Implementasi Prinsip Dialog Lintas Agama dan Budaya sebagai Upaya Membangun Harmoni Sosial dalam Masyarakat Multikultural

Authors

  • Fika Fika IAIN Pontianak Author
  • Novianti Novianti IAIN Pontianak Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/ecwn6y29

Keywords:

interfaith dialogue, tolerance, pluralism, multicultural society, social harmony

Abstract

This study aims to examine the implementation of interfaith and intercultural dialogue principles and the factors influencing their success in multicultural societies. Interfaith dialogue plays a crucial role in fostering mutual understanding, tolerance, and harmony amid diversity. This research employs a qualitative approach through literature review to explore the concepts, values, and practices of interfaith dialogue. The findings reveal that the success of dialogue is influenced by several key factors, including openness, equality, empathy, and an understanding of socio-cultural contexts. In addition, respecting differences and avoiding exclusive truth claims are essential in creating constructive dialogue. Therefore, interfaith and intercultural dialogue can serve as an effective strategy to strengthen social integration, prevent conflicts, and maintain stability and harmony in dynamic pluralistic societies

References

Afif Rifa'i, Dealektika Pemikiran dalam Dialog Antar Umat Beragama, Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan , Vol. 1, no. 1 (2017),Pp. 63-82.

Ahmad, M. Candy’s Bowl: Politik Kerukunan Beragama di Indonesia. Vol. 12, No. 13 (2013).

Alanza Zanky Fausta Qodarul1, Arya Kevin Valentino, Marcello Nakaya Firmansyah, Muhammad Abidzar Baihaqi, Silva Az Zahra, dan Imam Ghozal, Toleransi Beragama: Kerukunan Dalam Masyarakat Multikultural Di Indonesia, Vol. 3, No. 2 (2025), Pp. 455-464.

Alfindo, Alfindo. "Pentingnya Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Masyarakat." Jurnal Dinamika Sosial Budaya, Vol. 25, No. 2 (2023): 242-251.

Ananda Fauziah dan Wahyu Adinda Nur Ashifa, Peran Dialog Antar Agama dalam Mewujudkan Lingkungan yang Harmonis dan Keselarasan dalam Masyarakat, Global Islamika:Jurnal Studi dan Pemikiran Islam, Vol. 2, No. 2 (2024), Pp. 11-19.

C. Casram, “Membangun Sikap Toleransi Beragama dalam Masyarakat Plural”, Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, Vol. 1, No. 2 (2016): 187–198.

Diako, A. (2024). Radical Hospitality: Height and Excess of the Other and the New Host Self [University of Denver]. https://digitalcommons.du.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=3381&context=etd.

Digdoyo Eko. "Kajian isu toleransi beragama, budaya, dan tanggung jawab sosial media."JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan), Vol. 3, No. 1 (2018), Pp 42-59.

Djuniasih, Elisabeth, and Aceng Kosasih. "Penerapan karakter toleransi beragama pada masyarakat cigugur yang pluralisme." Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 1 (2019).

Firdaus, Relevansi sosiologi agama dalam kemasyarakatan. Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, Vol. 10, No. 2 (2017).

Galtung, J. A Synthetic Approach to Peace Thinking. International Peace Research Institute, Oslo, (1967), Pp. 239

H.A. Tilaar, Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan Nasional, (Gramedia Widiasarana, Jakarta, 2004).

Haidlor Ali Muhammad, Potret Kerukunan Umat Beragama Di Provinsi Jawa Timur, (Jakarta: Kementrian Agama RI Badan Litbang dan Diklat Puslitbang Kehidupan Beragama, 2011).

Hujair AH. Sanaky, Dinamika Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia, (Yogyakarta: Kaukaba, 2016).

Ifan Faqih Nurazam dan Gergian Abi Karami, Komunikasi Lintas Agama dan Misi Keagamaan: Analisis Tantangan dan Solusi, HIKMAH, Vol. 18, No. 2 (2024), Pp. 367-284.

Liliweri, Alo. Gatra-Gatra Komunikasi Antar Budaya, (Yogyakarta:Pustaka Pelajar, 2001).

Maulidya Putri Sugianto, Hubungan antara agama dengan sosial dan budaya, Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), Vol. 2, No. 8 ( 2024), Pp. 327-332.

Novianti Hardini, Rizqan Fadhli, dan Jessica Tri Agustin, Pengertian, Sejarah dan Gagasan Dasar Multikulturalisme, Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah, Vol. 2 No. 3 (2025), Pp. 65-70.

Nurasikin Pratiwi dkk, Dialog Lintas Agama dalam Pendidikan: Pemahaman dan Hidup Berdampingan dalam Perspektif Islam, Journal Transformation of Mandalika, Vol.5 , No. 8 (2024), Pp. 279-284.

Prasetyo, G. (2021). Akulturasi Masyarakat Pandhalungan : Aktualisasi Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Sejarah, Vol. 1, No. 1 (2021),Pp. 20-25. https://doi.org/10.57251/el.v1i1.16

Putri, N. A., Santika, P., Rahmawati., & Faninghyun, R. Hubungan agama dan kebudayaan. Makalah.Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, (2017).

Rawung, R K S. Pengembangan Media Pembelajaran Daring Era 4.0 Di Masa PandemicCovid-19, (2021).

Samiyono, D. Membangun Harmoni Sosial: Kajian Sosiologi Agama tentang Kearifan Lokal sebagai Modal Dasar Harmoni Sosial. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), Vol. 1 No. 2 (2017), Pp. 195–206. https://doi.org/10.21580/jsw.2017.1.2.1994.

Siti Rohmaniah, PERAN AGAMA DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL, RI‟AYAH, Vol. 03, No. 01 (2018), Pp. 45-56.

Solehatun Febriandika, Kamiliyatul Fitriyanikhuzaimah, dan Avina FauzatulAliyah Ayat al-qur’an beserta hadist moderat dalam beragama Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), Vol. 3, No. (2025),Pp. 595-605.

Sutarno, Pendidikan multicultural, (Ditjen Dikti, Jakarta, 2007)

Syukron Wahyudhi, Tari Indriani, Resvan, Refor Diansyah, dan Wulan Purnamasa, Merawat Kerukunan di Indonesia: Dialog Lintas Agama dan Budaya Sebagai Jalan Tengah. Jurnal Global Futuristik: Kajian Ilmu Sosial Multidisipliner, Vol. 4, No. 1 (2026), Pp. 64-75.

Tohari, A., & Mujlipah, N. (2023). Religious Moderation In Islamic Portals: Study of mainstreaming religious moderation in the digital space. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, Vol. 2, No. 2 (2023),Pp. 1242-1254.

W. Darmalaksana, “Kelas Menulis: Dari Proposal Penelitian Ke Artikel Ilmiah, Publikasi Jurnal, Dan Hak Kekayaan Intelektual,” Sentra Publikasi Indonesia, (2020).

Published

2026-07-03

How to Cite

Fika, F., & Novianti, N. (2026). Implementasi Prinsip Dialog Lintas Agama dan Budaya sebagai Upaya Membangun Harmoni Sosial dalam Masyarakat Multikultural. Jurnal Teologi Islam, 2(2), 499-506. https://doi.org/10.63822/ecwn6y29