Analisis Strategi Peternak Puyuh untuk Menjaga Kualitas Pangan Demi Ketahanan Nasional di Era Ketidakpastian di Desa Sonorejo Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.63822/yybp0b33Keywords:
burung puyuh, kualitas pangan, ketahanan pangan, ketahanan nasionalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan peternak burung puyuh yaitu Bapak Udin di Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur dalam menjaga kualitas pangan untuk mendukung ketahanan nasional di era ketidakpastian. Kondisi saat ini seperti kenaikan harga pakan, perubahan cuaca, dan kondisi ekonomi yang tidak stabil, menjadi tantangan bagi peternak dalam mempertahankan produksi dan kualitas telur puyuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mengumpulkan data informasi bahwa usaha yang dimiliki oleh Bapak Udin sudah berjalan selama 4 tahun (2022 - sekarang) dan memiliki sekitar 4.000 – 6.000 ekor burung puyuh yang diternak oleh beliau. Selain itu, Bapak Udin juga menjaga kualitas pangan dengan cara memperhatikan kebersihan kandang, memberikan pakan yang berkualitas, menjaga kesehatan ternak secara rutin, serta mengelola usaha peternakan dengan baik. Bapak Udin juga berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan harga pakan dan kondisi pasar agar produksi tetap berjalan dengan baik. Upaya-upaya tersebut membantu menjaga kualitas telur puyuh sehingga tetap aman, bergizi, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat. Ketersediaan telur puyuh yang terjaga juga dapat membantu memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa strategi pengelolaan peternakan yang baik memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan. Dengan terjaganya ketersediaan pangan yang berkualitas, peternakan puyuh dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
Downloads
References
Bahtiar, R., & Raswatie, F. D. (2022). Analisis fluktuasi harga pangan di Kota Bogor. Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics, 1(2), 70–81.
El-Tarabany, M. S. (2016). Effect of thermal stress on fertility and egg quality of Japanese quail. Journal of Thermal Biology, 61, 38–43.
Hidayat, C., Iskandar, S., & Wardhani, T. (2021). Penerapan Biosekuriti dan Manajemen Kesehatan Unggas untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 9(3), 165–172.
Kaharuddin, D., & Kususiyah. (2017). Pengaruh Komposisi Genetik Hasil Persilangan Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Tiga Daerah Asal terhadap Performans Produksi Telur. Jurnal Sain Peternakan Indonesia.
Karyasuda, I., & Tektona, R. I. (2021). Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 45–56.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Pedoman budidaya burung puyuh petelur. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Kuswoyo, A., Aulia, R., & Ningsih, Y. (2022). Pemanfaatan limbah ikan laut sebagai pakan burung puyuh. Jurnal Peternakan Borneo, 1(1).
Mikrianto, E., Dahniar, & Rahmat. (2025). Inovasi pakan dan pemasaran online puyuh: Produktivitas dan keberlanjutan UKM Desa Puntik Tengah. Jurnal Sinergitas PKM & CSR, 9(3).
Nisa', L., Peniati, E., Marianti, A., Lisdiana, L., & Christijanti, W. (2023). Efektivitas Pemberian Tepung Maggot BSF (Black Soldier Fly) pada Pakan terhadap Kualitas Telur Burung Puyuh. Life Science, 12(1), 32–39.
Nurcahya, M. A., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi nilai dasar Pancasila dalam upaya mewujudkan tujuan negara di kehidupan sehari-hari. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 631–639.
Pratama, S. A., Sukada, I. M., & Mufa, R. M. D. (2023). Pengetahuan Peternak dan Penerapan Biosekuriti pada Peternakan Burung Puyuh di Kota Kediri Provinsi Jawa Timur. Buletin Veteriner Udayana, 15(6).
Partini, & Sari, I. (2022). Kebijakan Pengembangan Ketahanan Pangan Lokal. Jurnal Agribisnis, 11(1), 78–83.
Rasyaf. (2011). Beternak Burung Puyuh. Jakarta: Penebar Swadaya.
Widodo, W., & Prasetyo, H. (2022). Potential utilization of dried rice leftover of household organic waste for poultry functional feed. Jordan Journal of Biological Sciences, 15(5), 879–886.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Eka Patricia, Lora Septiana Savila, Vanessa Aurellia Novani, Novia Bunga Azzahro, Shanti Dwi Hapsari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




