Pengembangan Model Hubungan Septa Pesona, Keberlanjutan Dan Kepuasan Berwisata Di Palau Bungin

Authors

  • Nuranisa Fitri Universitas Teknologi Sumbawa Author
  • Rozzy Aprirachman Universitas Teknologi Sumbawa Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/rakxrn37

Keywords:

Septa Pesona; Keberlanjutan; Kepuasan Berwisata

Abstract

Studi ini berfokus pada pengembangan model yang menguji hubungan timbal balik antara implementasi Sapta Pesona, adopsi prinsip pariwisata berkelanjutan, dan tingkat kepuasan pengunjung di destinasi unik Pulau Bungin. Melalui pengumpulan data dari survei wisatawan, wawancara pemangku kepentingan, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis dengan model struktural, ditemukan bahwa Sapta Pesona memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan persepsi wisatawan terhadap aspek keberlanjutan (lingkungan, sosial, dan ekonomi). Lebih lanjut, persepsi positif terhadap keberlanjutan terbukti menjadi variabel mediasi krusial yang memperkuat pengaruh Sapta Pesona terhadap peningkatan kepuasan berwisata. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa kunci pengembangan pariwisata yang berhasil di Pulau Bungin terletak pada konsistensi penerapan nilai-nilai Sapta Pesona dan integrasi prinsip keberlanjutan, menawarkan panduan strategis bagi pengelola dan pemerintah daerah dalam merancang program pariwisata berbasis budaya yang berorientasi pada pengalaman berkualitas.

References

Aprirachman, R., & Maradita, F. (2024). Triple bottom line model as a solution for sustainable tourism management in the SAMOTA area, Sumbawa Regency: Economic, social, and environmental perspectives. Jurnal Manajemen, 9(1).

Bulqiyah, H. (2023). Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Pulau Bungin [Artikel ilmiah].

Collins, A., Jones, C., & Munday, M. (2021). Sustainable development and environmental management: A case-based approach. Routledge.

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. (2009). *Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan*. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.

Darmawan, D., & Rahman, F. (2023). Community-based cultural tourism: Strengthening local identity through participatory tourism management in Indonesia. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan Indonesia, 5(2), 112–125.

Dewi, I. G. A. M. (2022). Kualitas layanan dan destinasi wisata terhadap kepuasan wisatawan untuk mengunjungi kembali Desa Wisata Bongan, Bali [Jurnal penelitian].

Endrayanto, A., & Sujarweni, V. W. (2012). Statistika untuk penelitian. Graha Ilmu.

Fathani, A. T., Azmi, N. A., Purnomo, E. P., Tham, S. A., & Ahmad, R. (2023). A systematic review of tourism governance: Sustainable tourism governance model post COVID-19. Jurnal Borneo Administrator, 19(1), 35–50. https://doi.org/10.24258/jba.v19i1.1435

Ghozali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Teori dan aplikasi dengan SmartPLS. Universitas Diponegoro Press.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). Sage Publications.

Kotler, P. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Lahamendu, V., Sirajuddin, L. R., & Utami, I. A. Y. S. D. (2024). Potensi budaya masyarakat Bajo di Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa. Jurnal Patanjala, 5(3), 387–402.

Lapian, S. Q. W., Mandey, S., & Loindong, S. (2015). Pengaruh advertising dan daya tarik wisata terhadap keputusan wisatawan mengunjungi objek wisata Pantai Firdaus di Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 3(3), 124–134.

Maradita, F., & Aprirachman, R. (2024). Triple bottom line model as a solution for sustainable tourism management in the SAMOTA area, Sumbawa Regency: Economic, social, and environmental perspectives. Jurnal Manajemen, 9(1).

Marjanto, S., & Kun, D. (2013). Potensi budaya masyarakat Bajo di Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa. Patanjala, 5(3), 387–402.

Moayerian, S., et al. (2022). Community-based tourism and integrated tourism package development in coastal villages. Tourism Research Journal, 18(2), 101–118.

Mugni, M., & Murdana, I. G. (2023). Desa wisata competitiveness in the national tourism strategic area (KSPN), Jerowaru; A case study of Pare Mas, Lombok Timur. Indonesian Journal of Sustainable Environment and Agriculture, 4(2), 87–97.

Pattaray, A., & Nipri, N. (2024). The effect of pentahelix collaboration on tourism development of West Sumbawa Regency. International Journal of Demos, 4(1).

Prayogo, R. R., et al. (2018). Pengaruh persepsi wisatawan terhadap pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 5(1), 55–67.

Putrajip, M. Y. (2024). Integrating cultural heritage and creative economy for sustainable tourism development: A case study of Lombok, Indonesia. Journal of Interdisciplinary Tourism Sciences, 1(1).

Putri, S. B., & Vidriza, U. (2025). Analisis peran sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Journal of Development Economic and Digitalization, 4(1).

Santoso, B. (2021). Implementasi Sapta Pesona dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata di Indonesia. Jurnal Ilmu Pariwisata, 10(2), 97–110.

Sugiyono. (2019). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.

Sujarweni, V. W., & Endrayanto, A. (2012). Statistika untuk penelitian. Graha Ilmu.

Sulaeman. (2025). Identifikasi preferensi wisatawan domestik berkunjung ke kawasan wisata Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(3).

Suliyanto. (2018). Metode penelitian bisnis untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Andi.

Supiandi, S. (2024). Charting sustainable tourism futures: A comprehensive analysis of challenges and strategies for Lombok, Indonesia. Advances in Tourism Studies, 1(4).

Supriyadi, E. (2021). Strategi promosi wisata bahari di Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa Besar, NTB. Journal of Responsible Tourism, 1(2), 89-102.

Wijaya, N. S., & Sudarmawan, I. W. E. (2019). Community-based tourism (CBT) sebagai strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di DTW Ceking Desa Pekraman Tegallalang. Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 10(1), 77–98.

Published

2026-01-08

Issue

Section

Articles

How to Cite

Fitri, N., & Aprirachman, R. (2026). Pengembangan Model Hubungan Septa Pesona, Keberlanjutan Dan Kepuasan Berwisata Di Palau Bungin. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 1562-1575. https://doi.org/10.63822/rakxrn37