Dampak Berita Hoax Media Sosial Instagramn Terhadap Masyarakat di Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.63822/fbqdm795Keywords:
Dampak; Berita Hoax; Media Sosial; Instagram.Abstract
Tujuan penelitian mendeskripsikan kondisi kehidupan Masyarakat suku Dayak Kanayant, dampak modernisasi terhadap nilai-nilai budaya, sosial, dan penyelesaian konflik serta peran Kelembagaan Adat Dayak Kanayant dalam melestarikan nilai-nilai budaya, sosial, dan penyelesaian konflik. Teknik dan alat pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan yang diwawancara Ketua Adat Dayak, Kepala Desa dan beberapa orang warga. Hasil penelitian; (1) sebelum modernisasi masyarakat Desa Botuh Lintang sering melaksanakan kegiatan dalam bentuk nilai-nilai budaya dan nilai-nilai sosial. (2) Modernisasi terjadinya perubahan pada aspek-aspek tertentu terhadap nilai-nilai budaya yang sudah mentradisi dalam kehidupan masyarakat suku Dayak Kanayant, demikian nilai-nilai sosial seperti gotong royong, tolong menolong sikap solidaritas sosial dan toleransi sosial mulai menurun dari sebelumnya. (3) Kelembagaan Adat suku Dayak Kanayant sangat berperan dalam menyelesaikan permasalahan (konflik) dalam masyarakat, pelestarian nilai-nilai Budaya dan nilai-nilai sosial, serta menjaga hubungan Ketua Adat dengan pemerintah desa tetap harmonis. Saran, kegiatan dalam bentuk nilai-nilai budaya maupun nilai-nilai sosial seperti gotong-royong, tolongan menolong, solidaritas sosial dan toleransi sosial, sebaiknya tetap dilaksanakan agar tidak musnah.
Downloads
References
Adinda, A. R. A., Arkanudin, A., Purnama, D. T., & Batualo, I. D. (2022). Perubahan pola kehidupan masyarakat adat: Studi etnografi pada masyarakat Dayak Ribun di sekitar perkebunan kelapa sawit Parindu Kabupaten Sanggau. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 6(2), 242–254. https://doi.org/10.22219/satwika.v6i2.21523.
Bahari, Y., Matsum, J. H., & Ismiyani, N. (2024). Inovation in implementation of Naik Dango tradition on Dayak Kanayatn society in the modern era. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 8(1), 808–820. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2023.7012062.
Inkeles, A., & Smith, D. H. (1974). Becoming modern: Individual change in six developing countries. Harvard.
Leli, K., Juliansyah, V., & Efriani. (2023). Transformasi sosial ekonomi masyarakat Dayak Iban dalam era industrialisasi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sanggau. Jurnal Analisa Sosiologi, 12(3), 651–670. https://doi.org/10.20961/jas.v12i3.71292.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Cet. ke-36). PT Remaja Rosdakarya.
Seli, S., & Frelians, P. P. (2026). Kinship values and traditions in Dayak Kanayatn folktales: Cultural transmission and social cohesion. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 6(2), 1062–1076. https://doi.org/10.58218/alinea.v6i2.3061.
Soekanto, S. (2005). Sosiologi suatu pengantar. Raja Grafindo Persada.
Soekanto, S. (2010). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syam, C., Olendo, Y. O., Dewantara, J. A., & Rahmani, E. F. (2024). Oral literature and social identity of the Dayak Kanayatn: The extinction of oral literature in the midst of contemporary cultural trends. Cogent Arts & Humanities, 11(1), Article 2376785. https://doi.org/10.1080/23311983.2024.2376785.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juni Askar Wiradrana, Arkanudin, Pabali Musa(Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




