Analisis Peran Digitalisasi dalam Peningkatan Kinerja Manajemen Publik di Desa Kwangsan, Kabupaten Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.63822/1e29sk22Keywords:
sistem administrasi negara, pelayanan publik, digitalisasi desa, administrasi publik, transparansiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Administrasi Negara dalam pelayanan publik berbasis digital di Kantor Kepala Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara singkat dengan perangkat desa pada Sekretariat Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Kwangsan telah menerapkan sistem administrasi yang terstruktur melalui perencanaan pembangunan desa seperti RPJMDes dan RKPDes serta pengelolaan anggaran yang terintegrasi secara digital. Pelayanan publik dilaksanakan secara manual dan digital melalui integrasi aplikasi SIPRAJA Sidoarjo, penggunaan tanda tangan digital, serta penyediaan sistem pengaduan dan survei kepuasan masyarakat. Penerapan ini mencerminkan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Namun, implementasi digitalisasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, anggaran, kapasitas sumber daya manusia, serta resistensi masyarakat terhadap perubahan. Secara keseluruhan, sistem administrasi di Desa Kwangsan menunjukkan arah modernisasi, namun memerlukan penguatan infrastruktur, peningkatan kompetensi aparatur, dan edukasi masyarakat agar optimal.
Downloads
References
Dwiyanto, A. (2017). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Gadjah Mada University Press.
Kurniawan, T. (2018). Administrasi publik: Konsep dan perkembangan. Rajawali Pers.
Lembaga Administrasi Negara (LAN). (2020). Reformasi birokrasi dan pelayanan publik di era digital. LAN RI.
Nugroho, R. (2022). Public policy dan digital governance. Elex Media Komputindo.
Osborne, S. P. (2018). The new public governance? Emerging perspectives on the theory and practice of public governance. Routledge.
Pratama, A. B. (2019). The landscape of public service innovation in Indonesia. Public Policy and Administration, 18(2), 45–60.
Sari, D. M., & Putra, R. A. (2023). Digitalisasi pelayanan publik di tingkat desa. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 9(1), 12–25.
Setiawan, W. (2020). Implementasi e-government dalam pelayanan publik desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2), 101–115.
Sudirman, A., & Saidin, S. (2021). Transformasi digital dalam pelayanan publik di Indonesia. Jurnal Bina Praja, 13(3), 389–402.
World Bank. (2016). Digital dividends. World Bank Publications.
Saadah, M. A., et al. (2024). Implementation of Smart Government Through Digital Village Information System. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 5(4), 556–566.DOI: https://doi.org/10.33394/jpu.v5i4.13000
Mustanir, A., et al. (2024).Is it possible for Village Government Public Services to Be Qualified using Digital-Based Applications? Jurnal Studi Pemerintahan, 15(3), 249–281.DOI: https://doi.org/10.18196/jsp.v15i3.381
Putri, A., et al. (2024).Smart Village Program: Challenges of Implementation in Digitalization Era. Jurnal Governansi, 10(1), 41–54. DOI: https://doi.org/10.30997/jgs.v10i1.11565
Jatnika, D. C., et al. (2024). Empowerment Theory and Digital Village: Insights from West Java’s Digital Village Programme.
Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 5(3), 227–245. DOI: https://doi.org/10.46456/jisdep.v5i3.623
Abdussamad, Z., et al. (2024). E-Government di Indonesia: Analisis Bibliometrik. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 5(2). DOI: https://doi.org/10.47134/villages.v5i2.111
Adni, D. F., et al. (2024). Adaptive Policy in Website-Based Digitization of Government Public Services. Journal of Local Government Issues, 7(1), 54–67. DOI: https://doi.org/10.22219/logos.v7i1.29404
Saadah, M. A., et al. (2025). Building Smart Village Governance Beyond Technology. Jurnal Pengabdian UNDIKMA. DOI: https://doi.org/10.33394/jpu.v7i1.18877
Malizal, Z. Z., et al. (2024).From National Strategy to Local Reality: E-Government in Indonesia.Politeia Journal. DOI: https://doi.org/10.61978/politeia.v2i3.828
Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. (2019). Defining digital transformation: Results from expert interviews. Government Information Quarterly, 36(4), 101385. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.06.002
Bertot, J. C., Jaeger, P. T., & Grimes, J. M. (2010). Using ICTs to create a culture of transparency: E-government and social media as openness and anti-corruption tools. Government Information Quarterly, 27(3), 264–271. https://doi.org/10.1016/j.giq.2010.03.001
Heeks, R. (2002). Information systems and developing countries: Failure, success, and local improvisations. The Information Society, 18(2), 101–112. https://doi.org/10.1080/01972240290075039
Gil-Garcia, J. R., & Pardo, T. A. (2005). E-government success factors: Mapping practical tools to theoretical foundations. Government Information Quarterly, 22(2), 187–216. https://doi.org/10.1016/j.giq.2005.02.001
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fabima Rohmatimminallohi Lintalahum, Adinda Eka Fadilah, Andina Rizki Nur Kharisa, Aisyah Febbiyanti, Meirinawati Meirinawati, Trenda Aktiva Oktariyanda (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




