Dari Fragmentasi Digital menuju Interoperabilitas: Transformasi Tata Kelola Data Pemerintah Kota Makassar

Authors

  • Astuti Astuti Universitas Negeri Makassar Author
  • Dewi Dewi Universitas Negeri Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/q6dp0y86

Keywords:

Tata kelola data, interoperabilitas, Satu Data Indonesia, SPBE, Pemerintah Daerah, Makassar

Abstract

Transformasi digital pemerintah daerah tidak hanya memerlukan konektivitas aplikasi, tetapi juga tata kelola data yang memungkinkan pertukaran dan penggunaan data secara konsisten lintas organisasi. Penelitian ini menganalisis bagaimana tata kelola data dan interoperabilitas berkembang dalam transformasi digital Pemerintah Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dokumenter longitudinal terhadap dokumen resmi periode 2020–2025. Analisis dilakukan melalui pemetaan temporal dan coding pada empat dimensi interoperabilitas, yaitu regulatif, organisasional, semantik, dan teknis. Hasil menunjukkan tiga fase perubahan. Pada 2020–2021, Makassar telah memiliki portal, single sign-on, open data, layanan data terpusat, NTPD 112, dan Operation Room, tetapi belum memiliki standar integrasi data dan informasi yang disepakati. Pada 2022–2023, tata kelola semakin terlembaga melalui kebijakan Satu Data tingkat daerah, fungsi Walidata, dan metadata sektoral. Pada 2024–2025, konsolidasi berlangsung melalui arsitektur SPBE, pusat data, jaringan intra, SOP pembangunan aplikasi, Tim Koordinasi SPBE, dan Forum Satu Data. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi Makassar bergerak dari technical connectivity menuju institutional interoperability. Interoperabilitas tidak hanya ditentukan oleh koneksi teknis, tetapi oleh kombinasi aturan, pembagian peran, standardisasi semantik, infrastruktur bersama, dan koordinasi. Namun, dokumen belum cukup untuk menyatakan bahwa seluruh perangkat daerah telah mencapai interoperabilitas substantif atau data-driven government secara penuh.

References

Adinegoro, B., Ruhuputy, M. F. A., Pambudi, I., & Arrahman, T. (2025). Kebijakan Satu Data Indonesia: Sebuah antitesis semangat keterbukaan dan informasi publik. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 16(1), 1–11. https://doi.org/10.23969/kebijakan.v16i01.21869

Asmansyah, & Sulfiyani, A. H. (2026). Challenges of digital transformation of Makassar City Government in the framework of e-government. Journal of Public Policy and Local Government, 3(1), 72–81. https://doi.org/10.70188/be2f1m53

Assegaff, S., Astri, L. Y., & Kurniabudi. (2025). Implementasi SPBE-FORGE(6D) sebagai framework enterprise architecture dalam percepatan transformasi digital pemerintah daerah. JSAI: Journal Scientific and Applied Informatics, 8(3), 729–733. https://doi.org/10.36085/jsai.v8i3.9402

Astuti, Y., Pribadi, U., Ahmad, J., & Purwaningsih, T. (2026). Understanding urban–rural disparities in digital government maturity: A governance perspective. Frontiers in Political Science, 8, 1779611. https://doi.org/10.3389/fpos.2026.1779611

Cordella, A., & Tempini, N. (2015). E-government and organizational change: Reappraising the role of ICT and bureaucracy in public service delivery. Government Information Quarterly, 32(3), 279–286. https://doi.org/10.1016/j.giq.2015.03.005

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar. (2021). Rencana Strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Tahun 2021–2026.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar. (2024). Metadata Statistik Sektoral Kota Makassar 2024.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar. (2025a). Metadata Statistik Sektoral Kota Makassar 2025.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar. (2025b). Survei Kepuasan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Tahun 2025.

Efendi, S., Nurfaidah, W., Utami, A. P., Filan, J. O., Astuti, Y. R., Nirmala, A. C., Dasiussina, A. L., Pegan, H. P. C. K., Vebriani, N., & Arfiana, A. (2026). Digital transformation of the Indonesian public sector: A systematic review of governance, audit, and service innovation. F1000Research, 15, 1378. https://doi.org/10.12688/f1000research.188727.1

Fajar, M. N. (2023). Tantangan tata kelola interoperabilitas dalam Sistem Informasi Profil Desa dan Kelurahan sebagai upaya mendukung Program Satu Data Indonesia. Jurnal Analis Kebijakan, 7(1), 48–68. https://doi.org/10.37145/yvrf2p49

Figueredo Jr., E., & Silva, L. C. S. (2026). Challenges of digital services in public administration in the era of digital transformation: A systematic literature review. Journal of the Knowledge Economy, 17, 11926–11955. https://doi.org/10.1007/s13132-026-03277-z

Haug, N., Dan, S., & Mergel, I. (2024). Digitally-induced change in the public sector: A systematic review and research agenda. Public Management Review, 26(7), 1963–1987. https://doi.org/10.1080/14719037.2023.2234917

Ilham, A. R., Dewi, Y. S., & Gusty, R. (2025). Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai pilar good governance: Refleksi tata kelola pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 23(1), 53–63. https://doi.org/10.46730/jiana.v23i1.8247

