Analisis Kesenjangan Antara Teori dan Praktik Hukum Sebagai Kritik Terhadap Pemikiran Tokoh Sosiologi Hukum
DOI:
https://doi.org/10.63822/qv79rs74Keywords:
Sosiologi Hukum, Kesenjangan Hukum, Teori dan Praktik, Keadilan Sosial, Legitimasi HukumAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara teori dan praktik hukum sebagai bentuk kritik terhadap pemikiran tokoh-tokoh sosiologi hukum. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai problematika dalam praktik hukum, seperti disfungsi solidaritas sosial, melemahnya legitimasi hukum, dominasi pendekatan positivistik, kekakuan hukum, serta keterbatasan peran hakim dalam mewujudkan keadilan substantif. Pemikiran tokoh seperti Durkheim, Ibnu Khaldun, Weber, Comte, Ibnu Qayyim, Marx, Holmes, dan Cardozo memberikan kontribusi penting, namun memiliki keterbatasan dalam menjelaskan realitas hukum kontemporer yang kompleks. Kesenjangan antara hukum normatif dan empiris menunjukkan bahwa hukum tidak dapat dipahami secara kaku, melainkan harus kontekstual, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih kritis dan integratif agar hukum mampu mewujudkan keadilan sosial, memperkuat legitimasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.
Downloads
References
Ali, A. (2015). Menguak teori hukum (legal theory) dan teori peradilan (judicialprudence). Jakarta: Kencana.
Almuarif, A., Rahman, M., & Sari, D. (2023). Solidaritas dan integrasi sosial dalam konteks manajemen pendidikan. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 3(1), 45-55.
Armansyah. (2024). Urgensi supremasi hukum sebagai pilar kestabilan sosial. Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 2(2), 88-98.
Fajarni, S. (2022). Teori Kritis Mazhab Frankfurt: Varian Pemikiran 3 (Tiga) Generasi Serta Kritik Terhadap Positivisme, Sosiologi, Dan Masyarakat Modern. Substantia: Media Studi Ilmu dan Keagamaan.
Fathoni, T. (2024). Konsep solidaritas sosial dalam masyarakat modern perspektif Emile Durkheim. Journal of Community Development and Disaster Management, 5(2), 120-130.
Febrianto, A., & Siroj, R. A. (2024). Studi literatur: Landasan dalam memilih metode penelitian yang tepat. Journal Educational Research and Development| E-ISSN: 3063-9158, 1(2), 259-263.
Friedman, L. M. (2009). The legal system: A social science perspective. New York: Russell Sage Foundation.
Hafis, M., Syafitri, J., & Rafi’aturrahmah. (2024). Integration of maqāṣid al-syarī‘ah and social justice: Reconfiguring legal status of children born out of wedlock. Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman, 3(2).
Hairunnisa, A., Putri, L., & Kurniawan, B. (2025). Dinamika penegakan hukum dalam Masyarakat Indonesia. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(2), 101-112.
Haryono, S. D. (2022). Wacana Rasialisme Dalam Sosiologi Max Weber. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(400), 10-26418.
Irfan, B., & Anirwan, A. (2024). Explorasi implementasi digitalisasi desa: Studi literatur. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 5(1), 1-8.
Li, Y.-Z. (2024). Moralität and Sittlichkeit: Marx on moral justice reconsidered. Critique: Journal of Socialist Theory, 52(4), 449–467.
Nofialdi. (2018). Ijtihad Ibn Qayyim Al-Jauziyyah dan al-Maqasid al-Juz’iyyah: Refleksi penyelesaian kasus hukum Islam. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 12(1), 71–86.
Nur, M. T. (2021). Justice in Islamic criminal law: Study of the concept and meaning of justice in the law of qiṣāṣ. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 55(2).
Piekarska, A. (2023). Challenging the rule of law universalism: Why Marxist legal thought still matters. Law and Critique, 34, 269–285.
Pransisca, C., Hidayat, R., & Ananda, F. (2025). Suksesi kepemimpinan dalam pemikiran Ibnu Khaldun. Manthiq: Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam, 6(1), 70-82.
Prastya, M. W. A., Tahir, M., Ningrum, A. A., Zaibintoro, A. P., Sa’adah, L., Mutmainnah, U., & Sa’diah, S. K. (2024). Analisis Ancaman Pishing melalui Aplikasi WhatsApp: Review Metode Studi Literatur. Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI), 7(3), 190-197.
Rahardjo, S. (2009). Hukum progresif: Sebuah sintesa hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.
Shalihah, F. (2017). Sosiologi hukum.
Siregar, P. Z. (2026). Keadilan Hukum yang Tereduksi oleh Positivisme Hukum dalam Praktik Peradilan di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Indonesia, 1(2), 43-51.
Soekanto, S. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Atikah Ramadhani, Sabrina Birri Sintia, Najua Fauzani, Yashinta Zahra Alfitri, Komang Windasari, Malikah Alya Azzahra, Febra Anjar Kusuma, Putut Ari Sadewo, Fitrah Endi Fernanda (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




