Efektivitas Komunikasi Celebrity Endorsment Raffi Ahmad Dalam Mempertahankan Kepercayaan Konsumen Roti Aoka Atas Kasus Dugaan Kandungan Bahan Berbahaya di Aceh
DOI:
https://doi.org/10.63822/zvkndk94Keywords:
celebrity endorsement, kredibilitas sumber, kepercayaan konsumen, TiktokAbstract
Isu dugaan kandungan bahan berbahaya pada Roti Aoka menimbulkan krisis kepercayaan konsumen, yang ditanggapi perusahaan dengan melibatkan Raffi Ahmad sebagai celebrity endorser. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas komunikasi celebrity endorsement tersebut dalam membangun kepercayaan konsumen berdasarkan Source Credibility Theory serta mengidentifikasi perbedaan distribusi opini publik di TikTok sebelum dan sesudah endorsement. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis isi terhadap 100 komentar TikTok yang dipilih secara purposive sampling, terdiri atas 23 komentar sebelum dan 77 sesudah endorsement. Pengodean dilakukan oleh dua coder dengan koefisien reliabilitas Holsti 1,00. Data dianalisis melalui distribusi frekuensi serta uji Chi-Square. Opini publik bergeser dari 100% netral sebelum endorsement menjadi 66,2% percaya dan 33,8% netral sesudahnya, tanpa komentar tidak percaya. Indikasi trustworthiness dan attractiveness muncul pada 66,2% komentar sesudah endorsement, sedangkan expertise tidak terindikasi. Uji independensi menunjukkan hubungan signifikan (χ² = 100,00), sedangkan proporsi opini positif sebesar 51% tidak berbeda signifikan dari 50% (χ² = 0,04). Hubungan sempurna tersebut perlu dibaca hati-hati karena kemungkinan tumpang tindih pengodean. Endorsement berkaitan dengan terbentuknya kepercayaan awal yang bertumpu pada keterpercayaan dan daya tarik, sehingga perlu dilengkapi bukti teknis dari lembaga berwenang
Downloads
References
Hovland, C. I., & Weiss, W. (1951). The influence of source credibility on communication effectiveness. Public Opinion Quarterly, 15(4), 635. https://doi.org/10.1086/266350
Hovland, C. I., Janis, I. L., & Kelley, H. H. (1953). Communication and persuasion: Psychological studies of opinion change. Yale University Press.
Lau, G. T., & Lee, S. H. (1999). Consumers' trust in a brand and the link to brand loyalty. Journal of Market-Focused Management, 4, 341–370.
Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review, 20, 709–734. https://doi.org/10.2307/258792
McGuire, W. J. (1985). Attitudes and attitude change. In G. Lindzey & E. Aronson (Eds.), Handbook of social psychology (3rd ed.). Random House.
Ningsih, N. P. (2026). Model peningkatan minat beli melalui kemudahan akses, celebrity endorsement, dan kepercayaan pada pengguna TikTok di Jepara. Universitas Islam Sultan Agung. https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45699
Ohanian, R. (1990). Construction and validation of a scale to measure celebrity endorsers' perceived expertise, trustworthiness, and attractiveness. Journal of Advertising, 19(3), 39–52. https://doi.org/10.1080/00913367.1990.10673191.
Prasetyo, A., Rina, & Arora, C. (2024). Pengaruh celebrity endorser dan media sosial terhadap keputusan pembelian masyarakat Kota Batam, 10(3), 279–294.
Putri, R., & Roostika, R. (2022). The role of celebrity endorser toward brand attitude and purchase intention: A study from Indonesia. International Journal of Research in Business and Social Science, 10(8), 68–75. https://doi.org/10.20525/ijrbs.v10i8.1489.
Putri, Y. T., Kusumadewi, R., & Saefulloh, E. (2023). Pengaruh kredibilitas influencer dan brand awareness terhadap minat pembelian di Tokopedia. Bisnis: Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 4(2), 205–221. https://ejournal.unma.ac.id/index.php/entrepreneur/article/view/5651/3065
Rahman, F. (2024). The digital era challenge: Unraveling hoaxes and strengthening social media ethics. Kediri Journal of Journalism and Digital Media (KJOURDIA), 1(2), 147–157. https://doi.org/10.30762/kjourdia.v1i2.2187
Singh, J., Crisafulli, B., Quamina, L. T., & Xue, M. T. (2020). “To trust or not to trust”: The impact of social media influencers on the reputation of corporate brands in crisis. Journal of Business Research, 119, 464–480. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.03.039.
Srg, R. A. M., & Usiono. (2024). Peran media digital dalam meningkatkan keterlibatan dan partisipasi publik: Transformasi komunikasi di era informasi dan sosial. Jurnal Sains Student Research, 2(6), 506–513. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i6.3008
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.
Um, N. (2022). How does celebrity-based brand endorsement work in social media? The Instagram context. Social Sciences, 11(8), 342. https://doi.org/10.3390/socsci11080342.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ulfa Mahira, Dwi Fitri, Muhammad Ali, Kamaruddin Kamaruddin, Muchlis Muchlis (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




