Implementasi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SDN 3 Kereng Bangkirai
DOI:
https://doi.org/10.63822/e7f4nv61Keywords:
Media Pembelajaran; Media Digital; Media Konvensional; Motivasi Belajar; Pendidikan Agama KristenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media digital (video animasi dan komik edukatif) dan media konvensional (roda putar 12 murid Yesus) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SDN 3 Kereng Bangkirai serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, angket motivasi (pre-test dan post-test), dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital sangat efektif dalam meningkatkan motivasi siswa, dengan hasil angket yang didominasi oleh jawaban sangat setuju dan setuju (SS=95, S=75, TS=10). Siswa terlihat lebih antusias, aktif, dan mampu memahami materi dengan mudah. Sementara itu, media konvensional juga memberikan kontribusi positif namun dengan tingkat motivasi yang lebih rendah (SS=75, S=75, TS=10). Meskipun media konvensional melibatkan siswa secara langsung, motivasi yang dihasilkan tidak seoptimal media digital. Kesimpulan penelitian ini adalah media digital lebih efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, namun media konvensional tetap dapat digunakan sebagai variasi pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media pembelajaran yang variatif dan inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di sekolah dasar.
References
Arsyad, A. (2019). Media Pembelajaran (Edisi Revisi). Rajawali Pers.
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Prentice Hall.
Dahar, R. W. (2018). Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Erlangga.
Keller, J. M. (1987). Development and use of the ARCS model of instructional design. Journal of Instructional Development, 10(3), 2-10. https://doi.org/10.1007/BF02905780
Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Munadi, Y. (2013). Media Pembelajaran: Sebuah Pendekatan Baru. Referensi (GP Press Group).
Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana.
Santrock, J. W. (2018). Educational Psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Rajawali Pers.
Siagian, I. S., & Saragin, M. (2024). Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(2), 45-58.
Sianipar, D. N., & Simanjuntak, E. (2025). Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen: Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Kristiani. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 78-92.
Sirait, R., Simbolon, M., & Sihombing, R. (2024). Efektivitas Video Animasi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(3), 112-125.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Suparno, P. (2019). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Kanisius.
Susanto, A. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Prenadamedia Group.
Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257-285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4
Uno, H. B. (2021). Teori Motivasi dan Pengukurannya. PT Bumi Aksara.
Yaumi, M. (2018). Media dan Teknologi Pembelajaran. Prenadamedia Group.
Yuberti. (2014). Teori Pembelajaran dan Pengembangan Bahan Ajar dalam Pendidikan. Anugrah Utama Raharja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amanda Gresella Putri, Lira Oktorailova, Artha Yualin, Matius Timan Herdi Ginting (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



