Analisis Prosedur Pelaksanaan Eksekusi Hukuman Cambuk (Uqubat) dalam Perkara Jinayah di Mahkamah Syar’iyah

Authors

  • Hasbi Shiddiq El-Islamy Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Kayla Audia Zahrani Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Muhamad Mulki Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Deden Najmudin4 Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/ja7sbv67

Keywords:

jinayat; uqubat; caning; procedure; Aceh.

Abstract

The implementation of caning punishment (uqubat) in jinayat cases in Aceh constitutes a form of regional autonomy recognized within Indonesia’s national legal system. Normatively, the execution of caning punishment has been comprehensively regulated under Aceh’s Jinayat Law and Jinayat Procedural Law. However, judicial practice reveals a gap between normative regulation (das sollen) and its implementation (das sein), particularly regarding juridical synchronization, procedural compliance, and sentencing effectiveness. This study aims to examine the procedures for executing caning punishment in jinayat cases before the Syar’iyah Courts, assess the conformity between legal norms and implementation practices, and analyze the implications of procedural compliance for the effectiveness of jinayat sentencing. This research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches. The data consist of primary and secondary legal materials analyzed through qualitative prescriptive analysis. The study applies the concepts of legal certainty, due process of law, as well as principles of Fiqh jinayah and human rights as its analytical framework. The findings indicate that although the execution procedures of caning punishment normatively comply with legality and due process principles, practical challenges such as institutional coordination and procedural inconsistency continue to affect sentencing effectiveness. The novelty of this research lies in its integrative analysis that positions procedural compliance as a convergence point between jinayat procedural law, Fiqh jinayah, and human rights protection. This study contributes to the academic discourse by strengthening the conceptual understanding of caning punishment execution and offering insights for enhancing the legitimacy and effectiveness of jinayat law enforcement in Aceh.

References

Abubakar, A. Y. (2013). Hukum pidana Islam di Aceh. Banda Aceh: Dinas Syariat Islam Aceh.

Asshiddiqie, J. (2017). Konstitusi dan konstitusionalisme Indonesia. Jakarta, Indonesia: Sinar Grafika.

Ibrahim, J. (2006). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Malang: Bayumedia Publishing.

Hasanuddin. (2015). Hukum pidana Islam. Jakarta, Indonesia: Kencana

Manan, A. (2012). Penerapan hukum acara peradilan agama di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Marzuki, P. M. (2017). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Sari, S. M. (2023). Fiqih jinayah (Pengantar memahami hukum pidana Islam). Jakarta: PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Jakarta: Rajawali Pers.

Ferizal, I. (2019). Hukuman cambuk dan relevansinya terhadap kesadaran hukum di Aceh. Syarah: Jurnal Hukum Islam & Ekonomi, 8(2).

Herlina, M. (2024). Analisis dampak implementasi norma penjelasan dalam peraturan perundang-undangan terhadap kepastian dan efektivitas penegakan hukum di Indonesia. Journal of Interdisciplinary Legal Perspectives, 1(1), 46–58.

Jufrizal, J. (2025). Hukum cambuk di Aceh: Antara efek jera dan perlindungan hak asasi manusia. MADANIA: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan Islam, 15(1), 53–56.

Livia, L. M., Fadilah, A., & Syaputra, R. (2024). Pengaturan hukuman cambuk dalam hukum pidana Islam. Jurnal Sahabat ISNU SU, 1(3), 198–205.

Mawardi, M., Hamdani, H., & Faisal, F. (2022). Efektivitas ‘uqubat cambuk dalam mengurangi angka jarimah pelecehan seksual di Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin, 5(1), 63–71.

Rosyadi, H. R. (2014). Pelaksanaan syariat Islam di Aceh (Studi kritis terhadap hukuman cambuk pelaku tindak pidana khamar, maisir dan khalwat). Prosiding LPPM UIKA Bogor.

Surbakti, N. (2010). Pidana cambuk dalam perspektif keadilan hukum dan hak asasi manusia di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 17(3), 456–474.

Taryadi, T. (2020). Efektivitas pelaksanaan eksekusi hukuman cambuk terhadap pelaku jinayat di Kabupaten Aceh Tamiang dalam perspektif qanun hukum acara jinayah. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 15(2), 171–189.

Tumbol, A. A. (2021). Kajian yuridis terhadap pidana cambuk di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dalam perspektif hak asasi manusia. Lex Crimen, 10(9).

Wicaksono, D. A., & Ayutama, O. A. (2018). Pengaturan hukum cambuk sebagai bentuk pidana dalam qanun jinayat. Majalah Hukum Nasional, 48(1), 23–43.

Pemerintah Aceh. (2013). Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat.

Pemerintah Aceh. (2014). Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Republik Indonesia. (2006). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62.

Phonna. (2024). Hukuman cambuk di Aceh perspektif yuridis dan hak asasi manusia (Skripsi). UIN Sunan Kalijaga.

Pulungan, M. A. H. (2023). Analisis yuridis restorative justice dalam sistem peradilan jinayat di Aceh (Disertasi). Universitas Islam Indonesia.

Rosida, I. A. (2023). Pemberlakuan sanksi cambuk qanun jinayat di Aceh dalam perspektif hak asasi manusia (Disertasi). Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Azwarfajri, A. (2022). Harmonisasi penegakan hukum dalam sistem peradilan syariat Islam di Aceh. (Karya ilmiah).

Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. (2024, December 1). Peran hakim pengawas dalam menjamin keadilan eksekusi cambuk. Retrieved December 15, 2025, from https://ms-bandaaceh.go.id/peran-hakim-pengawas

Published

2025-12-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hasbi Shiddiq El-Islamy, Kayla Audia Zahrani, Muhamad Mulki, & Deden Najmudin4. (2025). Analisis Prosedur Pelaksanaan Eksekusi Hukuman Cambuk (Uqubat) dalam Perkara Jinayah di Mahkamah Syar’iyah. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 1121-1130. https://doi.org/10.63822/ja7sbv67