Pelestarian Tari Indang Padusi  pada Masyarakat Nagari Jawi-Jawi  Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat

Authors

  • Pardo Bima Saputra Institut Seni Indonesia PadangPanjang Author
  • Ninon Syofia Institut Seni Indonesia PadangPanjang Author
  • Susas Rita Loravianti Institut Seni Indonesia PadangPanjang Author
  • Auliana Mukhti Institut Seni Indonesia PadangPanjang Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/y7c06r55

Keywords:

pelestarian, tari indang padusi, sanggar bintang barat, nagari Jawi-Jawi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelestarian tari Indang Padusi pada masyarakat di Nagari Jawi-Jawi Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis yaitu untuk memaparkan data yang diperoleh di lapangan, selanjutnya dideskripsikan yang kemudian dianalisis sesuai dengan kebutuhan yang berrdasarkan landasan teori terkait. Dalam penelitian ini menggunakan pendapat dari Edi Sedyawati tentang pelestarian dan perkembangan, selanjutnya pendapat Y Sumandiyo Hadi tentang bentuk pertunjukan tari. Hasil penelitian ini menunjukkaan bahwa terwujudnya tari indang padusi ber awal karena menurunnya minat generasi muda terutama kaum laki-laki untuk mempelajari tari indang di nagari jawi-jawi. Sehingga munculnya inisiatif dan minat dari para ibu-ibu yang tergabung dalam sanggar Bintang barat untuk melestarikan tarian indang ini di Tengah masyarakat nagari jawi-jawi. Dengan demikian tari indang padusi pada sanggar Bintang barat nagari jawi-jawi merupakan kelompok kesenian yang memberi warna kehidupan tari tradisi yang terkenal di lingukungan masyarakat setempat, sebab kelompok tarian ini sering tampil memberi hiburan dalam berbagai acara di daerah tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwasilah A Chaedar. 2006. Pelestarian Budaya: Konsep, Srategi, dan Implementasi. Prenada Media Grub.

Burhan Bungin. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Kencana Prenada Media Group.

Clara Amelia Hendres. 2021. Skripsi: Perkembangan Kesenian Indang di Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunuang Talang Kabupaten Solok

Edi Sedyawadi. 2008. Keindonesian Dalam Budaya Dialog Budaya: Nasional Dan Eknik Peranan Industri Budaya Dan Media Massa Warisan Budaya Dan Pelestarian Dinamis. Jakarta:Wedanata Widya Sastra.

Hadi, Y. S. (2004). Suatu Pengantar Kedalam Dunia Tari.Yogyakarta: Pustaka Book.

Hadi, Y. S. (2010). Pertunjukan Tari. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Hidayat Robby. (2023) Estetika Pertunjukan. Singhasana Budaya Nusantara.

Mulyana. (2004). Metode Penlitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nyoman.2016. Pengantar Sosiologi Pendidikan.

Smith, Jacqueline. (1995). Dance Competition and Poccal Guide For Teacher. Terjemahan Ben Suharto “Komposisi Tari Sebuah Pertunjukan Praktis Bagi Guru”. Yogyakarta: Ikalasti.

Soedarsono. (2002). Tari Di Era Globalisasi: Gadjah Mada University Press.

Soedarsono. (1999). Musik dan Tari: Jakarta

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian kuantitatif kualitatif. Dan R&D Bandung.

Sugiyino.2010.Teknik Menganalisis Data.

Yeni Kusuma Putri.2020. Skripsi: Indang Padusi di Nagari Jawi-Jawi dan Nagari Tabek Dangka Kecamatan Gunuang Talang Kabupaten Solok Dalam Kajian Kompratif. Institut Seni Indonesia PadangPanjang

Yudhitia Wardi. 2023. Skripsi: TariIndang Padusi Budaya Nagari Jawi-Jawi Kabupaten Solok Sumatera Barat: Perspektif Etika dan Estetika

Published

2026-01-23

How to Cite

Saputra, P. B., Syofia, N., Loravianti, S. R., & Mukhti, A. (2026). Pelestarian Tari Indang Padusi  pada Masyarakat Nagari Jawi-Jawi  Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 459-471. https://doi.org/10.63822/y7c06r55