Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Partisipasi Tenaga Kerja Dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi NTB Periode 2022-2024

Authors

  • Agistha Fadillah Universitas Teknologi Sumbawa Author
  • Fitria Permata Cita Universitas Teknologi Sumbawa Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/0nshpx94

Keywords:

Pertumbuhan Ekonomi; Partisipasi Tenaga Kerja; Pengangguran; Kemiskinan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, partisipasi tenaga kerja, dan tingkat pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel yang mencakup sepuluh kabupaten/kota di Provinsi NTB. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat, meliputi data pertumbuhan ekonomi yang diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), tingkat pengangguran terbuka (TPT), serta tingkat kemiskinan. Pemilihan model regresi data panel dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi dan partisipasi tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi NTB, sedangkan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Namun demikian, secara simultan pertumbuhan ekonomi, partisipasi tenaga kerja, dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi dan partisipasi tenaga kerja belum sepenuhnya mampu menurunkan kemiskinan apabila tidak diikuti dengan penyerapan tenaga kerja yang optimal dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembangunan yang terintegrasi, berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan hasil pembangunan guna menurunkan tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antaranews. (2024). Perkembangan ketenagakerjaan Nusa Tenggara Barat. Antaranews.com.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Tengah. (2025). Berita resmi statistik No. 28/02/2025: Pertumbuhan ekonomi Lombok Tengah. BPS Kabupaten Lombok Tengah.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2024). Nusa Tenggara Barat dalam angka 2024. BPS Provinsi NTB.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2025). Produk domestik regional bruto, ketenagakerjaan, dan kemiskinan Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2022–2024. BPS Provinsi NTB.

Becker, G. S. (1964). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education. University of Chicago Press.

Biro Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2024). Laporan perekonomian Nusa Tenggara Barat triwulan II 2024. Pemerintah Provinsi NTB.

Databoks. (2025). Pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat 2024. Katadata.co.id.

Detikcom. (2024). Tingkat pengangguran terbuka di Nusa Tenggara Barat tahun 2024. Detik.com.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2024). Profil ketenagakerjaan Provinsi Nusa Tenggara Barat 2024. Disnakertrans Provinsi NTB.

Dokumen Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan Nusa Tenggara Barat. (t.t.). Strategi penanggulangan kemiskinan daerah Provinsi NTB. Pemerintah Provinsi NTB.

Domar, E. D. (1946). Capital expansion, rate of growth, and employment. Econometrica, 14(2), 137–147.

Fatimah, S. (2024). Analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan rata-rata lama sekolah terhadap tingkat kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(2), 145–160.

Harrod, R. F. (1939). An essay in dynamic theory. The Economic Journal, 49(193), 14–33.

Hendri, W., & Iswandi, T. (2022). Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan terhadap jumlah kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 23–38.

iNews. (2025, 2 Juni). Pertumbuhan ekonomi NTB 2024 berdasarkan data BPS. iNews.id.

Keynes, J. M. (1936). The General Theory of Employment, Interest and Money. Macmillan.

Koordinator Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (2025). Kebijakan penanggulangan kemiskinan Indonesia. Kemenko PMK.

Kusuma, P. K. (2014). Analisis tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Ketenagakerjaan, 8(2), 112–128.

Lembaga Kajian Ekonomi. (2023). Disparitas ekonomi dan kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. LKE Indonesia.

Lewis, W. A. (1954). Economic development with unlimited supplies of labour. The Manchester School, 22(2), 139–191.

Malthus, T. R. (1798). An Essay on the Principle of Population. J. Johnson.

Nurdin, A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Nusa Tenggara Barat: Analisis data panel. Jurnal Ekonomi Regional, 15(3), 201–218.

Nurkse, R. (1953). Problems of Capital Formation in Underdeveloped Countries. Oxford University Press.

Oktaviani, R. (2025). Determinan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2020–2024. Indonesian Journal of Economics and Development, 13(1), 78–95.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2025). Visi dan misi pembangunan Provinsi NTB 2024–2029. Pemprov NTB.

Phillips, A. W. (1958). The relation between unemployment and the rate of change of money wage rates in the United Kingdom, 1861–1957. Economica, 25(100), 283–299.

Platform Whistleblowing dan Pengaduan Masyarakat Nusa Tenggara Barat. (2025). Program Desa Berdaya dan penanggulangan kemiskinan ekstrem di NTB. PWPM NTB.

Prasetya, A., & Sumanto, B. (2022). Hubungan pertumbuhan ekonomi dengan kemiskinan: Studi kasus Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 18(4), 332–347.

Radar Lombok. (2024). Kondisi perekonomian Nusa Tenggara Barat tahun 2024. Radar Lombok.

Radar Lombok. (2025). Pengangguran dan kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. Radar Lombok.

Ricardo, D. (1817). On the Principles of Political Economy and Taxation. John Murray.

Rohmah, S., & Hidayat, M. (2024). Pengaruh tingkat pengangguran terbuka terhadap kemiskinan di Indonesia Timur. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 16(2), 189–205.

Rosenstein-Rodan, P. N. (1943). Problems of industrialisation of Eastern and South-Eastern Europe. The Economic Journal, 53(210/211), 202–211.

Sari, D. P., & Indrawati, L. (2023). Pertumbuhan ekonomi eksklusif dan kemiskinan di wilayah timur Indonesia. Journal of Regional Economics, 11(3), 267–283.

Smith, A. (1776). An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations. W. Strahan and T. Cadell.

Solow, R. M. (1956). A contribution to the theory of economic growth. The Quarterly Journal of Economics, 70(1), 65–94.

Suara NTB. (2025, 8 Februari). Pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota NTB 2024. Suara NTB.

Suriadi, I., Hasanah, N., & Rahman, F. (2024). Analisis ketimpangan pembangunan dan kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Perencanaan Pembangunan, 14(2), 156–172.

Suryani, M. (2024). Analisis pengaruh tingkat kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 24(1), 45–62.

Swan, T. W. (1956). Economic growth and capital accumulation. Economic Record, 32(2), 334–361.

Syahroni, L. J., & Rosita, A. (2022). Analisis pengaruh pertumbuhan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi (PDRB) terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat tahun 2015–2020. Jurnal Ekonomi Regional, 12(3), 234–249.

Syntax Imperatif. (2025). Faktor-faktor makroekonomi yang mempengaruhi kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(1), 112–128.

Published

2026-01-16

How to Cite

Fadillah, A., & Permata Cita, F. (2026). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Partisipasi Tenaga Kerja Dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi NTB Periode 2022-2024. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 330-346. https://doi.org/10.63822/0nshpx94