Perkembangan Tari Kuda Kepang sebagai Media Promosi Wisata Budaya di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu

Authors

  • Niken Novrianti Institut Seni Indonesia Padangpanjang Author
  • Eva Riyanti Institut Seni Indonesia Padangpanjang Author
  • Rasmida Rasmida Institut Seni Indonesia Padangpanjang Author
  • Syahril Syahril Institut Seni Indonesia Padangpanjang Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/ppyz2993

Keywords:

Kuda Kepang Dance, Development, Cultural Tourism Promotion, Kepahiang Regency

Abstract

This study aims to determine the development of the Kuda Kepang Dance as a medium for cultural tourism promotion in Kepahiang Regency, Bengkulu Province. This research employs a qualitative method with a descriptive analysis approach. The results indicate that the Kuda Kepang dance was introduced to Kepahiang Regency in the 1930s through the Javanese transmigration program during the Dutch colonial era. Since 2023, the dance has undergone significant development led by choreographer Eigmal, who implemented creative reconstructions and innovations across movement elements, musical accompaniment, dancers, makeup, costumes, properties, floor patterns, and performance venues. Despite these modern modifications to suit contemporary entertainment and aesthetic demands, the Kuda Kepang dance preserves its core values and traditional roots. Furthermore, the dance effectively serves as a promotional tool for regional cultural tourism in collaboration with Kepahiang's natural tourism potential, while simultaneously fulfilling social, entertainment, cultural identity, and economic functions for the local community.

References

Bugin Burhan, (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Persada. Jakarta, Indonesia. PT Raja Grafindo

Edi Sedyawati (1981). Pertumbuhan Seni Pertunjukan. Jakarta. Sinar Harapan

Etta Mamang Sangadji & Sopiah (2010). Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis. Yogyakarta. ANDI

Fitriatulaini, 2022. Pengembangan Tari Tradisional Gandai Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini Di Paud It Iqro’ Ipuh

Noviana E., Bahar M., Osmond D. (2024). Proses Pertunjukan Dan Fungsi Tari Kuda Kepang Groub Sido Mulyo Sejati Di Desa Bukit Suban Kabupaten Sarolangun. Jurnal perabung seni, vol 03, 2-3

Noviana Ela, 2023. Proses Pertunjukan Dan Fungsi Tari Kuda Kepang Groub Sido Sejati Di Desa Suban Kabupaten Sarolangun Universitas Jambi

Sakti M., Amelia L., & Fajar, 2025. Dari Klasik Ke Kontemporer: Perkembangan Tari Sunda. ISBI Bandung. Prodi Seni Tari. Fakultas Seni Pertunjukan. Jurnal Seni Makalangan, Vol 12

Sugiyono (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung. CV Alfabeta

Sugiyono (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung. CV Alfabeta

Sugiyono (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. CV Alfabeta

Sumandiyo Hadi (2012). Koreografi: Bentuk, Teknik, Isi. Yogyakarta: Cipta Media.

Sudarso Sp (1991). Beberapa Catatan tentang Perkembangan Kesenian Kita. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta

Muhaimin. 2000. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Dibia, I Wayan. 2006. Tari Komunal: Buku Pelajaran Kesenian Nusantara. Jakarta: Lembaga Pendidikan Seni Nusantara

Hadi, Y. Sumandiyo. 2012. Koreografi: Bentuk – Teknik – Isi. Yogyakarta: Cipta Media

Hidayat, Robby. 2011. Koreografi & Kreativitas: Pengetahuan dan Petunjuk Praktikum Koreografi. Yogyakarta: Media Kendil

Karmini, Ni Nyoman. 2020. Teori dan Pengkajian Sastra. Denpasar: Pustaka Larasan.

Published

2026-07-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Novrianti, N., Riyanti, E. ., Rasmida, R., & Syahril, S. (2026). Perkembangan Tari Kuda Kepang sebagai Media Promosi Wisata Budaya di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 7068-7073. https://doi.org/10.63822/ppyz2993