Gambaran Resiliensi Pedagang Pasca Covid-19

Authors

  • Putri Amalia Universitas Negeri Padang Author
  • Ananda Tri Suci Universitas Negeri Padang Author
  • Nurhayani Lubis Universitas Negeri Padang Author
  • Della Febriyanti Universitas Negeri Padang Author
  • Verga Rimarsha Sabri Universitas Negeri Padang Author
  • Miftahur Rizqi Universitas Negeri Padang Author
  • Fauziah Taslim Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/vpyz0924

Keywords:

emotional reactivity, pedagang, resiliensi, sense of mastery, sense of relatedness

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak besar terhadap kelangsungan usaha pedagang kecil di Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat resiliensi pedagang pasca pandemi dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 100 responden dipilih dengan metode pengambilan sampel acak. Pengukuran yang digunakan adalah skala resiliensi yang dikembangkan oleh Prince-Embury (2016), mencakup tiga aspek: sense of mastery, sense of relatedness, dan emotional reactivity. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas pedagang berada pada kategori resiliensi sedang (43%) dan tinggi (26%). Temuan ini mencerminkan kapasitas adaptif yang cukup kuat dalam menghadapi tekanan ekonomi dan sosial pascapandemi. Penelitian ini menyoroti pentingnya dukungan psikososial dan strategi pemberdayaan komunitas dalam memperkuat ketahanan psikologis kelompok rentan secara ekonomi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, S. P., Alzahrah, A. P., & Safira, D. (2024). Pengaruh persyaratan usia terhadap peluang kerja bagi tenaga kerja di Indonesia. Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(3), 66–75.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Borualogo, I. S. (2020). Studi deskriptif perbedaan resiliensi pada siswa SD dan SMP korban perundungan. Prosiding Psikologi.

Davis, N. J. (1999). Status of research and research-based programs. Substance Abuse and Mental Health Services Administration Center for Mental Health Services. Retrieved from http://mentalhealth.samhsa.gov/schoolviolence/

Dewi, F. I. R., Tumanggor, R. O., & Sidabutar, G. O. E. H. (2021). Resiliensi pelaku UMKM di Jambi hadapi pandemi COVID-19. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 4(3), 738–743.

Haryanto, D. E. (2022). Resiliensi UMKM pada masa pandemi COVID-19 di Pasar Kita Pamulang [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta].

Herrman, H., Stewart, D. E., Diaz-Granados, N., Berger, E., Jackson, B., & Yuen, T. (2011). What is resilience? The Canadian Journal of Psychiatry, 56(5), 258–265.

Khan, A. M. (2021). Resiliensi pada pedagang di sekitar kampus UMS saat pandemi COVID-19 [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta].

Mashudi, E. A. (2016). Konseling rational emotive behavior dengan teknik pencitraan untuk meningkatkan resiliensi mahasiswa berstatus sosial ekonomi lemah. Jurnal Psikopedagogia.

Mudita, L., Fauziah, N., & Anjani, D. (2023). Adaptasi alat ukur Resiliency Scale for Young Adults ke dalam konteks Indonesia. Jurnal Psikologi Indonesia, 22(1), 23–31.

Mujio, M., Mansyur, U., Arif, I., Rahayu, R. A., & Yura, A. D. (2022). Analisis ketahanan (resilience) pedagang kaki lima di masa pandemi Covid-19: Studi kasus Jalan Sukasari, Kota Bogor. Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan, 6(3), 312–324.

Prince-Embury, S., Saklofske, D. H., & Nordstokke, D. W. (2016). The Resiliency Scale for Young Adults. Journal of Psychoeducational Assessment, 34(1), 3–15. https://doi.org/10.1177/0734282915593600

Priyatno, D. (2011). Buku saku analisis statistik data SPSS. Yogyakarta: MediaKom.

Rahman, M. I. (2023). Resiliensi komunitas pedagang mutiara asongan pasca pandemi COVID-19 [Skripsi, Universitas Islam Negeri Mataram].

Reivich, K., & Shatté, A. (2002). The resilience factor: 7 keys to finding your inner strength and overcoming life’s hurdles. Broadway Books.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 93.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi revisi). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif serta R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yahya, M. B., & Prastisti, W. D. (2022). Resiliensi pelaku UMKM di masa pandemi COVID-19. Program Studi Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yanguas, J., Pinazo-Henandis, S., & Tarazona-Santabalbina, F. J. (2018). The complexity of loneliness. Acta Biomedica, 89(2), 302–314. https://doi.org/10.23750/abm.v89i2.7404

Published

2026-04-16

How to Cite

Amalia, P., Tri Suci, A., Lubis, N., Febriyanti, D., Sabri, V. R., Rizqi, M., & Taslim, F. (2026). Gambaran Resiliensi Pedagang Pasca Covid-19. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 1240-1248. https://doi.org/10.63822/vpyz0924