Pengaruh Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM Di Kecamatan Moyo Hulu

Authors

  • Arnas Sandani Ghutama Universitas Teknologi Sumbawa Author
  • Fahlia Fahlia Universitas Teknologi Sumbawa Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/9s04h914

Keywords:

Financial Literacy; Financial Inclusion; MSME Performance; MSMEs; Moyo Hulu District.

Abstract

This study aims to determine the influence of financial literacy and financial inclusion on the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Moyo Hulu District. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of MSME owners in Moyo Hulu District, with a sample of 70 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through questionnaires based on a Likert scale. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results of the study indicate that financial literacy and financial inclusion simultaneously have a significant effect on MSME performance. Partially, financial literacy has a positive and significant effect on MSME performance, while financial inclusion does not have a significant effect on MSME performance. These findings suggest that financial literacy plays an important role in improving MSME performance through better financial knowledge, skills, and decision-making abilities. On the other hand, access to financial services alone is not sufficient to improve business performance without the ability to utilize such services effectively. Nevertheless, the combination of financial literacy and financial inclusion still contributes significantly to the improvement of MSME performance in Moyo Hulu District.

References

Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlanjutan UMKM. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2023). Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Angka 2023.

Bongomin, G. C. (2017). Financial inclusion in rural sub-Saharan Africa: Insights from Uganda. Journal of African Business, 18(3), 1–21.

Dinas Koperasi, U. P. dan P. K. S. (2023). Data dan Program Pembinaan UMKM Kabupaten Sumbawa Tahun 2023.

Gary S. Becker. (1964). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education (First Edition). The University of Chicago Press.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gujarati, D. N. (2012). Basic Econometrics. McGraw-Hill Education.

Indra Aribawa. (2016). Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Kinerja dan Keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13.

Joshua Abor, & Peter Quartey. (2010). Issues in SME Development in Ghana and South Africa. International Research Journal of Finance and Economics, 39, 218–228.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2021). Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022a). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Usaha Besar Tahun 2022.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022b). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Usaha Besar Tahun 2022.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Data UMKM dan Kontribusi UMKM terhadap Perekonomian Indonesia Tahun 2023.

Kementerian PPN/Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024.

Kusumaningtuti S. Soetiono, & Cecep Setiawan. (2018). Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia. Rajawali Pers.

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2020). OECD/INFE 2020 International survey of adult financial literacy.

Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 76/POJK.07/2016 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan/atau Masyarakat.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2022.

Otoritas Jasa Keuangan. (2023a). Laporan Perkembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Tahun 2023.

Otoritas Jasa Keuangan. (2023b). Perkembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Tahun 2023.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 76/POJK.07/2016 tentang peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan bagi konsumen dan masyarakat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2024). Strategi Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024.

R. Septiani, & Eni Wuryani. (2020). Pengaruh Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan terhadap Kinerja UMKM di Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Akuntansi, 8(3), 321–330.

Sanistasya, R. (2019). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 16(2), 76–84.

Siti Jubaedah, & Rina Destiana. (2015). Implikasi Pembiayaan Syariah terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cirebon. Jurnal Logika, 15(3).

Soetiono, K. S., & Setiawan, S. (2018). Literasi dan inklusi keuangan Indonesia. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2014). Metodologi penelitian: Lengkap, praktis, dan mudah dipahami. Pustaka Baru Press.

Tambunan, T. T. H. (2019). Perekonomian Indonesia (atau edisi UMKM dalam karya Tambunan). Ghalia Indonesia.

Published

2026-07-17

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sandani Ghutama, A., & Fahlia, F. (2026). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM Di Kecamatan Moyo Hulu. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 8227-8239. https://doi.org/10.63822/9s04h914