Tanggung Jawab Bank atas Kerugian Nasabah Akibat Social Engineering Berdasarkan POJK Nomor 22 Tahun 2023

Authors

  • Muhammad Khairul Anam Usman Universitas Halu Oleo Author
  • Hambali Husaini Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/rpsk7k08

Keywords:

Social Engineering; Bank Liability; Consumer Protection; POJK Number 22 of 2023; Digital Banking

Abstract

This study aims to analyze the allocation of legal responsibility between banks and customers for losses caused by social engineering in digital banking transactions under Articles 1365 and 1366 of the Indonesian Civil Code and Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 22 of 2023. This study employs normative legal research using statutory and conceptual approaches. The results indicate that responsibility cannot be determined solely from the fact that a customer disclosed authentication information. The assessment must consider the bank’s duty to maintain system security, provide adequate risk information and education, detect anomalous transactions, and respond effectively to complaints, while also considering the customer’s contribution to the occurrence or escalation of the loss. Four analytical indicators are proposed: the sophistication of the modus operandi, the availability of warnings, compliance with security procedures, and the bank’s response to complaints. POJK Number 22 of 2023 provides an important sectoral framework for consumer protection, but its provisions remain relatively general and do not establish a uniform quantitative formula for allocating liability. Therefore, the principles of unlawful acts and negligence under the Civil Code should be harmonized with the prudential, consumer-protection, and information-security obligations imposed by POJK Number 22 of 2023 to provide a more predictable and proportionate framework for resolving social-engineering disputes.

References

Adzani, F. (2025). Perbandingan perlindungan hukum nasabah perbankan terkait hilangnya saldo di Spanyol dan Indonesia. Lex Positivis, 3(1).

Agusthin, I. D., Nada, D. C., & Putri, N. A. (2024). Perlindungan hukum nasabah dari kejahatan phising dalam layanan perbankan digital di Indonesia. Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum, 2(4), 132–148. https://doi.org/10.59581/deposisi.v2i4.4214

Amru, A., Adil, N., & Patilani, N. (2025). Perlindungan hukum terhadap penanggulangan kejahatan siber di sektor perbankan digital Indonesia. Journal of Scientech Research and Development, 7(1), 586–598. https://doi.org/10.56670/jsrd.v7i1.1055

Apriani, R., & Affandi, I. (2020). Tanggung jawab bank dalam hal terjadinya kesalahan sistem yang mengakibatkan perubahan saldo nasabah di Karawang. Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang, 3(2), 211–224. https://doi.org/10.33474/yur.v3i2.6809

Budiarto, A., & Pujiyono. (2021). Perlindungan hukum nasabah pengguna mobile banking. Jurnal Privat Law, 9(2), 300–308. https://doi.org/10.20961/privat.v9i2.60038

Fitrianto, B., Lestari, C. A., Gusnita, D., Permata, D. A., & Sipakar, E. J. (2025). Tanggung gugat bank terhadap penipuan skema social enginering dalam transaksi digital. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(4), 3941–3955. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i4.1574

Hasanudin, T. A. (2026). Perlindungan nasabah dan tanggung jawab bank dalam penanggulangan kejahatan digital berbasis social engineering: Analisis hukum perbankan Indonesia. Indonesia of Journal Business Law, 5(1), 99–115. https://doi.org/10.47709/ijbl.v5i1.7476

Hidayah, N., & Amran. (2023). Tinjauan yuridis tindak pidana penipuan social engineering pada nasabah perbankan melalui aplikasi chat WhatsApp. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial, 1(1), 116–127. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v1i1.43

Ibrahim, D. M., Hidayat, Y., & Wasitaatmadja, F. F. (2024). Legal protection of banking customers who are victims of information and electronic transaction crimes. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 11(1), 102–120. https://doi.org/10.31289/jiph.v11i1.11099

Juita, S. R., Astanti, D. I., & Septiandani, D. (2023). Perlindungan hukum terhadap nasabah bank korban kejahatan skimming. Jurnal USM Law Review, 6(1). https://doi.org/10.26623/julr.v6i1.6353

Lekahena, C. L. Z., Tampongangoy, G. H., & Lawotjo, S. (2023). Tanggung jawab hukum perdata pihak perbankan terhadap nasabah akibat tindakan kejahatan skimming. Lex Administratum, 11(4).

Rosita, D. P., Hidayah, N., Imon, S. A., & Suwarsit. (2024). Peran Bank Indonesia dalam pengawasan keamanan siber di era digitalisasi perbankan. Media Hukum Indonesia, 2(4). https://doi.org/10.5281/zenodo.14194910

Siswanto, & Lenita, M. D. (2024). Prinsip kehati-hatian nasabah perbankan dalam menjaga keamanan bisnis dari social engineering fraud. Justitiable: Jurnal Hukum, 7(1).

Utami, P. D. Y., Purwanti, N. P., Yudaasmini, N. W. J., Manek, A. U., & Tantra, K. S. P. (2025). Edukasi dan literasi keuangan berbasis digital: Penerapannya dalam mencegah modus social engineering pada sektor perbankan digital. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 13(4). https://doi.org/10.24843/KS.2025.v13.i04.p12

Utami, P. D. Y., & Purwanti, N. P. (2025). Strengthening legal protections against social engineering in digital banking: Challenges, gaps, and recommendations. Masalah-Masalah Hukum, 54(2), 214–226. https://doi.org/10.14710/mmh.54.2.2025.214-226

Yetno, A. (2024). Tanggung jawab bank dalam menjaga keamanan dan kerahasiaan data nasabah perbankan di Indonesia. Morality: Jurnal Ilmu Hukum, 10(1), 67–76. https://doi.org/10.52947/morality.v10i1.424

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.

Republik Indonesia. (1998). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Republik Indonesia. (n.d.). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek).

Published

2026-09-09

How to Cite

Usman, M. K. A., & Husaini, H. . (2026). Tanggung Jawab Bank atas Kerugian Nasabah Akibat Social Engineering Berdasarkan POJK Nomor 22 Tahun 2023. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(5), 10402-10412. https://doi.org/10.63822/rpsk7k08