Tari Piriang Badarai Sebagai Sumber Inspirasi Ekonomi Kreatif Pada Sanggar Seni Di Sumatera Barat

Authors

  • Annisa Meitawardani Institut Seni Indonesia Padangpanjang Author
  • Eva Riyanti Riyanti Institut Seni Indonesia Padangpanjang Author
  • Yesriva Nursyam Institut Seni Indonesia Padangpanjang Author
  • Sri Meiweni Basra Institut Seni Indonesia Padangpanjang Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/87pp7755

Keywords:

Tari Piriang Badarai, Ekonomi Kreatif, Sanggar Seni, Seni Pertunjukan, Sumatera Barat.

Abstract

Tari Piriang Badarai merupakan tari kreasi yang berkembang di Sumatera Barat dan diciptakan oleh Rasmida. Tari ini tidak hanya berfungsi sebagai seni pertunjukan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai sumber inspirasi ekonomi kreatif bagi sanggar seni dan pelaku seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Tari Piriang Badarai sebagai sumber ekonomi kreatif pada sanggar seni di Sumatera Barat, serta melihat bentuk pengemasan tari dan nilai tambah ekonomi yang dihasilkan bagi pengelola sanggar, penari, dan pemusik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada tiga sanggar seni, yaitu Sanggar Seni Sarueh di Kota Padang Panjang, Sanggar Seni Putri Nan Tungga di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, dan Sanggar Seni Galatiak di Kabupaten Pesisir Selatan. Analisis data menggunakan teori ekonomi kreatif yang didukung oleh pendapat tentang seni pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Piriang Badarai dapat menjadi sumber inspirasi ekonomi kreatif melalui kegiatan pertunjukan dan pengemasan tari yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Pengemasan dilakukan dengan penyesuaian pada gerak, pola lantai, kostum, iringan musik, dan durasi pertunjukan tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional Minangkabau. Kegiatan ini memberikan nilai tambah ekonomi bagi pengelola sanggar, penari, dan pemusik, serta berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, Tari Piriang Badarai tidak hanya berperan sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai ekonomi kreatif berbasis budaya yang mendukung keberlanjutan sanggar seni di Sumatera Barat

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2015). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Elina, M., Murniati, M., & Darmansyah, D. (2018). Pengemasan seni pertunjukan tradisional sebagai daya tarik wisata di Istana Basa Pagaruyung. Panggung, 28(3), 304–316. https://doi.org/10.26742/panggung.v28i3.475.

Erlinda. (2025). Makna simbolik pada Tari Piring: Kajian semiotika dalam tari tradisional Minangkabau. Lagalaga: Jurnal Seni Pertunjukan, 11(1). https://doi.org/10.26887/lg.v11i1.5614

Fiyul, Arfiani Yulianti. (2022). Ekonomi Kreatif Suatu Konsep Ekonomi Baru. Purbalingga: CV. Eureka Media Aksara.

Hadi, Y. Sumandiyo. (2012). Koreografi: Bentuk, Teknik, dan Isi. Yogyakarta: Cipta Media.

Howkins, J. (2001). The creative economy: How people make money from ideas. London: Penguin Books.

Jazuli, M. (2008). Pendidikan seni budaya. Semarang: UNNES Press.

Khasanah, W. (2024). Koreografi Tari Piriang Badarai di Sanggar Titian Aka Kota Padangpanjang (Skripsi). Institut Seni Indonesia Padangpanjang.

Sustiawati, N. Luh (2011) BUKU: Ekonomi Kreatif Dalam Seni Tari. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaam.

Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Saranti, R. B. (2022). Seni pertunjukan Reog Ponorogo dalam pandangan ekonomi kreatif (Skripsi). Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Sedyawati, E. (2006). Budaya Indonesia: Kajian arkeologi, seni, dan sejarah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sudjana, N., & Ibrahim. (2010). Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Tjiptono, F .(2008). Strategi pemasaran, Yogyakarta: Andi Offset.

Published

2026-01-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Meitawardani, A., Riyanti, E. R., Nursyam, Y., & Basra, S. M. (2026). Tari Piriang Badarai Sebagai Sumber Inspirasi Ekonomi Kreatif Pada Sanggar Seni Di Sumatera Barat. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 2432-2443. https://doi.org/10.63822/87pp7755