Identifikasi Jenis Hama dan Intensitas Kerusakan pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Belum Menghasilkan di Desa Karang Anyar, Kabupaten Musi Rawas Utara

Authors

  • Haikal Haikal Program Studi Agroteknologi, Fakultas Ilmu Tanaman dan Hewani Universitas Bina Insan Author
  • Selviana Anggraini Program Studi Agroteknologi, Fakultas Ilmu Tanaman dan Hewani Universitas Bina Insan Author
  • Neksidin Neksidin Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu Tanaman dan Hewani Universitas Bina Insan Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/p1y94k30

Keywords:

Kelapa Sawit, Identifikasi Hama, Intensitas Serangan Hama

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis hama serta menentukan intensitas dan tingkat kerusakan akibat serangan hama pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan (Elaeis guineensis Jacq.) di perkebunan rakyat Desa Karang Anyar, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan observasional yang didukung oleh analisis kuantitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung di lapangan, dokumentasi fotografis, dan identifikasi hama berdasarkan literatur. Sebanyak 40 tanaman kelapa sawit belum menghasilkan dipilih secara purposive sebagai unit pengamatan. Identifikasi hama dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi yang terlihat, bagian tanaman yang terserang, dan gejala kerusakan, sedangkan intensitas kerusakan dinilai menggunakan skala skor 0–4 dan dihitung melalui pembobotan skor. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga jenis hama, yaitu ulat api (Setora nitens), ulat kantong (Metisa plana), dan kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Ulat api dan ulat kantong masing-masing ditemukan pada 12 tanaman (30,00%), sedangkan kumbang tanduk ditemukan pada 8 tanaman (20,00%); sementara itu, 8 tanaman lainnya (20,00%) tidak menunjukkan gejala yang terlihat. Secara keseluruhan, sebanyak 32 tanaman (80,00%) mengalami kerusakan akibat serangan hama. Skor kerusakan berbobot sebesar 65 menghasilkan intensitas serangan hama secara keseluruhan sebesar 40,63%, yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar spesifik lokasi untuk pemantauan tanaman kelapa sawit belum menghasilkan serta mendukung penelitian lebih lanjut mengenai dinamika hama, faktor lingkungan, dan pengelolaan hama terpadu pada perkebunan rakyat.

References

Arsi, A., Umayah, A., & Gunawan, B. (2022). Populasi dan intensitas serangan hama Setothosea asigna pada kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Desa Gunung Cahya Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan. J-Plantasimbiosa, 4(2). doi:10.25181/jplantasimbiosa.v4i2.2675

Bedford, G. (2014). Advances in the control of rhinoceros beetle, Oryctes rhinoceros in oil palm. Journal of Oil Palm Research, 26, 183–194.

Cameron, R. R., Yusticia, S. R., Afriani, S. R., & Febrianni, A. (2025). Analysis of threshold intensity of leaf spot infestation caused by Curvularia spp. on oil palm seedlings. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 9(3). doi:10.32585/ags.v9i3.6657

Egonyu, J. P., Baguma, J., Martínez, L. C., Priwiratama, H., Subramanian, S., Tanga, C., Anankware, J. P., Roos, N., & Niassy, S. (2022). Global advances on insect pest management research in oil palm. Sustainability, 14(23), 16288. doi:10.3390/su142316288

Fauzana, H., Sutikno, A., & Salbiah, D. (2018). Population fluctuations Oryctes rhinoceros L. beetle in plant oil palm (Elaeis guineensis Jacq.) given mulching oil palm empty bunch. CROPSAVER, 1(1). doi:10.24198/cs.v1i1.16998

Husni, H., & Jauharlina, J. (2021). Diversity and abundance of predatory arthropods on immature and mature oil palm (Elaeis guineensis) plantations. Pakistan Journal of Biological Sciences, 24(1), 25–34. doi:10.3923/pjbs.2021.25.34

Ismail, I. A., Zaini, M. R., Mazran, N. S. S., & Hasin, A. K. M. (2023). Population’s preference of rhinoceros beetle (Oryctes rhinoceros) between oil palm (Elaeis guineensis) and coconut palm (Cocos nucifera L.): Contributing to pest’s controlling strategy. Asian Journal of Agriculture and Rural Development, 13(4). doi:10.55493/5005.v13i4.4918

