Eksplorasi Fenomena Father Hunger dan Dampaknya Terhadap Resiliensi Sosial siswa Sekolah Dasar: Sebuah Studi Fenomenologi
DOI:
https://doi.org/10.63822/dnzpwp04Keywords:
Father Hunger, Peran Guru, Resiliensi Sosial, Tes Projektif, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena father hunger dan dampaknya terhadap resiliensi sosial siswa di sekolah dasar. Hal ini didasari oleh meningkatnya fenomena fatherless yang mengakibatkan kekosongan emosional pada anak, sehingga memengaruhi perilaku dan kemampuan mereka untuk bangkit dari tekanan di lingkungan sekolah. Subjek penelitian ini melibatkan tiga anak siswa kelas IV di SD Negeri 02 Gununglurah yang teridentifikasi tumbuh tanpa kehadiran figur ayah. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini dilaksanakan pada bulan April semester genap tahun 2026. Data dikumpulkan melalui teknik tes projektif berupa gambar keluarga (Drawing A Family), observasi perilaku di kelas, serta wawancara mendalam dengan siswa dan guru kelas. Hasil penelitian diharapkan memberikan implikasi bagi kebijakan pedagogi di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manifestasi father hunger pada siswa muncul dalam dua bentuk perilaku yang kontradiktif. Pertama, ditemukan adanya perilaku menarik diri secara sosial (social withdrawal) meskipun siswa memiliki ambisi akademik yang tinggi. Kedua, muncul perilaku mencari perhatian (attention seeking) melalui tindakan ekspresif yang tidak wajar di lingkungan kelas. Namun, melalui pendekatan emosional dan peran guru sebagai figure otoritas pengganti, siswa menunjukkkan peningkatan resiliensi yang ditandai dengan kemampuan adaptasi sosial yang lebih stabil.
Downloads
References
V, A., & C, S. (2016). OF ADVANCED RESEARCH EFFECTIVENESS OF CREAATIVE ART ON SELF ESTEEM AMONG PHYSICALLY CHALLANGED CHILDREN. International Journal of Advanced Research, 4(4), 1219–1221. https://doi.org/10.21474/IJAR01
Chan, F., Kurniawan, A. R., Nurmaliza, Herawati, N., Efendi, R. N., & Mulyani, J. S. (2019). Strategi Guru Dalam Mengelola kelas di Sekolah Dasar.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design.
Dalili, S., & Zohuri, B. (2025). The Dynamics of Attention-Seeking Behavior Understanding, Manifestations, and Strategies for Change. In J of Clin Case Stu, Reviews & Reports (Vol. 3, Number 1).
Diniz, E., Barndao, T., Monteiro, L., & Verissimo, M. (2021). Father Involvement During Early Childhood: A Systematic Review of the Literature. Journal of Family Theory and Review, 13(1), 77–99. https://doi.org/10.1111/jftr.12410
Fadillah, & Tarigan, M. (2021). Uji Validitas Pada Tes Proyeksi Gambar Berstimulus: The Doodle Test. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 2(2), 104. https://doi.org/10.24014/pib.v2i2.10328
Fajar, R. P. A. L., Rostika, R. D., & Herlambang, Y. T. (2024). Pengaruh Fatherless Terhadap Academic Resilience Anak Sekolah Dasar. https://doi.org/10.24952/gender.v8i2.12615
Habib, Z. (2025). Instructions Qualitative Assessment of Students’ Spiritual and Social Attitudes: A Holistic Approach in Islamic Education.
Zulfah, & Insani, S. U. (2020). PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DAN DAYA TARIK WISATA RIAU PADA TAHAP PRELIMINARY RESEARCH. 04(02), 787–799.
Maine, W. (2013). Father Hunger Revisited: Father, Global Girls, and Eating Disorders. https://doi.org/10.1080/21662630.2013.742973
Mimin, U., Naisanu, merita F., & Amseke, F. V. (2025). Peran Kelekatan Ibu Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. 6(1). https://doi.org/10.33846/eceds1101
Nabila, P. A., Arifin, K., Wulandari, V., & Syam, H. (2025). Dampak Fatherless terhadap Perkembangan Anak.
Pratidina, W. R. N., Haq, A. F., & Hamka. (2026). PENGARUH KURANGNYA PERAN AYAH DALAM PENGASUHAN (FATHERLESS) TERHADAP REGULASI EMOSI DEWASA AWAL. Maret, 4(3), 3031–5220. https://doi.org/10.62281
Pratiwi, H. R. (2020). STUDI KASUS PERILAKU SOCIAL WITHDRAWAL PADA ANAK USIA DINI. 1(2). https://journal.unesa.ac.id/index.php/jt
Rizki, A. M., Permana, B. S., Reygita, H., Rostika, D., & Sudarmasyah, R. (2024). Analisis Faktor Dan Dampak Perilaku Hiperaktif Siswa Sekolah Dasar Kelas Rendah Terhadap Hasil Belajar. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(1), 104–113. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i1.2723
Savitri, D., & Degeng, I. N. S. (2016). PERAN KELUARGA DAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER DAN KONSEP DIRI SISWA BROKEN HOME DI USIA SEKOLAH DASAR (-, Tran.). file:///C:/Users/Maenatul/Music/JURNAL/SAFITRI%202026.pdf
Siegal, D. J., & Bryson, T. P. (2020). The Power of Showing Up.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatifdan R&D.
Sundari, F. (2017). PERAN GURU SEBAGAI PEMBELAJAR DALAM MEMOTIVASI PESERTA DIDIK USIA SD.
Vatin, N. D., & Andayani, B. (2025). Peran keterlibatan ayah terhadap perilaku externalizing pada remaja yang dimediasi oleh keberfungsian keluarga. Jurnal Psikologi Ulayat. https://doi.org/10.24854/jpu1077
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuria Farkhatin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




