Ketahanan Keluarga Pedagang Pasar Tradisional dalam Menghadapi Tekanan Ekonomi di Kota Medan

Authors

  • Assy Rafly Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Aisa Nabila Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Dwi Aulia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Jaka Satria Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Mhd. Irham Mufty Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Rholand Muary Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/9dszyg11

Keywords:

ketahanan keluarga, pedagang pasar tradisional, tekanan ekonomi, strategi nafkah, modal sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan keluarga pedagang pasar tradisional dalam menghadapi tekanan ekonomi di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di beberapa pasar tradisional di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga pedagang menghadapi tekanan ekonomi berupa penurunan jumlah pembeli akibat digitalisasi perdagangan, meningkatnya harga kebutuhan pokok, serta persaingan dengan pasar modern. Meskipun demikian, keluarga pedagang mampu bertahan melalui strategi adaptasi seperti diversifikasi sumber pendapatan, pengelolaan keuangan rumah tangga, kerja sama antaranggota keluarga, serta pemanfaatan modal sosial. Ketahanan keluarga tidak hanya ditentukan oleh aspek ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan adaptasi, komunikasi, dan dukungan sosial dalam keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Sumatera Utara. (2024). Statistik harga konsumen Kota Medan 2023–2024. BPS Provinsi Sumatera Utara.

Conger, R. D., & Elder, G. H. (1994). Families in troubled times: Adapting to change in rural America. Aldine de Gruyter.

Hidayat, R., & Nurhidayah, S. (2024). Dampak digitalisasi perdagangan terhadap kesejahteraan dan adaptasi pedagang pasar tradisional di era Society 5.0. Jurnal Sosiologi Reflektif, 18(2), 145–168. https://doi.org/10.14421/jsr.v18i2.2024

Lubis, A. F., & Siregar, R. H. (2024). Modal sosial dan ketahanan ekonomi pedagang pasar tradisional di Sumatera Utara: Studi komparatif di Kota Medan dan Pematangsiantar. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, 12(1), 23–45. https://doi.org/10.32734/jisip.v12i1.2024

Mulyani, E., & Suharto, T. (2024). Tekanan ekonomi dan ketahanan keluarga: Perspektif fenomenologi pada keluarga buruh tani di Jawa Timur. Jurnal Komunitas: Research and Learning in Sociology and Anthropology, 16(1), 89–107. https://doi.org/10.15294/komunitas.v16i1.2024

Nasution, H. S., & Rambe, M. A. (2024). Dalihan na tolu sebagai modal sosial pedagang etnis Batak dalam mempertahankan eksistensi di Pasar Tradisional Kota Medan. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 26(1), 67–82. https://doi.org/10.25077/jantro.v26i1.2024

Pratiwi, D. A., & Harahap, S. M. (2025). Strategi nafkah dan ketahanan keluarga pedagang kaki lima di Kota Medan dalam menghadapi dampak kebijakan penataan ruang kota. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 9(1), 112–131. https://doi.org/10.21009/jpmm.v9i1.2025

Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.

Sulistiyani, & Prasetyo. (2024).

Walsh, F. (2016). Strengthening family resilience. Guilford Press.

Published

2026-07-02

How to Cite

Rafly, A. ., Nabila, A. ., Aulia, D. ., Satria Hasibuan, J. ., Mufty Lubis, M. I. ., & Muary, R. (2026). Ketahanan Keluarga Pedagang Pasar Tradisional dalam Menghadapi Tekanan Ekonomi di Kota Medan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(3), 2413-2419. https://doi.org/10.63822/9dszyg11