Pendekatan-Pendekatan dalam Ilmu Politik

Authors

  • Umu Habibah Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Maulidya Winatasya Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Novia Ayu Dara Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Meinajwa Akbar Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Surya Sukti Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/kxxk2n57

Keywords:

ilmu politik, epistemologis, bidang keilmuan

Abstract

Artikel ini membahas epistemologi dan pendekatan keilmuan dalam ilmu politik serta perkembangan pendekatan tradisional, modern, dan konvergensi dalam studi politik kontemporer. Epistemologi dipahami sebagai cabang filsafat yang mengkaji hakikat, sumber, metode, dan kriteria kebenaran pengetahuan. Dalam konteks ilmu politik, epistemologi menempatkan politik sebagai ilmu yang sistematis, rasional, metodologis, dan dapat diuji secara empiris. Pendekatan tradisional dalam ilmu politik menekankan aspek legal-formal dan institusional, sedangkan pendekatan modern mengedepankan analisis empiris, perilaku politik, dan sistem politik secara menyeluruh. Dengan demikian, perkembangan pendekatan dalam ilmu politik menunjukkan transformasi dari kajian normatifinstitusional menuju analisis empiris dan global yang lebih kompleks.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Miriam Budiardjo. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1993.

Ilham, T., H. Rahman, F. Y. Marta, M. Muslim, T. Nangameka, dan N. Saribulan. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Indramayu: Penerbit Indramayu, 2023.

Joko Indrawan. Pengantar Politik: Sebuah Telaah Empirik dan Ilmiah. Jakarta: Bumi Aksara, 2021.

Bennett, C. “What Is Policy Convergence and What Causes It?” British Journal of

Political Science 21 (1991): 215–233. https://doi.org/10.1017/S0007123400006116.

Heichel, S., J. Pape, and T. Sommerer. “Is There Convergence in Convergence

Research? An Overview of Empirical Studies on Policy Convergence.” Journal of European Public Policy 12 (2005): 817–840. https://doi.org/10.1080/13501760500161431.

Hertzberg, Benjamin R. “Convergence's Democracy Problem: A Critique of

Kogelmann and Stich.” American Political Science Review 112 (2018): 423–427. https://doi.org/10.1017/S000305541700065X.

Kabul, Lalu Muh. “Penanganan Stunting dalam Perspektif Model Kebijakan Konvergensi di Kabupaten Lombok Timur.” GANEC SWARA (2023). https://doi.org/10.35327/gara.v17i4.618.

Knill, Christoph. “Introduction: Cross-National Policy Convergence: Concepts, Approaches and Explanatory Factors.” Journal of European Public Policy 12 (2005): 764–774. https://doi.org/10.1080/13501760500161332.

Pajriani, T. R., S. Nirwani, M. Rizki, N. Mulyani, T. O. Ariska, dan S. S. A.

Harahap. “Epistemologi Filsafat.” PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 3 (2023): 282–289. Plümper, Thomas, and C. Schneider. “The Analysis of Policy Convergence, or: How to Chase a Black Cat in a Dark Room.” Journal of European Public Policy 16 (2009): 1011–1029. https://doi.org/10.1080/13501760903226724.

Published

2026-06-03

How to Cite

Habibah, U., Winatasya, M., Dara, N. A. ., Akbar, M. ., & Sukti, S. . (2026). Pendekatan-Pendekatan dalam Ilmu Politik. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 1616-1623. https://doi.org/10.63822/kxxk2n57