Problematika Penegakan Hukum Lingkungan Terhadap Degradasi Ekosistem Pascatambang di Sulawesi Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.63822/nq3byd24Keywords:
environmental law enforcement, post-mining, ecosystem degradation, reclamation, Southeast Sulawesi.Abstract
Post-mining ecosystem degradation in Southeast Sulawesi demonstrates the serious impact of mining activities on the environment, particularly in terms of soil damage, water pollution, and the loss of ecological function in post-mining areas. Despite existing regulations governing reclamation and post-mining obligations, environmental law enforcement still faces various obstacles, both institutionally and in terms of business compliance. This study aims to analyze the challenges of environmental law enforcement regarding post-mining ecosystem degradation in Southeast Sulawesi. The research questions are: the effectiveness of environmental law enforcement regarding post-mining ecosystem degradation and the factors that hinder its implementation. The research method used is empirical legal research using legislative and sociological approaches, through the collection of primary and secondary data. The results indicate that environmental law enforcement has not been optimal due to weak oversight, low compliance by mining companies with reclamation obligations, and limited administrative and criminal sanctions. Furthermore, there is a gap between legal norms and field practices, contributing to the continued deterioration of post-mining ecosystems. In conclusion, strengthening legal instruments, increasing oversight capacity, and consistent enforcement of sanctions are necessary for effective post-mining environmental protection.
References
Achmad Ali. Menguak Teori Hukum (Legal Theory) & Teori Peradilan. Kencana, Jakarta, 2015.
Amiruddin & Asikin, Zainal. Pengantar Metode Penelitian Hukum. RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2012.
Arief, Barda Nawawi. “Kebijakan Hukum Pidana dalam Perlindungan Lingkungan Hidup.” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, Vol. 27 No. 2, 2020.
Fajar, Mukti & Achmad, Yulianto. Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2010.
Fuad Nur, Penegakan Hukum yang Berkeadilan Melalui Penerapan Prinsip Restorative Justice, INNOVATIVE: Journal Of Social Science ResearchVolume4Nomor3Tahun2024Page5937-5951.
Indriyanto, Seno Adji. “Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Kerusakan Lingkungan.” Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 50 No. 1, 2020.
Nasution, Bahder Johan. “Penegakan Hukum Lingkungan di Sektor Pertambangan.” Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, Vol. 9 No. 2, 2020.
Prasetyo, Teguh. “Degradasi Lingkungan dan Tanggung Jawab Korporasi Pertambangan.” Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, Vol. 6 No. 1, 2022.
Rahmadi, Takdir. Hukum Lingkungan di Indonesia. RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2015.
Santoso, Agus. “Reklamasi dan Pascatambang dalam Perspektif Hukum Lingkungan.” Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, Vol. 11 No. 2, 2023.
Siahaan, N.H.T. Hukum Lingkungan dan Ekologi Pembangunan. Erlangga, Jakarta, 2004.
Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2014.
Supramono. Hukum Pertambangan Indonesia. Rineka Cipta, Jakarta, 2014.
WALHI Sulawesi Tenggara. “Laporan Kerusakan Lingkungan Akibat Aktivitas Pertambangan Nikel.” Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, Vol. 5 No. 1, 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andi Musakkir Musni, Cakra Andreas Situmeang , Mus Mubarak (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