Kamarudin, N. (2019). Prospects in sustainable control of oil palm pests and diseases through the enhancement of ecosystem services – the way forward. Journal of Oil Palm Research. doi:10.21894/jopr.2019.0030

Khoiri, M., & Yudha, P. A. (2025). Monitoring of pests on palm oil (Elaeis guineensis Jacq.) in Kuantan Singingi Regency, Indonesia. Jurnal Riset Perkebunan, 6(2), 65–73. doi:10.25077/jrp.6.2.65-73.2025

Lestari, S., Fransiska, M., Hakim, A., & Juliarni, J. (2025). Identifikasi organisme pengganggu tanaman pada perkebunan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kecamatan Rokan IV Koto Provinsi Riau. AGRORADIX: Jurnal Ilmu Pertanian, 8(2). doi:10.52166/agroteknologi.v8i2.9895

Manjeri, G., Muhamad, R., & Tan, S. (2014). Oryctes rhinoceros beetles, an oil palm pest in Malaysia. Annual Research & Review in Biology, 4, 3429–3439. doi:10.9734/ARRB/2014/11023

Mohamad, S., Jie, H.-K., Ahmad, S. N., Mohammed, M. A., & Sulaiman, M. R. (2023). The insect pest management strategies and their influence on the emergence rate of Elaeidobius kamerunicus Faust (Coleoptera: Curculionidae) from the post-anthesising male inflorescence of oil palm, Elaeis guineensis. Malaysian Applied Biology, 52(5). doi:10.55230/mabjournal.v52i5.icfic06

Pradipta, A. P., Wagiman, F. X., & Witjaksono, W. (2020). The coexistence of Oryctes rhinoceros L. and Xylotrupes gideon L. (Coleoptera: Scarabaeidae) on immature plant in oil palm plantation. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia. doi:10.22146/jpti.52582

Rafie, M. B. S. A. (2025). Spray coverage and effectiveness of unmanned aerial vehicle point-to-point spraying technology for the control of Oryctes rhinoceros in immature oil palm. Journal of Oil Palm Research. doi:10.21894/jopr.2025.0046

Sapria, D., Dalimunthe, B. A., Walida, H., & Sepriani, Y. (2025). Identification of types of insect pests and the level of damage caused to oil palm plants in Air Merah Village Kampung Rakyat District South Labuhanbatu Regency. MORFAI JOURNAL, 5(1). doi:10.54443/morfai.v5i1.2625

Seman-Kamarulzaman, A.-F., Othman, N. W., Nor Muhammad, N. A., Jalinas, J., Abidin, C. M. R. Z., Zifruddin, A., & Hassan, M. (2025). Global research trends in oil palm pests and their potential threat: A bibliometric analysis. International Journal of Pest Management, 72, 303–324. doi:10.1080/09670874.2025.2455420

Sulaiman, M. R. (2023). Assessment of subterranean termite, Coptotermes curvignathus (Isoptera: Rhinotermitidae) infestation severity index (TISI) and water table on a peat oil palm plantation in Sarawak. Journal of Oil Palm Research. doi:10.21894/jopr.2023.0044

Wiyatiningsih, S., & Zulperi, D. (2025). Pest and disease challenges in oil palm (Elaeis guineensis Jacq) seedling in Sukamara, Central Borneo. Agriverse, 1(1). doi:10.33005/agriverse.v1i1.3

Wood, B. (2019). A review of developments in integrated pest management (IPM) of bagworm (Lepidoptera: Psychidae) infestation in oil palms in Malaysia. Journal of Oil Palm Research, 31, 529–539. doi:10.21894/jopr.2019.0047

Yahya, M., Ibrahim, N., Kamarudin, N., Ahmad, S. N., Sharifah Nur Atikah, S., Sanusi, R., Norhisham, A., Masri, M. M. M., & Azhar, B. (2024). Higher avian biodiversity, increased shrub cover and proximity to continuous forest may reduce pest insect crop loss in small-scale oil palm farming. Journal of Applied Ecology. doi:10.1111/1365-2664.14632

Published

2026-09-29

How to Cite

Haikal, H., Anggraini, S., & Neksidin, N. (2026). Identifikasi Jenis Hama dan Intensitas Kerusakan pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Belum Menghasilkan di Desa Karang Anyar, Kabupaten Musi Rawas Utara. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(5), 11005-11021. https://doi.org/10.63822/p1y94k30