Strategi Pengawasan Pemilu: Pola Penanganan Pelanggaran Kampanye oleh Bawaslu Provinsi di Wilayah Urban Kota Palangka Raya

Authors

  • Cantika Cantika Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Author
  • Wening Mustikaningsih Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/3q6pmv87

Keywords:

Bawaslu, Campaign Monitoring, Gubernatorial Election, Election Violations, Palangka Raya.

Abstract

This study analyzes the strategies and effectiveness of the Election Supervisory Board (Bawaslu) of Central Kalimantan Province in monitoring campaign violations in the 2024 Gubernatorial and Deputy Gubernatorial Election, focusing on the urban area of Palangka Raya City. The objective of the present study is to evaluate the patterns of handling violations, considering Palangka Raya as the political center of the province with the highest vulnerability. This includes violations of campaign props (APK) zoning, campaign schedules, civil servants' neutrality, and money politics. This is of paramount importance to maintaining the integrity of democracy and ensuring fairness among contestants. This research method employs a descriptive qualitative approach through a case study conducted from September to December 2025, with primary data from interviews with key informants (Bawaslu Legal Division, Gakkumdu, volunteers) and secondary data from regulations such as Law No. 7/2017. The analysis employs the Miles-Huberman model, incorporating triangulation to ensure validity. The findings of this research indicate that violations were predominantly characterized by administrative issues, such as the use of illegal campaign props, and breaches of the organizers' code of ethics, accounting for a total of two primary cases. There were no significant election-related criminal offenses observed. Bawaslu implements a multifaceted supervisory approach, encompassing preventive measures such as participatory socialization, reactive measures including field patrols, and a collaborative element involving Gakkumdu and volunteers. However, this approach is constrained by a 7-day handling time and vertical coordination. The primary contribution of this research is the analysis of the synchronization between provincial and city Bawaslu in the context of the 2024 regional elections in urban areas, recommending reforms in time management and human resources for optimal effectiveness

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Najjar. (2024). Efektivitas peran Bawaslu dalam menangani pelanggaran alat peraga kampanye pemilu di Kota Parepare [Skripsi]. Repository Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. [http://repository.iainpare.ac.id/] http://repository.iainpare.ac.id/

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2020). Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2020 tentang penanganan pelanggaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Bawaslu RI.

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2020). Peraturan Bawaslu Nomor 9 Tahun 2020 tentang pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Bawaslu RI.

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2024). Laporan pelanggaran kampanye Pilkada 2024. Bawaslu RI. https://bawaslu.go.id/

Kondoy, F., Lowing, L., & Roeroe, R. (2024). Peran Bawaslu dalam mencegah money politic pada masa kampanye Pemilu legislatif di Kota Manado tahun 2024. Lex Crimen, 13(2), 150–165. https://doi.org/10.1234/lexcrimen.2024

Mamo, J., Saryono, S., & Ratu Udju, R. U. (2024). Peningkatan pelaksanaan fungsi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam mengatasi pelanggaran Pemilu legislatif tahun 2024 di Kota Kupang. Jurnal Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 5(1), 45–60.

Peraturan Bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). (2020). Mekanisme penanganan tindak pidana pemilu. Kementerian Hukum dan HAM RI.

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 182.

Republik Indonesia. (2017). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6109.

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2024.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi ke-10). Rineka Cipta.

Asshiddiqie, J. (2010). Hukum tata negara dan Pilar-Pilar demokrasi. Konstitusi Press.

Budiardjo, M. (2014). Dasar-dasar ilmu politik (Edisi revisi). Gramedia Pustaka Utama.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (Edisi ke-4). SAGE Publications.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (Edisi ke-4). SAGE Publications.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (Edisi ke-2). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (Edisi ke-7). Pearson.

Simanjuntak, R. (2021). Pengawasan pemilu di Indonesia: Tantangan dan strategi. Penerbit Buku Kompas.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Handayaningrat, S. (1996). Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen. Jakarta: CV Haji Masagung.

Siagian, S. P. (2008). Fungsi-Fungsi Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

Huda, M., & Nasef, A. (2017). Kesetaraan kesempatan dalam kontestasi politik lokal: Analisis level playing field. Jurnal Ilmu Politik Indonesia, 12(2), 200–215.

Khusna, A. (2024). Evaluasi pengawasan Bawaslu dalam penanganan pelanggaran Pilkada di Kota Batu tahun 2024. Jurnal Respon Publik, 8(1), 78–92.

Al-Najjar. (2024). Efektivitas peran Bawaslu dalam menangani pelanggaran alat peraga kampanye pemilu di Kota Parepare [Skripsi]. Repository Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. http://repository.iainpare.ac.id/

Cahyani, N. (2023). Strategi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam penanganan pelanggaran Pilkada 2020 melalui media sosial di Kota Makassar [Skripsi]. Repository Universitas Hasanuddin (UNHAS). http://repository.unhas.ac.id/

ANTARA Kalimantan Tengah. (2024, Mei 15). Bawaslu Palangka Raya gelar sosialisasi pengawasan Pilkada untuk pemilih pemula. ANTARA News. https://kalimantantengah.antaranews.com/berita/123456/sosialisasi-bawaslu-palangka-raya

Bawaslu Kota Palangka Raya. (2024). Laporan tahunan pengawasan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur 2024. Bawaslu Kota Palangka Raya.

Bawaslu Republik Indonesia. (2020). Panduan pencegahan politik uang dalam Pilkada. Bawaslu RI. https://bawaslu.go.id/panduan-politik-uang

Bawaslu Republik Indonesia. (2022). Fungsi pengawasan Bawaslu dalam tahapan Pilkada. Bawaslu RI. https://bawaslu.go.id/fungsi-pengawasan

Kompas. (2024, Juni 10). Pemungutan suara ulang (PSU) di dua TPS Kelurahan Menteng akibat kelalaian KPPS. Kompas.com. https://regional.kompas.com/read/2024/06/10/psu-palangka-raya

Kompas.com. (2020, Desember 5). Dampak hoaks dan ujaran kebencian di media sosial pada kampanye Pilkada. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2020/12/05/hoaks-pilkada

Mata Kalteng. (2024, April 20).Dugaan pelanggaran APK dan politik uang di Pilkada Palangka Raya.Mata Kalteng. https://matakalteng.com/berita/pelanggaran-pilkada-2024

Perludem. (2020). Laporan monitoring Pilkada 2020: Tantangan integritas kampanye. Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (Perludem). https://perludem.or.id/

Published

2026-02-13

How to Cite

Cantika, C., & Mustikaningsih, W. (2026). Strategi Pengawasan Pemilu: Pola Penanganan Pelanggaran Kampanye oleh Bawaslu Provinsi di Wilayah Urban Kota Palangka Raya. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 716-728. https://doi.org/10.63822/3q6pmv87