bentuk, Pola Pelaksanaan Dan Peran ‘Basiru’ Dalam. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian, 236-246. doi:https://doi.org/10.37149/JIMDP.v7i6.133

Susianti. (2024, Maret). Perumusan Variabel Dan Indikator Dalam Penelitian Kuantitatif Kependidikan. Jurnal Pendidikan Rokania.

Thalib, M. A. (2023). Konstruksi Metode Pencatatan Akuntansi Berbasis Nilai. Jurnal Akuntansi Kontemporer (JAKO) – VOL 15 NO 1, 12-24. doi:https://doi.org/10.33508/jako.v15i1.3967

Utama, A. A., & Junaidi. (2023, Januari 1). Akulturasi Islam Dan Budaya Dalam Tradisi Perkawinan Pada Masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 7. doi:http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/index

Violet, & William. (2019). The Development of International Accounting Standards: Philosophical Influences and.

Zulkarnain. (2011). Tradisi dan adat istiadat Samawa. Sumbawa: Yogyakarta.

Zulkarnain. (2016). Aktualisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokalbesiru Pada Masyarakat Sasak Sebagai Upaya Menguatkan Identitas Bangsa.

Published

2026-01-25

How to Cite

Zarfani, M. A., & Zulfikar Akbar, A. (2026). Makna Tradisi Besiru dalam Perspektif Akuntansi sebagai Utang Piutang (Studi Kasus Adat Perkawinan Masyarakat Dusun Sejari Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa). Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(1), 2464-2475. https://doi.org/10.63822/rcgxj769