Makna Edukatif dan Manfaat Medis di Balik Ibadah Puasa

Authors

  • Anisa Fitriyani UIN Suska Riau Author
  • Raudatul Ilmi UIN Suska Riau Author
  • Edi Hermanto UIN Suska Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/b4tkcj25

Keywords:

Puasa, Nilai Pendidikan, Manfaat Kesehatan.

Abstract

Puasa adalah salah satu praktik utama dalam agama Islam yang memiliki posisi penting. Tidak hanya sebagai ritual yang harus dilaksanakan, namun juga sebagai cara untuk pengembangan spiritual, moral, dan kesehatan seseorang. Sayangnya, dalam pelaksanaannya sering kali dilihat hanya sebagai tindakan menahan lapar dan haus, tanpa pemahaman tentang makna dan tujuan yang lebih dalam. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dan tujuan puasa dalam Islam berdasarkan Al-Qur'an, Hadis, serta interpretasi dari para ulama, seraya menganalisis nilai-nilai pendidikan dan manfaat kesehatan yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode kajian kepustakaan, yakni dengan mempelajari sumber-sumber utama seperti Al-Qur'an dan Hadis, serta sumber pendukung berupa kitab tafsir, karya ilmiah, dan buku dari para ulama yang berkaitan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran berperan besar dalam pembentukan karakter dan pengendalian diri. Hal ini diwujudkan dalam nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, disiplin, dan rasa kepedulian terhadap sesama. Selain itu, puasa juga membawa keuntungan untuk kesehatan tubuh, misalnya dalam mengatur metabolisme, meningkatkan fungsi pencernaan, dan mendukung keseimbangan baik fisik maupun mental. Di era modern ini, yang dibarengi dengan gaya hidup yang berlebihan, tekanan mental, dan krisis etika, nilai-nilai ibadah puasa tetap penting dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, puasa seharusnya dipahami dan dijalankan secara menyeluruh agar dapat memberikan efek positif yang berkelanjutan bagi individu serta masyarakat.

 

 

References

Al-Ghazali, I. (n.d.). Asrār al-shawm (dalam Ihya’ ‘ulum al-din). Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Khatib, M. bin A. (1989). Risalah fi ahkamis shiyam. Mesir: Al-Maktabah al-Salafiyyah.

Al-Muhamili, A. al-H. (1994). Al-lubab fi fiqh al-syafi‘i. Kairo: Dar al-Fikr.

Amalia, R., & Jannah, R. (2022). Interpretasi M. Quraish Shihab pada QS. Al-Baqarah ayat 183 tentang esensi puasa terhadap ketaqwaan seseorang. Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Nurul Islam Sumenep, 7(1).

Anam, B. (2023). Fasting that Muslims are obligatory to do. LAWU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1).

Angel, et al. (2024). Nilai-nilai puasa dan implikasinya terhadap pendidikan karakter. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1).

Aryanto, S. (2022). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam ibadah puasa serta implikasinya terhadap pembentukan karakter. Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, 8(2).

Departemen Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Farisi, M. A. A. (2023). Puasa dalam tinjauan fiqih dan tasawuf. Jurnal Spiritualis: Pemikiran Islam dan Tasawuf.

Ghazali, M. (2012). Keajaiban puasa. Kuala Lumpur: Al-Hidayah Publishers.

Ibrahim, A. S. (2006). Puasa dari sudut pandang kedokteran. Jakarta: Gema Insani Press.

Khairunnisa, et al. (2024). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam ibadah puasa berdasarkan QS. Al-Baqarah ayat 183. Al-Kauniyah: Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir, 5(1).

Mahmud, H. (2019). Puasa dan kesehatan tubuh: Kajian medis dan spiritual. Jakarta: Pustaka Al-Huda.

Mahmud, M. (2019). Puasa tekstual dan kontekstual dalam Islam. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(1).

Melani, S., & Ali, Z. M. (2023). Hakikat dan tujuan puasa dalam perspektif tafsir sufi. Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 3(2).

Muslim. (n.d.). Shahih Muslim. Beirut: Dar Ihya’ al-Turats al-‘Arabi.

Qaradawi, Y. al-. (2000). Fawaid al-saum al-sihhiyyah. Kairo: Dar al-Salam.

Qaradawi, Y. al-. (2000). Fiqh al-shiyam. Kairo: Maktabah Wahbah.

Salsabila, et al. (2024). Nilai-nilai pendidikan dalam ibadah puasa. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1).

Septiana, V. W., Pratiwi, S. H., et al. (2024). Kaji ulang: Puasa wajib dan puasa sunnah. Jurnal Media Ilmu, 3(1).

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an (Vol. 1). Jakarta: Lentera Hati.

Subhi, I. (n.d.). Pengertian, hukum, macam-macam, syarat, rukun dan hikmah puasa. Maliki Interdisciplinary Journal, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Diakses dari https://journal.uin-malang.ac.id/

Published

2026-01-16

Issue

Section

Articles

How to Cite

Fitriyani, A., Ilmi, R., & Hermanto, E. (2026). Makna Edukatif dan Manfaat Medis di Balik Ibadah Puasa. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 2014-2027. https://doi.org/10.63822/b4tkcj25

Most read articles by the same author(s)