Relevansi Prinsip Akuntansi Syariah dalam Mewujudkan Transparansi dan Keadilan Pada Lembaga Keuangan Syariah di Era Digital

Authors

  • Salsabila Dwi Astutiningtyas Institut Agama Islam Bone Author
  • Ayudia Pasya Maharani Institut Agama Islam Bone Author
  • Sunarti Sunarti Institut Agama Islam Bone Author
  • Masyhuri Masyhuri Institut Agama Islam Bone Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/jn7mpc56

Keywords:

Akuntansi syariah, prinsip keadilan, transparansi, lembaga keuangan syariah, digitalisasi.

Abstract

Akuntansi syariah hadir sebagai sistem pelaporan keuangan alternatif yang berlandaskan nilai-nilai Islam, meliputi prinsip kejujuran, keadilan, transparansi, dan pertanggungjawaban kepada Allah SWT. Di tengah perkembangan industri keuangan syariah global yang pesat dengan aset melampaui USD 3 triliun kebutuhan terhadap sistem akuntansi yang andal, akuntabel, dan sesuai syariat semakin mendesak. Artikel ini bertujuan mengkaji secara komprehensif relevansi prinsip-prinsip dasar akuntansi syariah, khususnya prinsip pertanggungjawaban (accountability), keadilan (adalah), dan larangan riba-gharar, dalam mewujudkan transparansi dan keadilan pada lembaga keuangan syariah di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis kajian literatur, artikel ini menganalisis kerangka normatif (Al-Quran, Hadis, Fatwa DSN-MUI), standar teknis (PSAK Syariah, AAOIFI), dan praktik nyata lembaga keuangan syariah di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip akuntansi syariah secara inheren mengandung mekanisme perlindungan terhadap eksploitasi finansial dan mendorong distribusi kekayaan yang berkeadilan. Lebih lanjut, digitalisasi keuangan membuka peluang baru sekaligus tantangan dalam implementasi akuntansi syariah, khususnya terkait fintech syariah, e-zakat, dan pelaporan berbasis teknologi. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan implementasi akuntansi syariah memerlukan sinergi antara regulasi, pengembangan sumber daya manusia, dan adopsi teknologi yang tetap berpijak pada maqashid syariah..

References

Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions. (2024). AAOIFI standards overview. Diakses pada 15 Februari 2024, dari https://aaoifi.com/standards/

Baydoun, Nabil dan Roger Willett. "Islamic Corporate Reports." ABACUS, Vol. 36, No. 1 (2000). https://doi.org/10.1111/1467-6281.00054

Hamidi, Muhammad Luthfi dan Andy Worthington. "Blockchain-Based Accounting for Islamic Finance: A Conceptual Framework." Journal of Islamic Accounting and Business Research, Vol. 14, No. 3 (2023). https://doi.org/10.1108/JIABR-05-2022-0117

Harahap, Sofyan Syafri. Teori Akuntansi. Edisi Revisi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2011. https://www.rajagrafindo.co.id/produk/teori-akuntansi/

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). PSAK 101: Penyajian Laporan Keuangan Syariah. Jakarta: IAI, 2019. https://web.iaiglobal.or.id/SAK-IAI/TentangSAKSyariah

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). PSAK 105: Akuntansi Mudharabah. Jakarta: IAI, 2019. https://web.iaiglobal.or.id/SAK-IAI/TentangSAKSyariah

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). PSAK 106: Akuntansi Musyarakah. Jakarta: IAI, 2019. https://web.iaiglobal.or.id/SAK-IAI/TentangSAKSyariah

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). PSAK 109: Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Jakarta: IAI, 2019. https://web.iaiglobal.or.id/SAK-IAI/TentangSAKSyariah

Islamic Financial Services Board (IFSB). Islamic Financial Services Industry Stability Report 2023. Kuala Lumpur: IFSB, 2023. https://www.ifsb.org/publication-document/islamic-financial-services-industry-stability-report-2023/ (PDF langsung: https://www.ifsb.org/wp-content/uploads/2023/10/Islamic-Financial-Services-Industry-Stability-Report-2023_En.pdf)

Kamla, Rania, Sonja Gallhofer, dan Jim Haslam. "Critical Perspectives on Islamic Accounting." Accounting, Auditing & Accountability Journal, Vol. 19, No. 6 (2006). https://doi.org/10.1016/j.accfor.2006.05.003

Nurhayati, Sri dan Wasilah. Akuntansi Syariah di Indonesia. Edisi 4. Jakarta: Salemba Empat, 2019. https://www.salembaempat.co.id/buku/akuntansi-syariah-di-indonesia-edisi-4

Otoritas Jasa Keuangan. (2023, 27 November). Roadmap pengembangan dan penguatan perbankan syariah Indonesia 2023–2027. Diakses pada 1 Januari 2024, dari https://ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Syariah/Perbankan-Syariah-Indonesia/Pages/Roadmap-Pengembangan-dan-Penguatan-Perbankan-Syariah-Indonesia-2023-2027.aspx

Triyuwono, Iwan. Akuntansi Syariah: Perspektif, Metodologi, dan Teori. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2006. https://www.rajagrafindo.co.id/produk/akuntansi-syariah/

Umarov, Farrukh dan Amanj Mohamed Ahmad. "Shariah Supervisory Board Characteristics and Islamic Bank Performance: Evidence from GCC Countries." Journal of Islamic Accounting and Business Research, Vol. 15, No. 2 (2024). https://doi.org/10.1108/JIABR-11-2022-0298

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Wiroso. Akuntansi Transaksi Syariah. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia, 2011. https://web.iaiglobal.or.id/publikasi-iai/detail-publikasi?id=akuntansi-transaksi-syariah

Yahya, Rizal, Aji Erlangga Martawireja, dan Abdurrahman. Akuntansi Perbankan Syariah: Teori dan Praktik Kontemporer. Jakarta: Salemba Empat, 2014. https://www.salembaempat.co.id/buku/akuntansi-perbankan-syariah

Zaid, Omar Abdullah. "Accounting Systems and Recording Procedures in the Early Islamic State." Accounting Historians Journal, Vol. 31, No. 2 (2004). https://doi.org/10.2308/0148-4184.31.2.149.

Published

2026-05-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Astutiningtyas, S. D., Maharani, A. P. ., Sunarti, S., & Masyhuri, M. (2026). Relevansi Prinsip Akuntansi Syariah dalam Mewujudkan Transparansi dan Keadilan Pada Lembaga Keuangan Syariah di Era Digital. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 4726-4735. https://doi.org/10.63822/jn7mpc56

Most read articles by the same author(s)