Pemodelan Aliran Sungai Berbasis River Analysis System (RAS) Mapper

Authors

  • Ichsan Syahputra Universitas Abulyatama Author
  • Zu Irfan Universitas Abulyatama Author
  • Agus Dian Syahril Universitas Islam Kebangsaan Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/2m8bsr02

Keywords:

Pemodelan aliran sungai, RAS MAPPER, HEC-RAS, Quantum GIS, HEC-HMS, hidraulik, mitigasi banjir, sistem informasi geografis

Abstract

Pemodelan aliran sungai merupakan salah satu instrumen penting dalam pengelolaan sumber daya air dan mitigasi bencana banjir, karena mampu memprediksi pola aliran, elevasi muka air, dan daerah genangan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model hidraulik aliran sungai dengan menggunakan aplikasi River Analysis System MAPPER (RAS MAPPER), sebuah perangkat lunak berbasis geografis yang terintegrasi dengan HEC-RAS untuk analisis aliran satu dan dua dimensi dan juga dibantu aplikasi Quantum GIS (Q-GIS) untuk penggabungan beberapa bagian peta menjadi satu kesatuan dan HEC-HMS (Hydrologic Modeling System) untuk mendapatkan sistem koordinat dan elevasi sesuai wilayah kajian. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pengumpulan data topografi (Digital Elevation Modeling (DEM)) yang diperoleh dari Website Ina-Geospasial, data hidrologi  berupa debit banjir, dan data geometri sungai yang diperoleh dari analisis geometri sungai dalam RAS MAPPER, yang kemudian diolah dan divisualisasikan dalam antarmuka RAS MAPPER secara menyeluruh. Validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi elevasi muka air dengan data lapangan yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RAS MAPPER mampu memodelkan aliran sungai dengan akurat, menyajikan visualisasi spasial daerah genangan dan kecepatan aliran secara interaktif, serta memudahkan analisis dampak banjir di wilayah studi. Integrasi antara analisis hidraulik dan sistem informasi geografis (SIG) dalam RAS MAPPER memberikan keunggulan dalam hal efisiensi kerja dan kemudahan interpretasi hasil, sehingga perangkat lunak ini sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam perencanaan tata ruang dan upaya pengendalian banjir yang berkelanjutan.

References

Brunner, G. W. (2016). HEC-RAS River Analysis System: Hydraulic Reference Manual. Davis: Hydrologic Engineering Center, U.S. Army Corps of Engineers.

Brunner, G. W. (2021). HEC-RAS MAPPER User’s Manual. Davis: Hydrologic Engineering Center, U.S. Army Corps of Engineers.

Chow, V. T. (1959). Open-Channel Hydraulics. New York: McGraw-Hill Book Company, Inc.

Fenton, J. D. (2013). River Hydraulics: A Practical Approach. London: ICE Publishing.

Hornbeck, J. (2019). Integrating HEC-RAS and GIS for Floodplain Modeling. Journal of Hydrologic Engineering, 24(3), 1-12.

Kusuma, M. S., & Priyono, A. (2020). Aplikasi HEC-RAS MAPPER untuk Pemodelan Banjir Dua Dimensi pada Daerah Aliran Sungai. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 8(2), 45-56.

Lillesand, T. M., Kiefer, R. W., & Chipman, J. W. (2015). Remote Sensing and Image Interpretation (7th ed.). New Jersey: John Wiley & Sons.

Maidment, D. R. (Ed.). (1993). Handbook of Hydrology. New York: McGraw-Hill, Inc.

Sutikno, S., & Wibowo, T. (2021). Analisis Daerah Genangan Banjir Menggunakan Integrasi Data DEM dan HEC-RAS MAPPER. Jurnal Sumber Daya Air dan Lingkungan, 12(1), 23-34.

Syahputra, I., % Irfan, Z., (2025). Pengaruh Nilai CN (Curve Number) Terhadap Limpasan Permukaan Pada Daerah Aliran Sungai Krueng Jalin Kabupaten Aceh Besar. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(4), 4358–4366.

Syahputra, I., % Irfan, Z., (2025). Analisis Debit Banjir Sungai Krueng Baro Kabupaten Pidie. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(4), 4367–4375.

USACE. (2018). Guidelines for Flood Risk Analysis and Mapping. Washington, D.C.: U.S. Army Corps of Engineers.

Published

2026-02-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Syahputra, I., Irfan, Z., & Syahril, A. D. (2026). Pemodelan Aliran Sungai Berbasis River Analysis System (RAS) Mapper. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 3464-3474. https://doi.org/10.63822/2m8bsr02