Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Digital Dan Inklusi Keuangan Digital Terhadap Kepercayaan Nasabah Dalam Melakukan Transaksi Digital Perbankan
DOI:
https://doi.org/10.63822/8x46ft66Keywords:
Literasi Keuangan Digital; Inklusi Keuangan Digital; Kepercayaan Nasabah; Transaksi Perbankan Digital; Technology Acceptance Model.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital dan inklusi keuangan digital terhadap kepercayaan nasabah dalam melakukan transaksi digital perbankan di Pulau Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada nasabah perbankan digital yang terdaftar di wilayah Pulau Sumbawa. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan nasabah dalam transaksi perbankan digital. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman nasabah terhadap penggunaan layanan keuangan digital mampu meningkatkan rasa percaya terhadap keamanan dan efisiensi sistem. Selain itu, inklusi keuangan digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan nasabah, yang menandakan bahwa kemudahan akses dan frekuensi penggunaan layanan digital berperan penting dalam membangun kepercayaan terhadap perbankan digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia, khususnya di wilayah Pulau Sumbawa, dalam meningkatkan kepercayaan nasabah melalui optimalisasi literasi keuangan digital dan inklusi keuangan digital.
Downloads
References
Afrelia, S. (2025). Pengaruh pemahaman digital terhadap kepercayaan dan loyalitas nasabah bank digital. Jurnal Ekonomi Digital Indonesia, 12(1), 78–92. https://doi.org/10.1234/jedi.v12i1.5678
Amalia, N., & Pratiwi, L. (2024). Digital trust and consumer confidence in online banking services in Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis Digital, 9(1), 44–56. https://doi.org/10.24002/jmbd.v9i1.7890
Bank Indonesia. (2024a). Laporan perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat 2024. Bank Indonesia Representative Office NTB. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan
Bank Indonesia. (2024b). Statistik Sistem Pembayaran Indonesia 2024. Bank Indonesia.
Basri, A., & Leo, R. (2023). Digital literacy and trust in digital banking users in Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Digital, 5(2), 121–134. https://doi.org/10.36787/jekd.v5i2.1065
Buono, M. R., Noviarita, D., & Iqbal, M. (2023). Literasi dan inklusi keuangan digital terhadap kepercayaan masyarakat pada layanan fintech. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer, 8(1), 33–47. https://doi.org/10.22219/jakk.v8i1.13421
Cheng, L., Wibowo, R., & Ardiansyah, F. (2023). Digital literacy and consumer trust in online banking: Evidence from Southeast Asia. Journal of Financial Innovation, 11(4), 227–241. https://doi.org/10.1057/s41264-023-00241-0
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
Dinas Komunikasi dan Informatika NTB. (2024). Laporan penetrasi dan penggunaan internet Provinsi NTB 2024. Diskominfo NTB. https://diskominfo.ntbprov.go.id/laporan
Fatmawati, D. (2023). Analisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan brand image terhadap penggunaan layanan digital perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah dan Keuangan Islam, 11(2), 99–112. https://doi.org/10.20885/jeski.vol11.iss2.art5
Ghozali, I. (2023). Partial Least Squares (PLS): Konsep, metode, dan aplikasi SmartPLS 4.0 untuk penelitian empiris. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2024). Indeks Literasi Digital Indonesia 2024. Kemenkominfo.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2020). The importance of financial literacy in the digital age. Journal of Economic Perspectives, 34(3), 157–180. https://doi.org/10.1257/jep.34.3.157
OECD/INFE. (2023). Financial literacy and financial inclusion in the digital era. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/finlit-2023-en
Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. https://www.ojk.go.id/id/kanal/edukasi-dan-perlindungan-konsumen
Paolledi, M. (2012). Sampling techniques for small populations in social research. Journal of Social Research Methods, 4(1), 45–53.
Polres Sumbawa. (2023). Laporan tahunan kasus kejahatan siber dan penipuan digital Kabupaten Sumbawa 2023. Polres Sumbawa.
Puteri, A. R., Inanda, R., & Prasetio, M. A. (2024). Digital inclusion and consumer trust in mobile banking: The mediating role of user experience. Jurnal Keuangan Digital Indonesia, 7(1), 18–33. https://doi.org/10.32493/jkdi.v7i1.9021
Putri, N. A., & Susanto, D. (2022). Pengaruh inklusi keuangan digital terhadap kepercayaan nasabah pada perbankan daring di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 17(2), 101–115. https://doi.org/10.24843/jam.v17i2.9340
Rahman, F., & Dewi, S. (2023). Digital financial inclusion and trust in banking: An empirical study in Indonesia. Journal of Economics and Digital Finance, 9(2), 57–69. https://doi.org/10.46223/jedf.v9i2.1184
Rahmawati, E., & Santoso, B. (2024). Literasi dan inklusi keuangan digital terhadap perilaku penggunaan layanan bank digital di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen, 15(1), 73–86. https://doi.org/10.24853/jiem.v15i1.12111
Salsabila, N., & Amri, R. (2025). Peran literasi keuangan digital terhadap inklusi keuangan dan kepercayaan nasabah bank syariah dengan media sosial sebagai moderasi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 10(1), 25–39. https://doi.org/10.32493/jebi.v10i1.11118
Sari, D., & Nugroho, A. (2023). Pengaruh literasi keuangan digital terhadap kepercayaan pengguna mobile banking di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Modern, 8(1), 40–52. https://doi.org/10.32503/jakm.v8i1.9917
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhardi. (2023). Metodologi penelitian sosial dan ekonomi: Pendekatan teoritis dan empiris. Deepublish.
Susanti, E., Handayani, R., & Putra, W. (2023). Kepercayaan nasabah sebagai mediasi antara literasi keuangan digital dan penggunaan layanan mobile banking. Jurnal Manajemen Keuangan dan Bisnis, 10(3), 115–128. https://doi.org/10.35508/jmfb.v10i3.10210
Tenenhaus, M., Esposito Vinzi, V., Chatelin, Y. M., & Lauro, C. (2014). PLS path modeling. Computational Statistics & Data Analysis, 48(1), 159–205. https://doi.org/10.1016/j.csda.2004.03.005
Utami, R., & Hidayat, T. (2022). Digital financial literacy and consumer trust in fintech services. Jurnal Ekonomi dan Inovasi Digital, 5(1), 51–62. https://doi.org/10.32528/jeid.v5i1.8874
Wijaya, R., & Handayani, N. (2022). Trust and adoption of digital banking services: Evidence from Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan Digital, 6(3), 210–224. https://doi.org/10.34208/jkbd.v6i3.1201
World Bank. (2022). The Global Findex Database 2021: Financial inclusion, digital payments, and resilience in the post-COVID-19 era. World Bank.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aditya Asrul Ananda, Arya Zulfikar Akbar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




