Analisis Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000 pada Sanggar Kegiatan Seni Anak: Studi Kasus Sanggar Crayon

Authors

  • Lanina Pratiwi Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Siska Amelia Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Sanita Putri Yaperta Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Ayesa Sofwa Aulia Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Alfiana Alfiana Universitas Muhammadiyah Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/tqjahy89

Keywords:

Risk Management; ISO 31000; Children’s Art Studio, Risk Mitigation; Sustainability

Abstract

This study examines the implementation of ISO 31000-based risk management at Sanggar Crayon, a children’s art studio. The studio faces operational, financial, marketing, human resources, and legal/administrative risks that may affect its operations and sustainability. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis, then assessed using a Likelihood × Impact matrix. Findings indicate several high and very high-level risks requiring immediate mitigation, such as strengthening operational procedures, providing emergency funds, managing resources, and enhancing communication with instructors, parents, and suppliers. This approach enables effective risk control, minimizes negative impacts, and supports smooth operations, child safety, parental satisfaction, and the sustainability of Sanggar Crayon.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, A. P., & Dahlia, L. (2022). Enterprise Risk Management berdasarkan ISO 31000 dalam pengukuran risiko operasional pada Klinik Spesialis Esti. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 19(02), 78–90.

Awaloedin, M., Winata, I. N., & Sidik, S. (2022). Memberikan penyuluhan penerapan manajemen risiko berbasis ISO 31000 pada sektor industri jasa dan UMKM. ARSY: Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat, 3(1), 82–88.

Badan Ekonomi Kreatif. (2018). Panduan manajemen dan keuangan untuk usaha mikro dan kecil sektor kreatif. Kemenparekraf.

Badan Standardisasi Nasional. (2018). SNI ISO 31000:2018 Manajemen Risiko – Pedoman.

Dewi, L., Elvandari, E., & Hasan. (2025). Pengelolaan Sanggar Seni Serundingan di Kota Lubuklinggau.

Jurnal Pendidikan Seni & Seni Budaya, 10(1).

Febiyanti, F., Sanjaya, F. P., Usman, I., & Alamsyah, A. I. S. (2025). Manajemen risiko teknologi informasi menggunakan framework ISO 31000:2018 pada INLISlite di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga. INFORMASI: Jurnal Informatika dan Sistem Informasi.

Hanif, F. (2017). Manajemen risiko acara seni pertunjukan.

Hendarwan, D. (2022). Penerapan manajemen risiko dengan pendekatan ISO 31000:2018 dalam pelaksanaan strategi perusahaan. Jurnal Adminika, 8(1), 58–73.

International Organization for Standardization. (2018). ISO 31000:2018 Risk Management – Guidelines.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2019). Pedoman pelaksanaan dan tata kelola sanggar seni dan budaya. (12th ed.).

Mustajab, A. (2018). Sistem manajemen sanggar seni pertunjukan Ambarala Kecamatan Bungoro [Skripsi, Universitas Negeri Makassar].

Putri, V. R., & Wijaya, A. F. (2023). Information technology risk management analysis using ISO: 31000 at PT. XYZ. Journal of Information Systems and Informatics, 5(1), 380–390.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.).

Syahrullah, et al. (2025). Integrasi COSO-ERM dan ISO 31000 dalam mitigasi risiko strategis di institusi pendidikan tinggi.

Tanjung, A., & Wibowo, S. (2020). Manajemen risiko terintegrasi berbasis ISO 31000:2018.

Published

2026-01-27

How to Cite

Pratiwi, L., Amelia, S., Yaperta, S. P., Aulia, A. S., & Alfiana, A. (2026). Analisis Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000 pada Sanggar Kegiatan Seni Anak: Studi Kasus Sanggar Crayon. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(1), 2598-2614. https://doi.org/10.63822/tqjahy89