Relasi Kuasa Gender Terhadap Beban Ganda Perempuan Pekerja  Dalam Sistem Kapitalisme dan Patriarkal

Authors

  • Menik Sundari Universitas Cenderawasih Author
  • Nur Fadliyah Mandasini Universitas Cenderawasih Author
  • Safitri Maya Nastiti Universitas Cenderawasih Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/hpw3w470

Keywords:

Beban ganda, Feminisme sosialis, Patriarki, Relasi gender

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai beban ganda yang saat ini dialami oleh perempuan pekerja dengan menggunakan perspektif feminis sosialis. Partisipasi perempuan dalam sektor publik saat ini tidak diiringi dengan redistribusi kerja domestik yang setara dengan laki-laki, maka dari itu banyak perempuan yang mengalami eksploitasi baik dalam ranah reproduktif maupun produktif sendiri. Penelitian ini menggunkan metde kualitatif dengan paradigma kritis melalui observasi awal, wawancara mendalm serta studi dokumentasi yang melibatkan para perempuan pekerja yang telah berumah tangga. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukan bhwa beban ganda bukan hnay persoalan individu akan tetapi juga konsekuensi struktural antara persinggungan patriarki dan kaitalisme. Ideologi patriarki yang menempatkan perempuan sebagai peran utama dalam ranah kerja domestik, sementara kapitalis sendiri memperoleh keuntungan dari kerja reproduktif yang tidak dibayar serta ikut menopang prduktivitas tenaga kerja. Penyeleisaian masalah beban ganda pada perempuan memerlukan transformasi struktural melalui redistribusi kerja domestik serta ideologi patriarki.

References

Arifin, Z., & Nurcahyo, A. (2021). Triangulasi dalam penelitian kualitatif: Memperkuat validitas data penelitian sosial. Jurnal Metodologi Penelitian, 8(2), 67–82. https://doi.org/10.21831/jmp.v8i2.2021

Bhattacharya, T. (2017). Social reproduction theory: Remapping class, recentering oppression. Pluto Press.

Fakih, M. (2020). Analisis gender dan transformasi sosial. Pustaka Pelajar.

Fraser, N. (2016). Contradictions of capital and care. New Left Review, 100, 99–117.

Gunawan, I. (2022). Pendekatan kualitatif dalam penelitian sosial: Paradigma kritis dan aplikasinya. Jurnal Penelitian Sosial, 12(1), 15–28. https://doi.org/10.20886/jps.v12i1.2022

Haryanto, S., & Saleh, A. (2020). Kapitalisme dan eksploitasi kerja reproduktif perempuan. Jurnal Analisis Sosial, 25(1), 72–88. https://doi.org/10.36457/jas.v25i1.2020

Hidayati, A. (2018). Relasi gender dan ketidakadilan sosial dalam rumah tangga. Jurnal Gender Equality, 5(2), 88–97.

Kurniawati, D., & Suryani, L. (2022). Beban ganda perempuan pekerja dalam perspektif gender. Jurnal Sosiologi Reflektif, 16(2), 210–225. https://doi.org/10.14421/jsr.v16i2.2345

Lestari, D. (2024). Keadilan gender dan perempuan pekerja. Jurnal Equality, 14(1), 23–38. https://doi.org/10.55981/equality.v14i1.2024

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (2023). Patriarki dan pembagian kerja domestik. Jurnal Sosiologi Nusantara, 9(1), 75–89. https://doi.org/10.7454/jsn.v9i1.2023

Nurhayati, E., & Saefudin, A. (2023). Kebijakan ketenagakerjaan berbasis gender di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 14(2), 101–118. https://doi.org/10.31629/jkp.v14i2.2023

Prasetyo, A., & Lestari, P. (2023). Relasi kuasa gender dalam rumah tangga pekerja perempuan. Jurnal Gender dan Anak, 8(1), 45–59. https://doi.org/10.22373/equality.v8i1.17654

Prastiwi, D. (2022). Ketidaksetaraan gender dalam distribusi kerja rumah tangga. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 9(1), 45–62. https://doi.org/10.22146/jps.v9i1.2022

Rahmawati, N. (2021). Patriarki dan beban domestik perempuan pekerja. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 23(1), 66–80. https://doi.org/10.14203/jmb.v23i1.1120

Rohmah, F. (2024). Eksploitasi kerja domestik perempuan dalam perspektif feminisme. Jurnal Perempuan Indonesia, 12(1), 10–24. https://doi.org/10.34309/jpi.v12i1.455

Santoso, B., & Maharani, A. (2021). Diskriminasi dan ketimpangan upah berbasis gender di pasar kerja Indonesia. Jurnal Ketenagakerjaan, 16(1), 33–48. https://doi.org/10.30590/jk.v16i1.2021

Sari, N. (2023). Beban ganda dan kesehatan mental perempuan. Jurnal Psikologi Sosial, 14(2), 88–101. https://doi.org/10.7454/jps.v14i2.2023

Sari, Y. (2022). Feminisme sosialis dan kritik terhadap kapitalisme patriarkal. Jurnal Ilmu Sosial, 18(2), 155–168. https://doi.org/10.56789/jis.v18i2.2022

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Utami, R., & Dewi, N. (2020). Beban ganda dan konflik peran pada perempuan karier. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(3), 211–223. https://doi.org/10.7454/jpi.v9i3.2020

Wijayanti, D., & Sulastri, I. (2019). Perempuan pekerja dan ketimpangan gender di Indonesia. Jurnal Kebijakan Sosial, 11(1), 55–70. https://doi.org/10.22146/jks.2019.11

Wulandari, T., & Fitriani, D. (2022). Teori reproduksi sosial dan feminist political economy: Relevansi bagi kajian perempuan pekerja. Jurnal Kajian Gender, 10(2), 89–105. https://doi.org/10.15408/jkg.v10i2.2022

Published

2026-05-12

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sundari, M., Mandasini, N. F., & Nastiti, S. M. (2026). Relasi Kuasa Gender Terhadap Beban Ganda Perempuan Pekerja  Dalam Sistem Kapitalisme dan Patriarkal. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 4322-4327. https://doi.org/10.63822/hpw3w470