Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Di Daerah Pesisir (Studi Kasus Pulau Bungin)
DOI:
https://doi.org/10.63822/6zz37t14Keywords:
Pendapatan Nelayan; Biaya Oprasional; Pengalaman Melaut; Jam Kerja; Modernisasi Alat Tangkap.Abstract
nelayan di Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Variabel independen yang diteliti meliputi biaya operasional, jam kerja melaut, dan modernisasi alat tangkap, sedangkan variabel dependen adalah pendapatan nelayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 90 nelayan yang dipilih menggunakan teknik sampling Slovin. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, disertai uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial biaya operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi biaya yang dikeluarkan, maka pendapatan bersih nelayan cenderung menurun. Sementara itu, jam kerja melaut dan modernisasi alat tangkap berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, yang berarti peningkatan intensitas kerja serta penggunaan alat tangkap yang lebih modern mampu meningkatkan hasil dan pendapatan nelayan. Secara simultan, biaya operasional, jam kerja melaut, dan modernisasi alat tangkap berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan di Pulau Bungin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian ekonomi perikanan serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pemberdayaan nelayan yang berorientasi pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
References
Abubakar, Wathoni, N., & Asnah. (2023). Ekonomi produksi: Teori dan aplikasi produksi Cobb-Douglas dalam bidang pertanian.
Asnaini, Yustati, A. H., & Herlina. (2020). Model pemberdayaan hasil perikanan masyarakat pesisir Pantai Jakat dalam meningkatkan pendapatan. Jurnal Ilmu Pendidikan.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa. (2023). Statistik perikanan Kabupaten Sumbawa. Badan Pusat Statistik.
Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education (3rd ed.). The University of Chicago Press.
Damsar. (2011). Pengantar sosiologi ekonomi. Kencana.
Darmawan, M. R. (2021). Pengaruh modal, lokasi, dan jam kerja terhadap pendapatan pelaku usaha percetakan offset di kawasan Bungur Kota Jakarta Pusat [Skripsi, Program Studi Ekonomi Pembangunan].
Faisal, Y., & Habsyi, J. D. (2022). Analisis faktor ekonomi terhadap pendapatan nelayan. Jurnal Ekonomi Pesisir, 4(1), 25–34. https://doi.org/10.5281/zenodo.7514401
Fauzi, A. (2010). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan. Gramedia.
Fauzi, A., & Anna, S. (2016). Modeling ekonomi sumber daya perikanan. IPB Press.
Fitriani, & Hidayat. (2020). Determinasi pendapatan nelayan di pesisir Sulawesi Selatan. Jurnal Perikanan dan Sosial Ekonomi, 5(2), 112–123.
Gordon, H. S. (1954). The economic theory of a common-property resource: The fishery. Journal of Political Economy, 62(2), 124–142.
Hartono, B., & Wahyudi, D. (2020). Pengaruh modal usaha terhadap pendapatan nelayan di Kabupaten Pati. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 8(1), 45–55.
Hasny Delaila Siregar, Wassalwa, M., Janani, K., & Hidayat, I. S. (2024). Analisis uji hipotesis penelitian perbandingan menggunakan statistik parametrik. Jurnal Metodologi Penelitian, 3(1).
Hidayat, R. (2021). Dampak pandemi COVID-19 terhadap aktivitas nelayan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Maritim, 3(1), 55–66.
Hidayat, R., & Rauf, A. (2020). Analisis faktor operasional yang memengaruhi pendapatan nelayan. Jurnal Ekonomi Pesisir, 4(2), 77–88.
Jati, S., Susanto, H., & Fadli, M. (2021). Peran nelayan kecil dalam ketahanan rumah tangga. Manajemen Bisnis Perikanan, 3(1), 44–56.
Konoralma, C., Masinambow, V., & Londa, V. (2020). Analisis faktor yang memengaruhi pendapatan nelayan tradisional di Kelurahan Tumumpa. Jurnal Pembangunan Pesisir, 2(1), 15–27.
Kurniawan, A., & Dewi, N. (2022). Pengaruh human capital terhadap pendapatan nelayan di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ekonomi Maritim, 4(3), 88–97.
Lestari, R., & Purwanti, S. (2021). Modernisasi alat tangkap dan pengaruhnya terhadap pendapatan nelayan. Jurnal Teknologi Perikanan, 9(2), 101–110.
Marinu Waruwu, Natijatul Puat Patrisia Rahayu Utami, S., Yanti, E., & Rahayu, M. (2025). Metode penelitian kuantitatif: Konsep, jenis, tahapan, dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 917–932. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3057
Nikmah, K. (2020). Modernisasi alat tangkap dan pengaruhnya terhadap nelayan Teluk Prigi Kabupaten Trenggalek tahun 1982–2006. ASANKA: Journal of Social Science and Education, 1(1), 8–15. https://doi.org/10.21154/asanka.v1i1.1940
Nurriqli, A., Aziz, A. A., Fithriyana, R., Hendratmoko, S., Sari, B., Riningsih, D., Kundhani, Y., Polimpung, J. C., Dahliana, B., Santoso, R., Rusmardiana, A., Ladung, F., & Iriani, E. (2022). Pengantar ekonomi mikro: Konsep dan teori. CV Eureka Media Aksara.
Pusung, D. M., Kumenaung, A. G., & Rorong, I. P. F. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan di Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Berkala Ilmiah Efisiensi, 22(2), 76–89.
Putra, A., Jatayu, D., Larasati, R. F., Sari, I. P., Khairunnisa, A., Cesrany, M., & Aini, S. (2023). Pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia 2023.
Silalahi, G. M. S., Maddatuang, & Musyawarah, R. (2024). Analisis faktor penyebab kemiskinan: Studi kasus nelayan tradisional di Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate. Journal of Geographical Sciences and Education, 2(1), 9–17. https://doi.org/10.69606/geography.v2i1.74
Solihin, L., & Wahidhani, E. H. (2024). Karakteristik sosial ekonomi nelayan tradisional Pantai Utara Jawa Barat dan DKI Jakarta. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan, 5(2), 96–102.
Sugiyono. (2020). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.
Suprapto. (2017). Struktur biaya operasional nelayan tradisional. Jurnal Ekonomi Perikanan, 9(1), 66–74.
Syafruddin. (2019). Pengaruh jam kerja melaut terhadap pendapatan nelayan di Kalimantan Timur. Jurnal Perikanan Nusantara, 5(3), 200–210.
Syarif, A., et al. (2023). Potensi perikanan Kabupaten Sumbawa. Jurnal Kelautan Indonesia, 14(4), 630–640.
Utami, R., & Purnomo, D. (2020). Jam kerja dan produktivitas nelayan. Jurnal Ekonomi Pesisir, 3(2), 120–130.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fiki Alfadani, Fitria Permata Cita (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



