Media Sosial Sebagai Arena E-Partisipasi: Studi Kasus Ekspresi Tuntutan Publik 17+8

Authors

  • Edrea Rahma Nabilah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Author
  • Fadiyah Salsabila Putri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Author
  • Nabila Amelia Putri Sahira Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Author
  • Fatkhuri Fatkhuri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Author
  • Reja Reja Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/7mdaz445

Keywords:

e-participation, digital social movement, political participation, social media

Abstract

Media sosial telah menjadi ruang baru yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam isu politik melalui e-participation. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran media sosial dalam fenomena 17+8 Tuntutan Rakyat, bentuk partisipasi masyarakat yang muncul, serta kualitas partisipasi yang dihasilkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus dan analisis konten terhadap unggahan, komentar, dan diskusi publik pada berbagai platform media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai sarana penyampaian aspirasi publik sekaligus alat mobilisasi massa yang memungkinkan penyebaran tuntutan secara cepat dan luas. Kemunculan gerakan 17+8 dipengaruhi oleh ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah, kekhawatiran terhadap tindakan represif aparat, serta dukungan influencer dan organisasi masyarakat sipil. Bentuk partisipasi yang berkembang meliputi penyebaran informasi, diskusi publik, dan dukungan terhadap tuntutan melalui media sosial. Namun, kualitas partisipasi yang terbentuk cenderung bersifat reaktif dan simbolik sehingga belum sepenuhnya mencerminkan keterlibatan politik yang substantif. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial berpotensi memperluas partisipasi politik masyarakat, tetapi masih memerlukan penguatan kapasitas deliberatif agar menghasilkan partisipasi yang lebih bermakna dalam proses demokrasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boulianne, S. (2015). Social media use and participation: A meta-analysis of current research. Information, Communication & Society.

Dahl, R. A. (1957). The concept of power.Behavioral Science, 2(3), 201– 215.

Dianara, F. (2025, September 25). Ramai 17+8 Tuntutan Rakyat di Medsos, Ini Arti dan Isi Lengkapnya. Diakses pada 17 April 2026, pukul 20.00. https://www.detik.com/bali/berita/d-8095817/ramai-17-8-tuntutan-rakyat-di-medsos-ini-arti-dan-isi-lengkapnya

Hafizd, J., Nurfalah, F. S., Ramadhan, M. A. P., Kaerudin, P., & Elok, K. (2023). Peran media sosial dalam penyampaian aspirasi masyarakat untuk perubahan yang lebih baik. Strata Social and Humanities Studies, 1(2), 147-155. https://doi.org/10.59631/sshs.v1i2.108

IEEE. (2004). E-participation and e-government: Understanding the role of ICT in governance. IEEE Xplore.

Kompas.com. (2025). Segini jumlah pengguna media sosial di Indonesia saat ini. Diakses dari https://tekno.kompas.com/read/2025/11/29/19000027/segini-jumlah-pengguna-media-sosial-di-indonesia-saat-ini

Loader, B. D., & Mercea, D. (2011). Networking democracy? Social media innovations and participatory politics. Information, Communication & Society, 14(6).

Maharani, I. (2025, September 6). Perjalanan 17+8 Tuntutan Rakyat, Diskusi Influencer sampai Respon Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan TNI. diakses pada 17 April 2026 Pukul 21.00. https://www.kompas.com/tren/read/2025/09/06/093000065/perjalanan-17-8-tuntutan-rakyat-dari-diskusi-influencer-sampai-respons-dpr?page=all#page2

Medaglia, R. (2017). The diffusion of e-participation in European countries: An empirical analysis. Information Polity.

Nasrullah, R. (2025). Pengaruh media sosial terhadap partisipasi politik dan demokrasi di Indonesia. ResearchGate.

Pebriyanto, Jumanah, & Sutoto. (2024). Analisis Implementasi E-Participation Dalam Kebijakan Publik di Indonesia Berdasarkan Literature Review. Jurnal Sosial dan Humaniora, Vol 9, No 2, Tahun 2024

Sulistiawati, H. & Afrilia, M. (2026). Upaya Pemerintah Mengelola tekanan Publik: Analisis Respon Pemerintah Atas Tuntutan 17+8 Pasca Demonstrasi Agustus 2025. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan. Vol 12, Nomor 1, Februari 2026. https://ojs.unigal.ac.id/index.php/modrat

Susha, I., Grönlund, Å., & Janssen, M. (2015). Driving factors of service innovation using open government data: An exploratory study of entrepreneurs in two countries. Information Polity, 20(1), 19 34. https://doi.org/10.3233/IP-150353

Published

2026-06-15

How to Cite

Nabilah, E. R., Putri, F. S. ., Sahira, N. A. P. ., Fatkhuri, F., & Reja, R. (2026). Media Sosial Sebagai Arena E-Partisipasi: Studi Kasus Ekspresi Tuntutan Publik 17+8. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 1950-1958. https://doi.org/10.63822/7mdaz445