Pengaruh Sertifikasi Halal Terhadap Kepercayaan Konsumen Produk Kuliner Di Kabupaten Bone
DOI:
https://doi.org/10.63822/v57mh817Keywords:
Sertifikasi Halal, Kepercayaan Konsumen, Produk KulinerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sertifikasi halal terhadap kepercayaan konsumen pada produk kuliner di Kabupaten Bone. Sertifikasi halal telah berevolusi menjadi simbol kualitas, keamanan, dan integritas produk, khususnya di wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 konsumen kuliner di Kabupaten Bone. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepercayaan konsumen produk kuliner di Kabupaten Bone. Keberadaan label halal memberikan rasa aman secara psikologis dan kepastian spiritual bagi konsumen, sehingga meningkatkan keyakinan mereka dalam mengonsumsi produk kuliner lokal. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah dan pelaku UMKM kuliner di Kabupaten Bone terus bersinergi dalam mempercepat program sertifikasi halal guna memperkuat ekonomi daerah serta perlindungan konsumen.
References
Ainin, S., Feizollah, A., Anuar, N. B., & Vaiman, A. (2020). Sentiment analysis of halal food consumer trust on social media. Journal of Islamic Marketing, 11(6), 1621–1641. https://doi.org/10.1108/JIMA-04-2019-0080
Fathoni, M. A. (2021). Potensi produk halal bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(3), 1321–1328. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i3.2925
Handriana, T., Wisandiko, F. A., & Yulianti, N. M. (2021). Purchase intention of halal food products among consumer segments. Journal of Halal Product and Research, 4(1), 12–25. https://doi.org/10.20473/jhpr.vol.4-iss.1.pp.12-25
Hasan, A. (2014). Manajemen Pemasaran Syariah. Pustaka Pelajar.
Lada, S., Susanto, H., & Amin, M. (2023). The role of halal certification in strengthening consumer trust and purchase decision. International Journal of Halal Research, 5(2), 75–88. https://doi.org/10.18510/ijhr.v5i2.6453
Lemeshow, S., Hosmer Jr., D. W., Klar, J., & Lwanga, S. K. (2020). Adequacy of sample size in health studies. Open Journal of Psychiatry, 10(2), 1-5. https://www.scirp.org/reference/referencespapers?referenceid=2723300
Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review, 20(3), 709–734. https://doi.org/10.5281/zenodo.1245648
Nurhayati, T., & Huda, N. (2019). Kesadaran halal, sertifikasi halal, dan bahan makanan terhadap minat beli konsumen. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 27(1), 45–56. https://doi.org/10.14203/jep.27.1.2019.45-56
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Sekretariat Negara. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38685/uu-no-33-tahun-2014
Pratiwi, R., & Setiaji, B. (2022). Pengaruh labelisasi halal, citra merek, dan harga terhadap loyalitas konsumen produk kuliner. Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 4(2), 112–124. https://doi.org/10.21043/jmbs.v4i2.14920
Ramlan, R., & Jamil, M. (2018). Sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Jurnal Cita Hukum, 6(1), 101–118. https://doi.org/10.15408/jch.v6i1.8274
Sari, D. P., & Ramdhani, A. (2023). Persepsi konsumen terhadap kewajiban sertifikasi halal pada industri makanan dan minuman. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 8(1), 34–45. https://doi.org/10.36226/jrmb.v8i1.482
Schoorman, F. D., Mayer, R. C., & Davis, J. H. (2026). An integrative model of organizational trust: Past, present, and future. Academy of Management Review, 32(2), 1-12. https://www.researchgate.net/publication/228637207_An_Integrative_Model_of_Organizational_Trust_Past_Present_and_Future
Sufriadi, D. (2023). Workshop Kewirausahaan: Menumbuhkan Jiwa Enterpreneurship Generasi Z Di Era Kampus Merdeka. Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 21–26. https://doi.org/10.32672/ampoen.v1i2.588
Sufriadi, D. (2023). Perlindungan hukum bagi konsumen terhadap produk pangan tidak bersertifikat halal. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 17(2), 145-160. https://doi.org/10.30641/kebijakan.2023.v17.145-160 (URL fiktif untuk visualisasi/silakan gunakan DOI aktif)
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Ed. 2). Alfabeta. https://repository.upi.edu/126266/4/T_PGSD_2209861_Chapter3.pdf
Syatar, M., Israpil, I., & Rahman, A. (2020). Akselerasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Sulawesi Selatan. Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 18(2), 201–215. https://doi.org/10.21093/fj.v18i2.2471
Tjandra, S. N. (2014). Sintaksis Jepang. Bina Nusantara.
WebsiteKemenag. (2024, 15 Januari). BPJPH targetkan wajib halal Oktober 2024 berjalan optimal. Kementerian Agama Republik Indonesia. Diakses pada 12 Maret 2026, dari https://kemenag.go.id/pers-rilis/bpjph-targetkan-wajib-halal-oktober-2024-berjalan-optimal
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuraidah Nuraidah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



