Politik Identitas dan Polarisasi Sosial: Dinamika dalam Demokrasi dengan Tinjauan Sistematis Literatur Review
DOI:
https://doi.org/10.63822/42tnm339Keywords:
politik identitas, polarisasi sosial, media sosial, demokrasiAbstract
Penelitian ini merupakan kajian Systematic Literature Review terhadap 20 artikel ilmiah yang membahas hubungan antara politik identitas dan polarisasi sosial dalam konteks demokrasi. Politik identitas kerap digunakan oleh aktor politik sebagai strategi untuk menggalang dukungan berdasarkan kesamaan agama, etnis, atau budaya. Meskipun dapat memperkuat representasi kelompok, praktik ini sering kali memicu fragmentasi sosial dan konflik. Hasil kajian menunjukkan bahwa polarisasi semakin diperkuat oleh ketimpangan sosial-ekonomi serta peran algoritma media sosial yang menciptakan ruang gema (echo chambers) dan mempercepat penyebaran konten provokatif. Dampaknya meliputi meningkatnya intoleransi, delegitimasi terhadap lawan politik, serta menurunnya kepercayaan terhadap institusi demokrasi. Polarisasi juga tidak hanya terjadi pada tingkat ideologis, tetapi merambah ke dimensi afektif dan kognitif yang menghambat dialog publik yang konstruktif. Upaya penanggulangan yang diidentifikasi meliputi penguatan pendidikan toleransi, peningkatan literasi digital, regulasi media, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan yang inklusif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa politik identitas memiliki peran ganda sebagai sarana partisipasi demokratis sekaligus potensi ancaman bagi kohesi sosial apabila tidak dikelola secara bijak.
Downloads
References
Assidiq, W. F. R., Alfarhani, M. D. U., Nandhika, D., & Amirullah, M. F. (2023). Analisis peran media sosial dalam membentuk identitas nasional generasi milenial di indonesia. Jurnal Sosial Teknologi, 3(9), 772-775.
Astuti, D., Agustang, A., & Idrus, II (2023). Politik identitas dalam kontroversi isu di Indonesia. Jurnal SIBATIK, 2(6), 1769–1773.
Cely, T. (2025). New threat of culture wars? The religious roots of public opinion polarization on morality issues in Europe. European Union Politics, 14651165251320882.
Göksel, O. (2024). Two Nations, One Divide: Examining the Roots of Political Polarization in Türkiye and the United States. UPA Strategic Affairs, 5(2), 22-70.
Judijanto, L., et al. (2024). Pengaruh Politik Identitas dan Penggunaan Media Sosial terhadap Partisipasi Politik Digital. Sanskara Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(1), 24–35.
Khoirunnisa, K. (2023). Pemilu dan Politik Identitas: Dilema Antara Kebangsaan dan Keagamaan. Jurnal Polinter, 9(1), 36–54.
Kholilurrohman, K. (2024). Praktik Politik Identitas Menuju Pemilu 2024 dan Pengaruhnya terhadap Demokrasi. Legacy: Jurnal Hukum dan Perundang-Undangan, 4(1), 60–80.
Kim, Y., & Zhou, S. (2020). The effects of political conflict news frame on political polarization: A social identity approach. International Journal of Communication, 14, 22.
Mansyur, I. C. (2023). Polarisasi Politik di Indonesia 2014–2019: Sebuah Kajian Pustaka. Jurnal Politik Profetik, 11(1), 1–22.
Marlef, A., Pratiwi, I., & Masyhuri, M. (2024). Kapita Selekta Psikologi Sosial: Menggali Akar Polarisasi Politik di Indonesia, Kekuatan atau Ancaman bagi Demokrasi Indonesia?. Indonesian Journal of Education and Development Research, 3(1), 152-162.
M Iqbal Hakim, (2002). Pokok-pokok materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002), hal 11.,
Peffley, M., Yair, O., & Hutchison, M. L. (2024). Left-Right Social Identity and the Polarization of Political Tolerance. Political Research Quarterly, 77(1), 30-44.
Rahmadhani, A., et al. (2024). Politik Identitas dan Polarisasi Dalam Pemilu. IJEDR, 3(1), 364–370.
Rekker R 2021 The nature and origins of political polarization over science Public Underst. Sci. 30 352–368
Rusmawan, U. (2019). Teknik Penulisan Tugas Akhir dan Skripsi Pemrograman. Jakarta : PT Elex Media Komputindo.
Schweighofer, S. (2018). Affective, Cognitive, and Social Identity Related Factors of Political Polarization (Doctoral dissertation, ETH Zurich).
Skoog, L., & Karlsson, D. (2022). Perceptions of polarization among political representatives. Political Research Exchange, 4(1), 2124923.
Soenjoto, W. P. P. (2019). Eksploitasi isu politik identitas terhadap identitas politik pada generasi milenial Indonesia di era 4.0. Journal of Islamic Studies and Humanities, 4(2), 209-226.
Sörbom, A., & Jezierska, K. (2023). Social Capital and Polarization: The Case of Polish Think Tanks. Journal of Civil Society, 19(4), 347–365.
Sugianto, S., Visman, V., & Darwin, D. (2023). Politik Identitas terhadap Polarisasi Pemilu 2024. JISIP, 12(2), 865–872.
Surya, DA, Noerzamam, A., & Usni. (2021). Politik identitas dibalik panggung pilkades. Independen: Jurnal Politik Indonesia dan Global, 2(2)
Turner-Zwinkels, FM, van Noord, J., Kesberg, R., García-Sánchez, E., Brandt, MJ, Kuppens, T., Easterbrook, MJ, Smets, L., Gorska, P., Marchlewska, M., & Turner-Zwinkels, T. (2025). Polarisasi afektif dan sistem keyakinan politik: Peran identitas politik serta isi dan struktur keyakinan politik. Personality and Social Psychology Bulletin, 51 (2), 222–238.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ananda Mazliana, Nazarlin Nazarlin, Suci Amanda Putri, Rida Fijriah, Ayerzi Oktal (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




