Konstruksi Makna Tradisi Uang Panai (Studi Fenomenologi pada Pernikahan Adat Bugis Desa Batulappa Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan)
DOI:
https://doi.org/10.63822/vfyx6b86Keywords:
uang panai, pernikahan adat BugisAbstract
Tradisi uang panai merupakan unsur penting dalam pernikahan adat Bugis yang maknanya terus bergeser seiring perubahan sosial, ekonomi, dan gaya hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pasangan suami istri mengonstruksi makna tradisi uang panai berdasarkan pengalaman subjektif mereka dalam pernikahan adat Bugis di Desa Batulappa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dan divalidasi melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mengenai uang panai telah terbentuk sejak kanak-kanak melalui sosialisasi keluarga, sehingga dimaknai sebagai kewajaran budaya yang telah lama melekat. Uang panai dimaknai secara berlapis, yaitu sebagai fungsi praktis berupa uang belanja pesta pernikahan sekaligus simbol penghormatan, keseriusan, dan tanggung jawab, dengan nominal yang ditentukan melalui musyawarah keluarga, serta menunjukkan pergeseran makna dengan orientasi berbeda antara laki-laki dan perempuan.
Downloads
References
Abu Haif, Nisa, A. M., Mubarak, S., Herman, M. A., & Fitri, A. (2025). Uang pannai in the bugis marriage custom: Islamic legal perspective on local traditions. Juspi: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 9(June), 291–299. https://doi.org/10.30829/juspi.v91.24841
Alen Manggola, R. T. (2021). Fenomenologi Alfred Schutz. Joppas: Journal of Public Policy and Administration Silampari, 3, 19–25. https://www.academia.edu/download/88889532/1964.pdf
Asis, Z. (2024). Akulturasi budaya Islam pada tradisi pernikahan [Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar]. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/28798/1/40200119131_M.%20ZULFIKAR%20ASIS.pdf
Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Doubleday.
Dewi, I. A. K. (2022). Pergeseran makna panai berlandaskan gaya hidup Desa Carrebbu. Jurnal Ar-Risalah, 2(1), 55–65. https://doi.org/10.30863/arrisalah.v2i1.4171
Kadir, I., Nonci, N., & Halim, H. (2021). Uang panai dalam budaya Bugis-Makassar (Studi kasus sosiologi di Kabupaten Pangkep). Jurnal Ekonomi Balance, 21, 428–434. https://doi.org/10.35965/eco.v21i2.1127
Khairani, P. (2023). Teori konstruksi sosial Peter L. Berger [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatra Utara]. http://repository.uinsu.ac.id
Kurniati, E. I. (2024). A review of the mashlahah of uang panai’ in decision making: The role of financial behavior, social strata, education and religiosity. Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum, 18(1). https://doi.org/10.24239/blc.v18i1.2992
Nindito, S. (2024). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang konstruksi makna dan realitas dalam ilmu sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 79–95. https://media.neliti.com/media/publications/99552-ID-fenomenologi-alfred-schutz-studi-tentang.pdf
Ramadhan, A. N. (2022). Kontruksi manajemen representasi perempuan di media massa. Jurnal of Tax and Business, 3(2), 176–181. https://doi.org/10.55336/jpb.v3i2.98
Sain, Y., & Sanhas, T. (2025). Uang panai: Between tradition and perception among Bugis, Moronene, and Sundanese culture in Indonesia. Journal of English Language and Education, 10(5), 440–445. https://doi.org/10.31004/jele.v10i5.1488
Schutz, A. (1967). The phenomenology of the social world. Northwestern University Press.
Wusqaa, U. (2022, Juni). Kenapa pria lamar gadis Sulsel harus bayar uang panai? Ini penjelasannya. Detiksulsel. https://www.detik.com/sulsel/budaya/d-6211236/kenapa-pria-lamar-gadis-sulsel-harus-bayar-uang-panai-ini-penjelasannya
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Pateha, Affan Neskisyah Ramadhan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




