Perkembangan Kristologi Abad Pertama sampai dengan Abad ke-5
DOI:
https://doi.org/10.63822/xgq4ax16Keywords:
Kristologi; gereja mula-mula; konsili ekumenis; Arianisme; Konsili KhalsedonAbstract
Artikel ini membahas perkembangan Kristologi dari abad pertama hingga abad kelima, periode yang sangat penting dalam sejarah teologi Kristen. Pada masa ini, pemahaman tentang pribadi dan hakikat Yesus Kristus mengalami proses panjang dan dinamis, mulai dari iman sederhana jemaat mula-mula hingga perumusan doktrin secara sistematis melalui konsili-konsili ekumenis. Berbagai aliran Kristologi muncul, antara lain Docetisme, Arianisme, Nestorianisme, Apollinarianisme, dan Monofisitisme, masing-masing berusaha menjelaskan hubungan antara natur ilahi dan manusiawi Kristus. Konsili-konsili ekumenis—Nicea (325 M), Konstantinopel (381 M), Efesus (431 M), dan Khalsedon (451 M)—memainkan peran penting dalam merumuskan Kristologi ortodoks, yang menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah sungguh Allah dan sungguh manusia, satu pribadi dengan dua natur yang bersatu tanpa percampuran, perubahan, pembagian, dan pemisahan. Artikel ini juga membahas relevansi Kristologi bagi kehidupan Kristen masa kini, termasuk penguatan iman, etika moral, dan pelayanan sosial. Penelitian ini menggunakan metode analisis historis berbasis kepustakaan.
References
Borrong, R. P. (2019). Kristologi: Memahami Pribadi dan Karya Yesus Kristus. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Groenen, C. (2018). Sejarah Dogma Kristologi: Perkembangan Pemikiran tentang Yesus Kristus. Yogyakarta: Kanisius.
Hadiwijono, H. (2017). Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Sihombing, R. (2020). Teologi Sistematika: Doktrin Kristologi. Medan: STT HKBP Press.
Situmorang, J. (2018). Pengantar Teologi: Memahami Dasar-Dasar Iman Kristen. Yogyakarta: Andi Offset.
Lumbantobing, D. (2021). Kristologi dalam perspektif gereja mula-mula dan relevansinya bagi gereja masa kini. Jurnal Teologi Cultivation, 5(1), 45–60.
Manullang, R. (2022). Kontroversi Arianisme dan dampaknya terhadap doktrin gereja. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(2), 123–135.
Siahaan, J. (2020). Konsili Nicea dan pembentukan doktrin Kristologi ortodoks. Jurnal Koinonia, 12(1), 67–80.
Simanjuntak, M. (2023). Pemahaman Kristologi dalam tradisi gereja awal. Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 7(1), 15–28.
Tambunan, E. (2021). Natur Yesus Kristus dalam Konsili Khalsedon dan implikasinya. Jurnal Teologi Reformed Indonesia, 2(2), 89–104.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Destiana Wina, Tira Sari Ayu, Sarmauli Sarmauli (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



