Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Alokasi Belanja Pendidikan pada Dinas Pendidikan Aceh Jaya

Authors

  • Zari Marfit Universitas Teuku Umar Author
  • Dewi Sartika Universitas Teuku Umar Author
  • Rimal Mahdani Universitas Teuku Umar Author
  • Cut Sri Firman Hastuti Universitas Teuku Umar Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/fhwqpr43

Keywords:

Aceh Special Autonomy Fund, Special Allocation Fund, General Allocation Fund, Education Expenditure Allocation

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the allocation of education expenditure at the Education Office of Aceh Jaya Regency. In Indonesia, regional governments are required to allocate at least 20% of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) to education, excluding educators’ salaries and official education expenses, to improve access to and the quality of education. Aceh Jaya Regency depends heavily on intergovernmental transfers, including the Aceh Special Autonomy Fund (DOK), the Special Allocation Fund (DAK), and the General Allocation Fund (DAU), whose fluctuations may affect education budget allocation. This study employs a descriptive quantitative approach using secondary data obtained from the budget realization reports of the Education Office for the 2010–2024 fiscal years. Data were analyzed using multiple linear regression. The findings indicate that, partially, the Aceh Special Autonomy Fund (DOK), the Special Allocation Fund (DAK), and the General Allocation Fund (DAU) each have a significant effect on the allocation of education expenditure. Simultaneously, these three funding sources have a positive and significant influence on education expenditure allocation, with significance values below 0.05. Therefore, the study concludes that DOK, DAK, and DAU jointly play an important role in determining education expenditure allocation in Aceh Jaya Regency, supporting the acceptance of the proposed hypothesis (H4).

 

References

Abdullah, S., Hartati, C. S. & Saputra, M. (2016). Pengaruh penerimaan dana otonomi khusus dan tambahan dana bagi hasil migas terhadap belanja modal serta dampaknya pada indeks pembangunan manusia Kabupaten/Kota di Aceh. Jurnal Administrasi Akuntansi: Program Pascasarjana Unsyiah, 5(2).

Al Qadar, Azis. Noholo, Sahmin dan Yusuf, Nilawaty. (2017). Pengaruh PAD, Dana Perimbangan dan Belanja Modal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. KTM Fakutas Ekonomi & Bisnis, 2(1).

Amelia, D., Arfan, M., & Abdullah, S. (2019). Analisis belanja daerah sektor pendidikan sebagai pemediasi pengaruh dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pendapatan asli daerah terhadap outcomes bidang pendidikan pada pemerintah provinsi di Indonesia. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 5(1), 48-69.

Boky, N. (2023). Pengaruh Dana Otonomi Khusus, Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Journal of Development Economic and Social Studies, 2(3).

Elvira. (2023). Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan: Model Pengelolaan Berdasarkan Sistem Desentralisasi di Indonesia. Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan, 8(2).

Fahrianti, S., & Saleh, M. (2021). Analisis Pengaruh Belanja Daerah Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan dan Bidang Infrastruktur terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2003-2015. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 4(2), 323-330.

Febriani, D., & Asmara, J. A. (2018). Pengaruh Sisa Anggaran, Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, dan Dana ALokasi Khusus terhadap Belanja Moda Fungsi Pendidikan (Studi pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA), 3(4), 585–599.

Hartati, Sri, Syukri Abdullah, Mulia Saputra. (2016). Pengaruh Penerimaan Dana Otonom Khusus dan Tambahan Dana Bagi Hasil Migas Terhadap Belanja Modal serta Dampaknya pada IPM Kabupaten/Kota Aceh. Jurnal Magister Akuntansi Pascasarjana Universitas Syah Kuala. Volume 5. No 2. Banda Aceh.

Korain, F., Kaunang, M., & Egetan, M. (2023). Implementasi Kebijakan Dana Otonomi Khusus Bidang Pendidikan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat. Jurnal Administrasi Publik, 19(2), 193-212.

Kustianingsih, N., Muslimin, M., & Kahar, A. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) Terhadap Tingkat Kemandirian Daerah Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kota Di Provinsi Sulawesi Tengah. Katalogis, 6(6).

Mokorimban, E. Y., Engka, D. S., & Rotinsulu, D. C. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Belanja Daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Pembangunan Ekonomi Dan Keuangan Daerah, 21(4), 19-35.

Mukhsin, M. M., Seftarita, C., Riswandi, R., Farlian, T., & Faiziah, A. (2023). Pengaruh Alokasi Anggaran Dana Otonomi Khusus Sektor Pendidikan, Kesehatan, Dan Infrastruktur Dalam Pengentasan Kemiskinan Di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan, 8(4), 263-272.

Ritonga, S. (2021). Pengaruh Dana Perimbangan dan Dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Terhadap Belanja Modal Pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Medan. Jurnal Pendidikan Tambusai: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. ISSN: 2614-3097. Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021.

Sanggelorang, S., Rumate, V., & Siwu, H. (2015). Pengaruh pengeluaran pemerintah di sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sulawesi Utara. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 15(3).

Siahaan, A. (2022). Otonomi Daerah Dan Pembiayaan Pengaruhnya Pada Kinerja Pendidikan. Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies, 64-74.

Siswantoro, M. (2018). Pengaruh Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi dan Belanja Modal Terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Jurnal UNNES, 1-15.

Suardi, W. (2021). Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Dana Otonomi Khusus Provinsi Papua Pada Sektor Pendidikan Di Kabupaten Merauke (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).

Sulaeman, A. S., & Andriyanto, N. (2021). Optimalisasi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mendorong pertumbuhan pembangunan daerah di Indonesia. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 5(2), 175-200.

Tafalas, M. G., & Umpain, J. J. (2024). Pengaruh Pengelolaan Dana Otonomi Khusus Terhadap Sektor Pendidikan Di Provinsi Papua Barat. Develop, 8(2), 121-135.

Tuakara, Y. (2024). Dampak Kebijakan Dana Otonomi Khusus terhadap Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Merauke. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence & Digital Business, 4(1).

Yunina, F., & Handayani, T. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alokasi Belanja Pendidikan Pada Dinas Pendidikan Provinsi Aceh. Jurnal Akuntansi Muhammadiyah, 8(1).

Published

2026-07-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

Marfit, Z., Sartika , D. ., Mahdani, R., & Hastuti, C. S. F. . (2026). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Alokasi Belanja Pendidikan pada Dinas Pendidikan Aceh Jaya. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 8657-8674. https://doi.org/10.63822/fhwqpr43

Most read articles by the same author(s)