Peran Zikir dan Doa dalam Mewujudkan Ketenangan Jiwa

Authors

  • M. Ali Hanafi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Edi Hermanto Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • M. Hudzaifah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Muhammad Pasha Al Ghifary Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/ryk5hz36

Keywords:

zikir, doa, ketenangan jiwa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran zikir dan doa dalam mewujudkan ketenangan jiwa berdasarkan perspektif Al-Qur’an, khususnya ayat-ayat dalam Juz 2, serta didukung oleh hadis Nabi saw. dan pandangan para mufasir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur keislaman yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk menafsirkan ayat-ayat tentang zikir dan doa serta mengaitkannya dengan upaya membangun ketenangan jiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zikir berfungsi sebagai sarana pengingat Allah yang menumbuhkan ketenangan hati, kesabaran, dan kestabilan emosi, sementara doa menjadi media komunikasi spiritual yang memperkuat harapan, ketergantungan, dan penyerahan diri kepada Allah Swt. Dengan demikian, zikir dan doa tidak hanya bernilai ibadah ritual, tetapi juga memiliki dimensi psikospiritual yang berperan signifikan dalam mewujudkan ketenangan jiwa manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Ghazali. (1990). Ihya’ Ulumuddin. Beiru: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

al-Ghazali, I. (2003). Ihya Ulumuddin Jilid 2. Semarang: Asy-Syifa.

al-Makky, A. T. (2002). Ilmu Hati; Teknik Efektif Mencapai Kesadaran Sejati. Jakarta Timur: Erlangga.

Aulassyahied, R. W. (2021). BUKU SAKU TUNTUNAN DOA DAN DZIKIR. Yogyakarta: Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan.

dkk, A. (2024). Penguatan Keimanan: Menghadirkan Shalat dan Zikir dalam Kehidupan, Merenungi Kekuasaan Allah SWT Serta Refleksi Diri. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, Vol. 1, No. 1, 521.

Hakim, A. (2017). Doa dalam perspektif al-qur’an kajian Tafsir Ibdu Katsir dan Tafsir Al-Azhar. Jurnal Al-Fath, Vol. 11 No. 1, 50.

Hakim, M. L. (2015). ”Filosofi Dzikir”. Jakarta Timur: Cahaya Sufi.

Hamandia, Z. J. (2022). Konsep Doa dalam Perspektif Islam. Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan (JKPI), Vol. 6 No. 1, 40.

Latif, U. (2022). “Dzikir Dan Upaya Pemenuhan Mental-Spiritual Dalam Perspektif Al-Qur’an". At-Taujih: Bimbingan Dan Konseling Islam, Vol. 5, No. 1, 28.

Ramli, d. (2024). Konsep Doa Mustajab dalam Alquran (Analisis Surah al-Baqarah ayat 186 dalam Tafsir Al Mishbah). Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin, Vol. 9, No. 2, 70.

RI, D. A. (2012). Tafsir Al-Qur’an Tematik: Zikir dan Doa dalam Al-Qur’an. Jakarta: Kemenag RI,.

Rusydi, A. H. (2019). Konsep Zikir dan Doa Perspektif Al-Qur’an. Islamic Akademika: Jurnal Pendidikan & Keislaman, Vol. 6, No.1, 5.

Umar, N. (2015). Zikir dan Doa dalam Perspektif Al-Qur’an. Jakarta: Paramadina.

Yazid, A. R. (2025). Zikir Dan Ketenangan Jiwa: Kajian Psikologis. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, Vol. 2, No. 1, 238-239.

Published

2026-01-03

How to Cite

M. Ali Hanafi, Edi Hermanto, M. Hudzaifah, & Muhammad Pasha Al Ghifary. (2026). Peran Zikir dan Doa dalam Mewujudkan Ketenangan Jiwa. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 19-27. https://doi.org/10.63822/ryk5hz36