Interaksionisme Simbolik dan Teori Postmodernisme dalam Memahami Realitas Sosial Masyarakat Modern
DOI:
https://doi.org/10.63822/kz3d3g90Keywords:
interaksionisme simbolik, postmodernisme, interaksi sosial, realitas sosial, masyarakat modernAbstract
Teori dalam bidang sosial sangat penting sebagai dasar untuk memahami berbagai fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, meliputi perilaku individu, proses interaksi sosial, serta pembentukan makna sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dua pendekatan teoritis yang memiliki pengaruh dalam sosiologi, yakni interaksionisme simbolik dan postmodernisme. Interaksionisme simbolik menegaskan bahwa individu adalah aktor aktif yang menciptakan makna melalui interaksi sosial dengan menggunakan simbol-simbol dalam komunikasi sehari-hari. Di sisi lain, postmodernisme muncul sebagai kritik terhadap modernisme dengan menolak adanya kebenaran tunggal dan menekankan bahwa realitas sosial bersifat beragam, dinamis, serta dibentuk dari berbagai perspektif yang dipengaruhi oleh budaya, media, dan hubungan kekuasaan. Metodologi yang diterapkan dalam artikel ini adalah dengan studi literatur yang menganalisis berbagai sumber yang relevan terkait kedua teori tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksionisme simbolik berkontribusi dalam memahami pembentukan makna di tingkat mikro, sementara postmodernisme memberikan kerangka untuk memahami kerumitan dan keberagaman realitas sosial di tingkat makro. Oleh karena itu, kedua teori ini saling melengkapi dalam menjelaskan kompleksitas dinamika kehidupan masyarakat modern.
Downloads
References
Bijaksana, A. (2025). Pendekatan Teori Interaksionisme Simbolik Dalam Metodologi Penelitian Kualitatif. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(2), 2244–2256. https://en.wikipedia.org/wiki/Jonathan_H._Turner,
Lendombela, A. A. (2022). Konsep Postmodernisme. OSF Preprints.
Muthohar, M. A., & Sholeh, A. K. (2025). Postmodernisme: Katalis Transformasi Sosial. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(1), 57–66. https://doi.org/10.23887/jfi.v8i1.80843
Working, P., Series, P., & Management, I. (2026). 1 2 1,2. 17(01), 6–17.
Sobon, K., & Ehaq, T. A. L. (2021). Kritik Postmodernisme Terhadap Etika Modern. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(2), 132–141. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i2.34226.
Setiawan, J., & Sudrajat, A. (2018). Pemikiran Postmodernisme dan Pandangannya Terhadap Ilmu Pengetahuan. Jurnal Filsafat, 28(1), 25. https://doi.org/10.22146/jf.33296.
Abdullah, Amin, 2004, Falsafah Kalam di Era Postmodernisme, Pustaka Pelajar, Yogjakarta..
Sobon, K., Ehaq, L, A, T., (2021). KritikPostmodernismeTerhadap Etika Modern. Jurnal Filsafat Indonesia. 4(2) : 132 – 141.
Rosyad, A. (2024). Interaksi simbolik dan religiousitas siswa Katolik dan Muslim di SMAK Agustinus Kediri. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam.
Wulandari, R., & Yuwita, N. (2024). Interaksionisme simbolik dalam kesenian teater “Resolusi Jihad NU” sebagai komunikasi dakwah Islam. Heritage: Journal of Social Studies.
Siregar, N. S. S. (2016). Kajian tentang interaksionisme simbolik. Perspektif.
Subagyo, J. (1991) Metode Penelitian dan Praktek. Jakarta: Rhineka Cipta.
Aula, Z. F., Wahyudin, A., & Sutisna, D. (2023). Interaksi simboli da’i dalam membangun citra da’i di media sosial. Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 10(1).
Irvana, A. A., & Sukardani, P. S. (2024). Analisis interaksi sosial dalam komunitas fans Windah Basudara di platform X melalui perspektif interaksionisme simbolik. The Commercium, 10(1).
Putri, P. K. D. (2016). Interaksionisme simbolik pasangan suami-isteri ketika berada di media WhatsApp (WA). Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1).
Rahma, R. M., Kurnia, A., Ramdhani, A. N., & Listyani, R. H. (2024). Kajian interaksionisme simbolik terhadap pengakuan non-binery mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam media sosial Twitter. JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora), 8(1), 65–72.
Siregar, N. S. S. (2016). Kajian tentang interaksionisme simbolik. Perspektif: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Afifah, N., & Kuntari, S. (2025). Peran media sosial dalam pembentukan identitas sosial Gen Z di TikTok dan Instagram. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 45–58.
https://www.researchgate.net/publication/391139164
Agustya, S. V., Pratiwi, A., & Nugroho, D. (2023). Analisis interaksi simbolik pada konten TikTok. Scriptura, 13(2), 101–112. https://scriptura.petra.ac.id/index.php/iko/article/view/25810
Firsanty, F. P., Rahmawati, L., & Hidayat, T. (2023). Simbol, makna, dan interaksi sosial di Instagram. Jurnal Sosiologi Universitas Syiah Kuala, 17(1), 23–35.
https://publications.usk.ac.id/index.php/jsu/article/view/441
Kristina, S., Wahyuni, R., & Putra, M. (2024). Konstruksi identitas diri remaja di TikTok. MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 55–68. https://www.jurnal-umbuton.ac.id/index.php/Medialog/article/view/5947
Prasetyanto, A. A., Saputra, H., & Lestari, D. (2023). Pembentukan identitas diri di Instagram pada generasi muda. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(3), 120–134.
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/765
Febrianda, P. A., & Adiba, M. A. (2024). Budaya populer dalam tren TikTok dan dampaknya terhadap perilaku remaja. Lisyabab: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 5(2), 89–102.
https://lisyabab.staimaswonogiri.ac.id/lisyabab/article/view/408
Mutiaz, I. R. (2019). Konstruksi realitas simbolik di media sosial. Jurnal Sosioteknologi, 18(2), 197–206. https://journals.itb.ac.id/index.php/sostek/article/view/10626
Berger, P & Luckmann, T (1966). The Social Construction Of Reality A Treatise In The Sociology Of Knowledge. Inggris: Penguin.
Sztompka, P (2014). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenadamedia Group.
Hidayaturrahman, M., Moerod, M ., Laily, N., Wisman, Y., Goa, L., Derung, N, T., Sugiantiningsih, P, A, A., Yahya ., Agusrianto, E., Handayani, E. (2020). Teori Sosial Empirik. Malang : PT. Literindo Berkah Karya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dhea Novitasari, Adinda Salsabila Rizki O, Lisa Lorensa, Martika Suci Ristyawati, Chaca Alfarica Cahyani, Febra Anjar Kusuma, Fitra Endi Fernanda (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




