Analisis Dampak Aksesibilitas, Fasilitas Wisata, Dan Kegiatan Wisata, Terhadap Niat Berkunjung Kembali Pada Wisata Hiu Paus Melalui Daya Tarik Wisata
DOI:
https://doi.org/10.63822/q2g4z156Keywords:
Aksesibilitas; Fasilitas Wisata; Kegiatan Wisata; Daya Tarik Wisata; Minat Berkunjung Kembali.Abstract
Wisata hiu paus di Tarano, Sumbawa, merupakan potensi strategis berbasis keunikan alam. Penelitian ini menganalisis pengaruh aksesibilitas, fasilitas, dan kegiatan wisata terhadap daya tarik wisata dan minat berkunjung kembali, menggunakan pendekatan kuantitatif SEM-PLS dengan responden wisatawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa aksesibilitas dan fasilitas wisata tidak berpengaruh signifikan terhadap daya tarik wisata maupun minat berkunjung kembali. Kegiatan wisata juga tidak signifikan terhadap minat berkunjung ulang, meskipun menunjukkan pengaruh positif yang mendekati signifikan terhadap daya tarik wisata. Temuan ini mengindikasikan bahwa daya tarik utama destinasi ini terletak pada keunikan dan kelangkaan objek wisata alam itu sendiri, bukan pada faktor pendukung konvensional. Implikasinya, strategi pengembangan sebaiknya berfokus pada pelestarian ekosistem hiu paus dan peningkatan kualitas pengalaman wisata berbasis alam, daripada sekadar penyediaan fasilitas atau akses. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengelola dan pemerintah daerah untuk merancang pengembangan wisata yang berkelanjutan dan berorientasi pada konservasi serta kepuasan pengalaman wisatawan.
Downloads
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Astuti, D. P., Isra Wani, Cahyaningrum, D., & Normalasari. (2024). Strategi pengembangan wisata hiu paus berkelanjutan di Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa. Jurnal Pariwisata dan Pembangunan Daerah, 5(1), 45–58.
Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The moderator–mediator variable distinction in social psychological research: Conceptual, strategic, and statistical considerations. Journal of Personality and Social Psychology, 51(6), 1173–1182. https://doi.org/10.1037/0022-3514.51.6.1173
Beich, E. (2018). Influential selling. McGraw-Hill Education.
Cahyaningrum, D. (2024). Metodologi penelitian sosial dan ekonomi. Deepublish.
Cahyono, H., & Maskan, M. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif. Universitas Kanjuruhan Malang Press.
Fakhruddin. (2016). Teknik penyusunan kuesioner dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Ilmu Sosial, 8(2), 112–121.
Fullerton, G. (2012). The impact of trust and commitment on loyalty in service relationships. Journal of Services Marketing, 26(6), 456–467. https://doi.org/10.1108/08876041211264973
Ghozali, I. (2021). Partial least squares: Konsep, teknik dan aplikasi menggunakan SmartPLS 3.0. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., & Thiele, K. O. (2022). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Hartono, J. (2018). Metodologi penelitian bisnis. BPFE.
Haryono, S. (2017). Metode SEM untuk penelitian manajemen dengan AMOS dan SmartPLS. Luxima Metro Media.
Isra Wani. (2024). Strategi pengembangan wisata hiu paus berkelanjutan di Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa [Skripsi]. Universitas Teknologi Sumbawa.
Juliandi, A. (2018). Structural equation modeling berbasis partial least square. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Press.
Kuphanga, M. (2024). Questionnaire design and data collection methods. International Journal of Research Methodology, 12(1), 55–67.
Marliana. (2020). Structural equation modeling dalam penelitian sosial. Jurnal Statistika Terapan, 4(2), 88–97.
Miller, K. (2012). Organizational communication: Approaches and processes. Cengage Learning.
Normalasari. (2022). Pengaruh daya tarik wisata terhadap minat kunjungan kembali dengan electronic word of mouth sebagai variabel mediasi. Jurnal Pariwisata Nusantara, 4(2), 101–115.
Palilati, A. (2004). Pengaruh kepuasan terhadap loyalitas pelanggan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 6(1), 35–44.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (2018). Service quality and marketing. McGraw-Hill.
Priansa, D. J. (2017). Perilaku konsumen dalam persaingan bisnis kontemporer. Alfabeta.
Putra, I. N. D. (2015). Pengantar ilmu pariwisata. Prenadamedia Group.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). Wiley.
Smith, J., Brown, L., & Taylor, P. (2016). Survey research and questionnaire design. Journal of Social Research Methods, 9(3), 210–225.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.
Supriadi, Cahyono, H., & Maskan, M. (2022). Pengaruh daya tarik dan fasilitas terhadap kepuasan wisatawan. Jurnal Ilmu Pariwisata, 7(1), 23–34.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009, Nomor 11.
Yoeti, O. A. (2008). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. Pradnya Paramita.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Nursyahbani Maryam, Rozzy Aprirachman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