Khaerah, N., Fatmawati, F., Hawing, H., & Hardi, R. (2026). Strategic co-creation and synergistic partnerships in digital budgeting reform: Strengthening public governance for sustainable cities in Makassar, Indonesia. Frontiers in Sustainable Cities, 7, 1716088. https://doi.org/10.3389/frsc.2025.1716088

Kosasih, R., Aziz, M. R. L., & Bawulang, T. V. (2026). Multilevel governance for metropolitan innovation in Indonesia: Linking institutional coordination and digital transformation. Jurnal Bina Praja, 18(2), 437–449. https://doi.org/10.21787/jbp.18.2026.3233

Lukman, J. P., & Fiulaizi, A. (2026). Indonesia’s One Data Policy: Challenges and opportunities public decision making. Jurnal PubBis, 10(1), 95–108. https://doi.org/10.35722/jurnalpubbis.v10i1.1556

Meijer, A., & Rodríguez Bolívar, M. P. (2016). Governing the smart city: A review of the literature on smart urban governance. International Review of Administrative Sciences, 82(2), 392–408. https://doi.org/10.1177/0020852314564308

Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. (2019). Defining digital transformation: Results from expert interviews. Government Information Quarterly, 36(4), 101385. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.06.002

Nabilah, S. H., & Abdal. (2026). Analisis implementasi kebijakan Satu Data Indonesia dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis data: Systematic literature review. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 2532–2543. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.10528

Pemerintah Kota Makassar. (2025). Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Makassar Tahun 2025–2029.

Pemerintah Republik Indonesia. (2019). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Pemerintah Kota Makassar. (2022). Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 92 Tahun 2022 tentang Satu Data Indonesia Tingkat Daerah.

Pemerintah Kota Makassar. (2021). Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Sertifikat Elektronik dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Pemerintah Kota Makassar. (2019). Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Makassar Tahun 2020.

Pemerintah Kota Makassar. (2020). Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Makassar Tahun 2021.

Pemerintah Kota Makassar. (2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Makassar Tahun 2021–2026.

Puspasari, H. M., & Pramesti, E. N. (2026). Dari kepatuhan menuju pemanfaatan: Evaluasi penyelenggaraan Satu Data Indonesia (Studi kasus LAN). Jurnal Analis Kebijakan, 10(1), 88–96. https://doi.org/10.37145/jak.v10i1.992

Rahmadani, R. G., Nurhayati, O. D., & Nugraheni, D. M. K. (2025). Oriented enterprise architecture for enhancing digital governance and technopreneurship in regional governments. APTISI Transactions on Technopreneurship, 7(3), 942–956. https://doi.org/10.34306/att.v7i3.769

Raja, H. S., & Adlan, C. A. (2022). Satu Data Indonesia in sectoral statistics: Concept of Satu Data Metadata Framework (SDMF). Proceedings of the International Conference on Data Science and Official Statistics, 315–325.

Rodriguez Müller, A. P., Tangi, L., & Lerusse, A. (2025). Understanding the adoption of artificial intelligence in local government decision-making: The influence of institutional pressures and managerial perceptions. Public Administration. https://doi.org/10.1111/padm.70033

Rusdy, R. M. I. R., & Flambonita, S. (2023). Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di pemerintah daerah untuk mewujudkan good governance. Lex LATA, 5(2), 218–239. https://doi.org/10.28946/lexl.v5i2.2351

Syatria, R. (2026). Implementasi tata kelola data sektoral mendukung Satu Data Indonesia di DLHP Provinsi Sumatera Selatan. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(5), 9294–9306. https://doi.org/10.63822/jenhd578

Tengker, L., Rantung, M. I. R., & Rumengan, H. (2026). Evaluating the Electronic-Based Government System (SPBE) policy in enhancing public service quality: A case study of implementation in Indonesian local government. Journal of International Islamic Law, Human Rights, and Public Policy, 4(1), 1242–1251. https://doi.org/10.5281/zenodo.21215439

Virnandes, S. R., Shen, J., & Vlahu-Gjorgievska, E. (2024). Building public trust through digital government transformation: A qualitative study of Indonesian civil service agency. Procedia Computer Science, 234, 1183–1191. https://doi.org/10.1016/j.procs.2024.03.114

Wahyudi, I. P. G. B. I., & Lukman, J. P. (2026). Building digital governance capacity: Civil service development strategies in the era of Industry 4.0. Populis: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 20(2), 221–243. https://doi.org/10.30598/populis.20.2.221-243

Wahyuni, H., Mutiarin, D., Pribadi, U., Kumorotomo, W., & Saputra, H. A. (2024). Optimizing data interoperability for system efficiency: One Data Standard in the government’s environment. Jurnal Studi Pemerintahan, 15(3), 313–339. https://doi.org/10.18196/jsp.v15i3.379

Wijaya, A., & Saleh, M. (2025). Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam mewujudkan prinsip good governance pada pemerintahan daerah. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 5(3), 2154–2164. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i3.4201

Published

2026-10-07

How to Cite

Astuti, A., & Dewi, D. (2026). Dari Fragmentasi Digital menuju Interoperabilitas: Transformasi Tata Kelola Data Pemerintah Kota Makassar. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(6), 11289-11306. https://doi.org/10.63822/q6dp0y86