Transformasi Peradaban di Dharmasraya: Jejak Hindu-Buddha dan Islam dalam Tinggalan Sejarah Kerajaan Lokal
DOI:
https://doi.org/10.63822/kv5f9c61Keywords:
Dharmasraya; transformasi peradaban; Hindu-Buddha; Islam; tinggalan sejarah.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi peradaban di Dharmasraya melalui tinggalan sejarah dari masa Hindu-Buddha hingga Islam yang masih dapat ditemukan dalam berbagai situs kerajaan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. Situs yang dikaji meliputi Arca Amoghapasa di Bukik Barhalo, Kompleks Candi Padang Roco, Candi Pulau Sawah, Kerajaan Pulau Punjung, Kerajaan Koto Besar (Sitiung), dan Kerajaan Padang Laweh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi fisik situs serta wawancara semi-terstruktur dengan tokoh masyarakat, pengelola situs, dan keturunan kerajaan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dharmasraya merupakan wilayah yang mengalami kesinambungan peradaban, ditandai oleh kuatnya pengaruh Hindu-Buddha yang kemudian bertransformasi melalui proses islamisasi tanpa menghilangkan sistem budaya lokal. Selain itu, peran Sungai Batanghari menjadi faktor penting dalam perkembangan jaringan politik, ekonomi, dan keagamaan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi peradaban di Dharmasraya berlangsung secara adaptif melalui akulturasi budaya yang menghasilkan identitas historis yang berlapis dan berkelanjutan.
Downloads
References
Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat. (2018). Data pemutakhiran cagar budaya Kabupaten Dharmasraya tahun 2018. BPCB Sumatera Barat.
Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat. (2020). Laporan penelitian situs Dharmasraya. BPCB Sumbar.
Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat. (2021). Inventarisasi cagar budaya Sumatera Barat. BPCB Sumbar.
Kartodirdjo, S. (2018). Sejarah sosial Indonesia: Tradisi dan modernisasi. Yogyakarta: Ombak.
Miksic, J. (2016). Ancient history of Sumatra. Singapore: NUS Press.
Miksic, J. (2017). Archaeology of early Southeast Asia. NUS Press.
Munoz, P. M. (2016). Early kingdoms of the Indonesian archipelago and the Malay Peninsula. Didier Millet.
Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. (2019). Laporan penelitian kawasan percandian Dharmasraya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rangkuti, N. (2020). Jejak peradaban Melayu di kawasan Dharmasraya. Purbawidya, 9(2), 101–114.
Sedyawati, E. (2018). Arkeologi Indonesia: Kajian budaya masa lampau. Jakarta: Gramedia.
Suryadi, S. (2020). Islamisasi Minangkabau: Sejarah dan perkembangan awal. Padang: Andalas University Press.
Susanto, N. N. (2021). Cultural heritage and historical identity in Dharmasraya Regency. Humaniora, 33(3), 245–257.
Utomo, B. B. (2019). Dharmasraya dalam jaringan perdagangan dan kekuasaan Melayu abad XIII–XIV. Berkala Arkeologi, 39(1), 15–29.
Wahyuni, S., & Hidayat, T. (2023). Islamic heritage and local kingdoms in West Sumatra: Historical continuity and cultural transformation. Heritage of Nusantara, 12(1), 45–61.
Yondri, L. (2022). Kajian arkeologi situs Hindu-Buddha di sepanjang DAS Batanghari. Kapata Arkeologi, 18(2), 131–146.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yen Leli Hafsoh, Rusyda Andini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




