Pola Transmisi Pengetahuan Seniman Tradisi dalam Regenerasi Kesenian Kethek Ogleng di Kabupaten Wonogiri
DOI:
https://doi.org/10.63822/1rdrta71Keywords:
knowledge transmission, traditional artists, regeneration, Kethek Ogleng, WonogiriAbstract
Kethek Ogleng is a traditional performing art form that has developed in Wonogiri Regency and holds strong historical and cultural value. The sustainability of this art form depends heavily on the regeneration process of artists, which occurs through the transmission of knowledge between generations. This study aims to examine the transmission patterns of knowledge carried out by traditional artists in their efforts to regenerate Kethek Ogleng in Wonogiri Regency. The research method used was qualitative with a descriptive-analytical approach. Data collection techniques included observation, in-depth interviews with artists, trainers, and the next generation, and documentation. The results indicate that the transmission pattern of Kethek Ogleng knowledge occurs informally through direct learning, role models, and repeated practice within the family environment and art studios. Furthermore, the transmission process is also influenced by the role of the community, local cultural values, and support from the surrounding community. This study concludes that traditional and community-based knowledge transmission patterns are key factors in fostering the emergence and regeneration of Kethek Ogleng in Wonogiri Regency.
Downloads
References
Hendriyanto, et.,al. (2021). Seni Kethek Ogleng Pacitan dan Seni Kethek Ogleng Wonogiri: Kajian Bandingan. Jurnal Penelitian Pendidikan Vol.13, No. 01. DOI: 10.21137/jpp.2021.13.1.1.
I Nyoman Sukerna. (2016). Transformasi Tradisi Barong Ngelawang Di Kawasan Pariwisata Ubud, Gianyar, Bali. Disertasi Program Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar.
Nur’aini. (2020). Transmisi Budaya dan Perkembangan Institusi Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Arriyadhah Vol. XVII No. 2 Juli – Desember.
Nurpilang, E & Hadi Subagya. (2021). Garap Tari Kethek Ogleng Di Desa Ngambarsari, Karangtengah Kabupaten Wonogiri. Jurnal Greget, Volume 20 No. 1 Juli.
Ritzer, George. (2012). Teori Sosiologi: Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Terj. Pasaribu, et.,al. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sille Kapper. (2016). Post-Colonial Folk Dancing: Reflections On The Impact Of Stage Folk Dance Style On Traditional Folk Dance Variation In Soviet And Post-Soviet Estonia, Journal of Baltic Studies, 47:1, 93-111, DOI: 10.1080/01629778.2015.1103515.
Sukisno. (2018). Seni Kethek Ogleng Pacitan: Warisan Leluhur dan Segenap Dimensinya. Yogyakarta: Azyan Mitra Media.
Suryani, Ari. (1996). “Tari Kethek Ogleng Dalam Upacara Nadaran di Desa Tokawi Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan”. Skripsi. Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta.
Tim Penyusun. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Torang, Syamsir. (2014). Organisasi dan Manajemeni (Perilaku, Struktur, Budaya & Perubahan Organisasi. Bandung Alfabeta, Cetakan II.
Warto. (2014). Revitalisasi Kesenian Kethek Ogleng untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Wonogiri. Jurnal Paramitha, Vol. 24, No.1, Hlm. 47-62.
Kusumastuti, Eny, et al. “Community-Based Art Education as a Cultural Transfer Strategy in the Jaran Kepang Art Performance of Semarang Regency”. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, Vol. 21 No. 1, 2021. Penelitian ini membahas strategi pendidikan berbasis komunitas dalam mentransfer kesenian tradisional ke generasi berikutnya yang serupa dengan pola transmisi pengetahuan. Jurnal Unnes
Widyastuti, Sri Harti. “Peranan seni pertunjukkan tradisional dan tradisi bagi masyarakat”. Kejawen, Vol. 4 No. 1 (2025). Membahas peran kesenian tradisional dalam masyarakat, termasuk fungsi sosial budaya yang dapat dijadikan konteks pembahasan regenerasi seni. Jurnal UNY
Primadesi, Yona. “Preservasi Pengetahuan dalam Tradisi Lisan Seni Pertunjukan Randai di Minangkabau”. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan (2025). Fokus pada pelestarian pengetahuan seni pertunjukan melalui tradisi lisan, relevan dengan transmisi pengetahuan budaya. Jurnal Universitas Padjadjaran
Munibi, Ahmad Zaki, et al. “Transformasi Tradisi Lisan dan Seni Pertunjukan dalam Industri Kreatif: Studi Folklor Nusantara dan Global di Era Digital”. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (2025). Membahas transformasi tradisi lisan dan kesenian dalam konteks era digital. e-Journal UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Yan, Wen-Jie & Ke-Run Li. “Sustainable Cultural Innovation Practice: Heritage Education in Universities and Creative Inheritance of Intangible Cultural Heritage Craft.” Sustainability 15(2):1194, 2023. Studi internasional tentang pendidikan warisan budaya dan pewarisan keterampilan artisan. MDPI
Chen, Lin. “A Study of Innovative Strategies for the Transmission of Artistic Traditional Culture Education”. Advances in Higher Education (2023). Diskusi strategi inovatif dalam transmisi pendidikan seni tradisional. Universe Scientific Publishing
Soedarsono. Seni Pertunjukan Jawa Tradisional dan Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara, 1989. Referensi klasik tentang konteks kesenian tradisional Jawa. Jurnal UNY
Soedarsono. Kesenian, Bahasa, dan Folklor Jawa. Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara, 1986. Memberi dasar teori tentang transmisi budaya dan seni tradisional. Jurnal UNY
Clifford Geertz. The Interpretation of Cultures: Selected Essays. Basic Books, 1973. Teori budaya yang sering dipakai dalam studi transmisi makna budaya dalam seni tradisional. (Referensi umum teori antropologi budaya — ditemukan di literatur terkait transmisi seni). Jurnal Unnes
UNESCO. Knowledge Transmission. UNESCO Local and Indigenous Knowledge Systems (LINKS) Programme, 2023. Sumber internasional tentang konsep transmisi pengetahuan tradisional dan perlindungan pengetahuan lokal. UNESCO
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iyok Andriyanto, Fawarti Gendra Nata Utami (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




