Prakiraan Nilai Daya Dukung Daerah Aliran Sungai Ciwulan
DOI:
https://doi.org/10.63822/kew4v754Keywords:
Daya Dukung DAS, Ciwulan, Evaluasi Kinerja DAS, Konservasi Lahan, Pengelolaan Sumber Daya AirAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memprakirakan nilai daya dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciwulan sebagai indikator keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut. Pendekatan yang digunakan bersifat evaluatif-kuantitatif sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutanan P.61/Menhut-II/2014 dengan mengintegrasikan lima indikator utama: kondisi lahan, tata air, sosial ekonomi, nilai investasi bangunan, dan pemanfaatan ruang wilayah. Data yang dianalisis berasal dari citra satelit, peta topografi, data hidrometeorologi, survei lapangan, dan data sekunder dari instansi terkait untuk periode 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi DAS Ciwulan mengalami tekanan ekologis yang ditandai oleh tingginya tingkat erosi, penurunan tutupan vegetasi, dan fluktuasi debit air yang memengaruhi fungsi hidrologis dan sosial ekonomi. Nilai akhir daya dukung DAS Ciwulan berada pada kategori buruk dengan skor 106,75, yang menandakan perlunya upaya konservasi dan rehabilitasi lahan di wilayah hulu serta pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah budidaya. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan pengelolaan DAS yang adaptif, berbasis daya dukung, dan berkelanjutan.
References
Arsyad, S. (2010). Konservasi Tanah dan Air. IPB Press.
BPDAS Cimanuk-Citanduy. (2023). Laporan Kajian Karakteristik DAS (KARDAS) Ciwulan. Tasikmalaya: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dwiprabowo, H., & Wulan, Y. C. (2003). A Description of the Citanduy Watershed, West Java. Center for Socio-Economic Research. https://www.researchgate.net/publication/251539816
Fatiawan, E., Zubair, H., & Lias, S. A. (2024). Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Kondisi Tata Air Daerah Aliran Sungai (DAS) Tallo. Jurnal Ecosolum, 8(1), 21–34. https://journal.unhas.ac.id/index.php/ecosolum/article/view/33319
Irawan, S., & Sirait, J. (2017). Perubahan kerapatan vegetasi menggunakan citra landsat 8 di kota Batam berbasis web. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 10(2), 174-184.
Jariyah, N. A. (2019). Evaluation of Socio-Economic Performance of the Brantas Watershed. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan.
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. (2014). Permenhut No. P.61/Menhut-II/2014 tentang Monitoring dan Evaluasi Kinerja DAS.
Mahmud, M., Wijaya, D., & Wahyudi, W. (2021). Evaluation of carrying capacity and conservation scenarios of Wosi Watershed at Manokwari. Jurnal Ilmu Kehutanan UGM, 15(2), 112–123.
Nizar, M., Ramadhani, R., & Lestari, D. (2022). Identifikasi Watershed Modeling System (WMS) Guna Delinasi Rawan Banjir di DAS Ciwulan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, 9(1), 55–63. https://repository.unsri.ac.id/83007/
Nugroho, H. Y. S. H., et al. (2022). Forty Years of Soil and Water Conservation in Indonesia. Sustainability, 14(5), 2972. https://www.mdpi.com/2071-1050/14/5/2972
Putra, P. B., et al. (2021). Land Use Change in Tropical Watersheds. Springer. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-030-76624-5_5
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Errile Bimasaputra, Chay Asdak, Edy Suryadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



