Pengaruh Penyuluhan Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut pada Siswa SDN 5 Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues
DOI:
https://doi.org/10.63822/92nz4c76Keywords:
Demonstration Method; Oral Health Education; Behavior; Oral Hygiene MaintenanceAbstract
Maintaining oral hygiene is essential for preventing oral diseases among school-aged children. The implementation of the School Dental Health Program (UKGS) at SD Negeri 5 Kutapanjang has not been fully optimized, resulting in inadequate oral hygiene maintenance behavior among some students. Health education using the demonstration method provides direct practical experience and is expected to improve students' oral hygiene behavior. This study aimed to determine the effect of health education using the demonstration method on oral hygiene maintenance behavior among students of SD Negeri 5 Kutapanjang, Gayo Lues Regency. This study employed a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The population consisted of all third-, fourth-, and fifth-grade students, totaling 56 students. The sample was selected using the total sampling technique. Data were collected using questionnaires and analyzed through univariate analysis and the Paired Sample t-Test. Before the intervention, 32 students (57.1%) demonstrated good oral hygiene maintenance behavior, while 24 students (42.9%) were categorized as poor. After the intervention, all respondents (100%) were categorized as having good behavior. The mean behavior score increased from 54.43 before the intervention to 83.59 after the intervention, with a mean difference of 29.16. The Paired Sample t-Test yielded a p-value of 0.001 (p<0.05), indicating a statistically significant effect of the demonstration method on oral hygiene maintenance behavior. Health education using the demonstration method effectively improved students' oral hygiene maintenance behavior.
Downloads
References
Abdullah. (2019). Edukasi kesehatan gigi dan mulut melalui UKGS meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Gigi, 6(2), 45–52.
Andini, S. C. (2025). Pengaruh edukasi menyikat gigi terhadap keterampilan menyikat gigi pada anak prasekolah. Jurnal Kesehatan Anak, 12(1), 10–18
Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan. (2025). Profil sumber daya manusia kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Gulo, Y. (2024). Penyuluhan kesehatan dan perubahan perilaku masyarakat. Jakarta: Penerbit Kesehatan Indonesia.
Hassan, A., Putra, R., & Safitri, D. (2024). Gambaran status karies gigi pada siswa sekolah dasar di Kota Banda Aceh. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia, 9(1), 25–31
Itawari, I. V., & Imran, I. (2025). Pengaruh penyuluhan metode simulasi dan demonstrasi terhadap pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Jurnal Promosi Kesehatan, 13(1), 55–62
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup. (2023). Pengaruh metode simulasi dan demonstrasi dalam pendidikan kesehatan gigi terhadap peningkatan keterampilan siswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup, 8(2), 123–130.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Litbangkes Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman usaha kesehatan gigi sekolah (UKGS). Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Mardelita, S., Keumala, C. R., & Aprillia, A. (2023). Pengaruh metode simulasi dan demonstrasi terhadap kemampuan menyikat gigi pada siswa SDN Gue Gajah Aceh Besar. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup, 8(1), 1–8.
Nutbeam, D., & Lloyd, J. E. (2021). Understanding and responding to health literacy as a social determinant of health. Annual Review of Public Health, 42, 159–173. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102529
Nutbeam, D., & Lloyd, J. E. (2021). Understanding and responding to health literacy as a social determinant of health. Annual Review of Public Health, 42, 159–173. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102529
Petersen, P. E. (2020). Global oral health policies and strategies for prevention of oral diseases. International Dental Journal, 70(3), 161–169. https://doi.org/10.1111/idj.12545
Petersen, P. E. (2020). Global oral health policies and strategies for prevention of oral diseases. International Dental Journal, 70(3), 161–169. https://doi.org/10.1111/idj.12545
Petersen, P. E. (2020). Global policy for improvement of oral health in the 21st century: Implications to oral health research of World Health Assembly 2007, World Health Organization. Geneva: World Health Organization.
Purwana, Y. (2014). Efektifitas penyuluhan dengan media animasi terhadap peningkatan perilaku kesehatan gigi dan mulut siswa kelas 5 SDN Kedung Kandang 2 Malang (Skripsi). Universitas Brawijaya.
Rahmi, F., Dewi, R., & Lestari, A. (2023). Gambaran kejadian karies gigi pada anak usia sekolah berdasarkan data WHO. Jurnal Kesehatan Gigi, 8(2), 60–66
Ramida, S. (2024). Media dan metode promosi kesehatan dalam perubahan perilaku masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 45–52.
Ramida. (2024). Media dan sasaran dalam penyuluhan kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 45–52.
Sari, N., Putri, M., & Utami, S. (2023). Hubungan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dengan kejadian karies pada siswa sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 100–107
Tara, R. (2024). Faktor perilaku yang berhubungan dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan Gigi, 7(1), 40–48.
Tarigan, R. (2025). Pendidikan kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar. Bandung: Penerbit Dental Edukasi.
Tarigan, R. (2025). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap perubahan perilaku hidup sehat pada anak usia sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nusantara, 6(1), 12–20.
Tim Penulis. (2023). Pengaruh metode simulasi dan demonstrasi terhadap keterampilan pemeliharaan kesehatan gigi siswa sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup, 8(2), 87–95.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
World Health Organization. (2022). Global oral health status report: Towards universal health coverage for oral health by 2030. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2022). Oral health: Achieving better oral health as part of universal health coverage. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2022). Oral health: Key facts. Geneva: World Health Organization.
Yuniarly, S., Hidayat, R., & Amelia, D. (2023). Hubungan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi dengan kejadian karies pada anak sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Gigi, 10(1), 15–23.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmawati Rahmawati, Nia Kurniawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




