Ketahanan Keluarga Pedagang Pasar Tradisional dalam Menghadapi Tekanan Ekonomi di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.63822/9dszyg11Keywords:
ketahanan keluarga, pedagang pasar tradisional, tekanan ekonomi, strategi nafkah, modal sosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan keluarga pedagang pasar tradisional dalam menghadapi tekanan ekonomi di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di beberapa pasar tradisional di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga pedagang menghadapi tekanan ekonomi berupa penurunan jumlah pembeli akibat digitalisasi perdagangan, meningkatnya harga kebutuhan pokok, serta persaingan dengan pasar modern. Meskipun demikian, keluarga pedagang mampu bertahan melalui strategi adaptasi seperti diversifikasi sumber pendapatan, pengelolaan keuangan rumah tangga, kerja sama antaranggota keluarga, serta pemanfaatan modal sosial. Ketahanan keluarga tidak hanya ditentukan oleh aspek ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan adaptasi, komunikasi, dan dukungan sosial dalam keluarga.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Sumatera Utara. (2024). Statistik harga konsumen Kota Medan 2023–2024. BPS Provinsi Sumatera Utara.
Conger, R. D., & Elder, G. H. (1994). Families in troubled times: Adapting to change in rural America. Aldine de Gruyter.
Hidayat, R., & Nurhidayah, S. (2024). Dampak digitalisasi perdagangan terhadap kesejahteraan dan adaptasi pedagang pasar tradisional di era Society 5.0. Jurnal Sosiologi Reflektif, 18(2), 145–168. https://doi.org/10.14421/jsr.v18i2.2024
Lubis, A. F., & Siregar, R. H. (2024). Modal sosial dan ketahanan ekonomi pedagang pasar tradisional di Sumatera Utara: Studi komparatif di Kota Medan dan Pematangsiantar. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, 12(1), 23–45. https://doi.org/10.32734/jisip.v12i1.2024
Mulyani, E., & Suharto, T. (2024). Tekanan ekonomi dan ketahanan keluarga: Perspektif fenomenologi pada keluarga buruh tani di Jawa Timur. Jurnal Komunitas: Research and Learning in Sociology and Anthropology, 16(1), 89–107. https://doi.org/10.15294/komunitas.v16i1.2024
Nasution, H. S., & Rambe, M. A. (2024). Dalihan na tolu sebagai modal sosial pedagang etnis Batak dalam mempertahankan eksistensi di Pasar Tradisional Kota Medan. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 26(1), 67–82. https://doi.org/10.25077/jantro.v26i1.2024
Pratiwi, D. A., & Harahap, S. M. (2025). Strategi nafkah dan ketahanan keluarga pedagang kaki lima di Kota Medan dalam menghadapi dampak kebijakan penataan ruang kota. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 9(1), 112–131. https://doi.org/10.21009/jpmm.v9i1.2025
Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.
Sulistiyani, & Prasetyo. (2024).
Walsh, F. (2016). Strengthening family resilience. Guilford Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Assy Rafly, Aisa Nabila, Dwi Aulia, Jaka Satria Hasibuan, Mhd. Irham Mufty Lubis, Rholand Muary (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




