Menyiapkan Generasi Pancasila: Urgensi Pendidikan Multikultural di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.63822/wfzdvf31Keywords:
Digital Era, Merdeka Curriculum, Multicultural Education, Profile of Pancasila Students, Tri Sentra Pendidikan.Abstract
The digital era poses new challenges to the preservation of Indonesia's national diversity, ranging from algorithmic polarization and SARA-based hoaxes to ethical biases in artificial intelligence (AI) targeting the youth. This research aims to analyze multicultural challenges in cyberspace and formulate strategies for instilling Pancasila values through adaptive multicultural education for teenagers as digital natives. The research method employed is qualitative descriptive with a library research approach. The findings indicate that free digital spaces frequently transform into echo chambers that trigger intolerance and erode local cultural identity due to global homogenization. As a transformative solution, integrating multicultural education through the Merdeka Curriculum specifically via the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5) and differentiated learning proves effective in fostering the characters of Global Diversity and Critical Thinking as students' cognitive filters and digital empathy. Furthermore, the success of this movement requires synergy among the Tri Sentra Pendidikan (schools, families, and communities) and the formulation of Pancasila Ethics as a moral direction for future technology development (such as AI). This study concludes that grounding Pancasila in virtual spaces is no longer just a curricular choice, but an urgent long-term strategic investment to safeguard the fabric of Indonesian nationhood on the global stage.
Downloads
References
Aragati, A. H., Widiastuti, E., Andria, M. L., Hudi, I., & Saputra, R. S. (2024). Transformasi pendidikan kewarganegaraan dalam era digital. GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat, 2(2), 35-41. https://doi.org/10.59581/garuda.v2i2.3114
Azzahra, M., & Nur Rosyidah, R. (2023). Pendidikan multikultural sebagai solusi terhadap intoleransi di era digital. Madarina Journal of Islamic Education, 4(2), 112-125.
Danurahman, J., Prasetyo, D., & Hermawan, H. (2021). Kajian pendidikan multikultural di era digital. Jurnal Kalacakra, 2(2), 115-128.
Falhadi, M. M., & Bahari, I. (2024). Membuka peluang menyelami pendidikan multikultural di era digital. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(2), 101-115.
Faturrohman, F., & Budiyanto, A. (2024). Literasi dan etika menguatkan Profil Pelajar Pancasila dalam era digital. Literasiana: Jurnal Literasi Informasi Perpustakaan, 1(2), 1–8.
Haerul Latipah, N., & Nawawi, N. (2023). Perilaku intoleransi beragama dan budaya media sosial: Tinjauan bimbingan literasi media digital di masyarakat. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 6(1), 15-28.
Irawan, I. (2024). Penerapan etika Pancasila dalam pengembangan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab di Indonesia. bit-Tech, 7(2), 263–271. https://doi.org/10.30998/bt.v7i2.1740
Irawati, D., dkk. (2022). Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya mewujudkan karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 173–182.
Maharanni, S., dkk. (2024). Polarisasi siber dan pengaruh algoritma media sosial terhadap toleransi generasi muda. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Masyarakat, 12(1), 45-58.
Maulana, A., & Najicha, F. U. (2024). Pancasila sebagai landasan normatif etika digital. Jurnal Pancasila dan Filsafat, 9(1), 66–79.
Pohan, S. E. T., Ismail, Sitorus, M. R., & OK, A. H. (2024). Pendidikan multikultural dalam konteks global: Tantangan dan peluang. MODELING: Jurnal Pendidikan, 11(4), 461-472.
Rohmah, N. N. S., Narimo, S., & Widyasari, C. (2023). Strategi penguatan Profil Pelajar Pancasila dimensi berkebinekaan global di sekolah dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(3), 1254-1269.
Salim, S. (2026). Revitalisasi Tri Sentra Pendidikan di era siber: Sinergi sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk karakter Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter, 16(1), 12-24.
Salsabila, K., dkk. (2022). Implementasi moderasi beragama di lingkungan sekolah dasar. Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 3(2), 137–148.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Ed. 2). Alfabeta.
Sukma Prastia Darma, Jamil, J., & Pardosi, J. (2024). Penerapan pendidikan multikultural berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada peserta didik kelas VII di SMP Negeri 1 Bontang. GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat, 2(4), 08–21. https://doi.org/10.59581/garuda.v2i4.4159
Sunarwi, S., & Amin, M. (2025). Dampak dan tantangan implementasi wawasan multikultural terhadap penurunan konflik antar siswa di lingkungan sekolah. Jurnal Komunikasi Media Digital, 3(1), 112-126.
Susilo, B. D. S., & Belajar, J. (2025). Peran orang tua dan pendampingan keluarga dalam membangun etika digital anak. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(2), 112-125.
Wardani, I. K., Diani, R., & Fitriani, A. (2024). Implementasi pendidikan multikultural dan relevansinya dengan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 2617–2626. https://doi.org/10.58230/27454312.625
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sapuadi Sapuadi, Fathor Rosi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




