Analisa Manajemen Risiko Pada UMKM Salon Kecantikan Menggunakan Framework ISO 31000 dan Matriks Risiko Manajemen: Studi Kasus “Salon Teh Rani”

Authors

  • Aghnia Yasyfa Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Anisa Roshy Rosdian Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Hesti Hisani Latifah Hamdah Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Almaira Sarah Junjunan Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Alfiana Alfiana Universitas Muhammadiyah Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/051vw954

Keywords:

Risk management; MSMEs; Beauty salons; SWOT analysis; Risk matrix; ISO 31000

Abstract

Beauty salon MSMEs in Indonesia play a vital role in supporting the service sector and the local economy, yet they face various risks that can threaten their business sustainability. This study aims to analyze risk management at Teh Rani Beauty Salon MSME across market, financial, marketing, operational, human resource, and legal aspects. The study employed qualitative methods, including interviews and observations, to obtain data on the salon's conditions and challenges. A SWOT analysis and risk matrix were used to map risk management priorities, enabling business owners to establish appropriate mitigation strategies. The study demonstrates the need for systematic implementation to improve operational efficiency, maintain customer loyalty, and strengthen competitiveness amidst the increasingly fierce competition in the beauty industry.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Linna Ismawati. (2023). Manajemen Risiko Era Digital. Buku_Digital_-_MANAJEMEN_RISIKO_ERA_DIGITAL[1].pdf

ISO 31000:(2018). Risk Management Guidelines. https://www.iso.org/obp/ui/#iso:std:iso:31000:ed 2:v1:en

Lilis Sucitra. (2024). Jurnal Analisis Manajemen Resiko Pada Usaha Jahit Tradisional, Ibu Sopiah, Desa Pasir Utama, Kabupaten Rokan Hulu. ANALISIS+MANAJEMEN+RESIKO+PADA+USAHA+JAHIT+TRADISIONAL.pdf

Wikipedia. (2024). Matriks Risiko. Diakses pada 23 November 2025, dari https://id.wikipedia.org/wiki/Matriks_risiko

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Halaman 59.

Hartono, V. (2022). Strategi Peningkatan Daya Saing Salon Kecantikan Menggunakan SWOT Analysis. Journal of Service Business, 14(4), 77–89.

Hanafi, M. M. (2019). Risk Management Framework for SMEs. Journal of Business Risk and Strategy 5(3), 55–67.

Putri, A. M. (2019). Pengaruh Tren Kecantikan terhadap Permintaan Layanan Salon. Jurnal Ilmu Manajemen, 6(3), 210–219.

Wulandari, N., & Setyawan, R. (2020). Analisis Lingkungan Bisnis dan SWOT pada Industri Jasa Kecantikan. Jurnal Manajemen Usaha Kecil, 5(1), 33–42.

Lestari, S., & Anggraeni, W. (2021). Legal Risk Management and Compliance for Micro Businesses. Jurnal Hukum Ekonomi, 10(2), 77–89.

Sari, W. P., & Nurhayati, E. (2019). Implementasi Penilaian Likelihood dan Impact dalam Manajemen Risiko UMKM. Jurnal Administrasi dan Manajemen, 10(2), 55–64.

Kurniawati, D., & Rahman, A. (2020). Penerapan Matriks Risiko pada UMKM dalam Mengidentifikasi dan Mengukur Tingkat Risiko Usaha. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(2), 88–98.

Published

2026-01-25

How to Cite

Yasyfa, A., Rosdian, A. R., Hamdah, H. H. L., Junjunan, A. S., & Alfiana, A. (2026). Analisa Manajemen Risiko Pada UMKM Salon Kecantikan Menggunakan Framework ISO 31000 dan Matriks Risiko Manajemen: Studi Kasus “Salon Teh Rani”. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(1), 2452-2463. https://doi.org/10.63822/051vw954