Stratifikasi Sosial dan Ketergantungan Hubungan Pemilik Lahan dan Buruh Tani Kasus Desa Purwoasri
DOI:
https://doi.org/10.63822/ar9avb41Keywords:
Stratifikasi Sosial, Ketergantungan, Patron KlienAbstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis adanya ketergantungan hubungan diantara buruh tani serta pemilik lahan di salah satu pedesaan yaitu di Desa Purwoasri. Fokus pada penelitian ini yaitu bagaimana struktur sosial tersebut karena didasari oleh kepemilikan lahan, serta bagaimana dinamika yang terjadi dengan adanya ketergantungan ekonomi dan sosial antara dua pihak yang memiliki perbedaan status sosial. Dalam penelitian ini digunakan metode pendekatan kualitatif. Hasil penelitian digali dengan melalui beberapa tahapan yaitu observasi serta wawancara secara mendalam. Dalam penelitian ini menyatakan hasil bahwa pemilik lahan selalu dipandang memiliki sebuah kedudukan sosial yang lebih tinggi jika dibandingkan buruh tani, karena pemilik lahan mempunyai akses terhadap sumber daya yang lebih besar. Sedangkan buruh tani bergantung pada pemilik lahan karena membutuhkan sebuah pekerjaan agar mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Adanya ketergantungan ini dapat menciptakan hubungan yang bersifat Patron-klien yang mana pemilik lahan menyediakan pekerjaan sementara butuh tani menyalurkan tenaga kerjanya. Namun adanya hubungan ini semakin sulit diubah karena adanya keterbatasan akses buruh tani terhadap modal serta peluang untuk meningkatkan kesejahteraan. Pada penelitian ini juga disarankan adanya perbaikan dari pemerintah dan masyarakat guna untuk mengurangi adanya kesenjangan sosial, seperti melalui program pemberdayaan ekonomi bagi buruh serta memberikan kebijakan agraria yang adil.
Downloads
References
Agustina, L., Sidhi, E. Y., Artini, W., & Lisanty, N. (2024). Analisis Ketergantungan Petani Padi Terhadap Tengkulak Dalam Sistem Pemasaran di Sentra Produksi Padi Kecamatan Pace. JINTAN Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional, 4(2), 131–140. https://doi.org/10.30737/jintan.v4i2.5697
Faisal, M., & Halim, A. (2022). ANALISIS HUBUNGAN PENGUASAAN LAHAN DAN POLA BAGI HASIL DENGAN TINGKAT KEMISKINAN PETANI PENGGARAP. Jurnal Pallangga Praja (JPP), 4(1), 11–22. https://doi.org/10.61076/jpp.v4i1.2636
Kasim, S. S., Jabar, A. S., Tawulo, M. A., Yusuf, B., Azizah, L. N., & Kusuma, N. (n.d.). PEMBERDAYAAN PETANI TANPA LAHAN DALAM EKONOMI PEDESAAN: STRATEGI ADAPTIF TERHADAP KRISIS AGRARIA DAN KETIMPANGAN AKSES TANAH.
Mawaddah, I. N., Mardiyana, L. O., Sholekhah, I., Muthmainnah, M., & Wulandari, P. (2026). Dampak Alih Fungsi Lahan terhadap Perubahan Aspek Sosial dan Aspek Ekonomi (Studi Kasus Warga RW 10, Kebonagung, Kaliwates, Jember). Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 4(2), 71–80. https://doi.org/10.56211/tabela.v4i2.1873
Paminto, S. R., & Lananda, A. (2026). KETIMPANGAN PENGUASAAN LAHAN SEBAGAI TANTANGAN PERLINDUNGAN PETANI DALAM KERANGKA HUKUM PERTANIAN INDONESIA. 7(1).
Pratama, T., & Pratiwi, Y. (n.d.). Lansia dan Pertanian: Faktor dan Strategi Survival Buruh Tani di Desa Mancung.
Trimerani, R., Jamhari, & Waluyati, L. R. (2022). Dampak Stratifikasi Terhadap Sistem Bagi Hasil Pada Masyarakat Petani. AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation, 2(1), 60–69. https://doi.org/10.55180/aft.v2i1.191
Yanji, S. H., Harold, R., & Bumulo, S. (n.d.). Modernisasi Pertanian dan Dinamika Kesejahteraan Buruh Tani.
Zuhda, M. A., & Agustin, A. (2026). KESENJANGAN UPAH BURUH TANI PEREMPUAN PADA SEKTOR PERTANIAN TANAMAN RIMPANG DI KOTA BATU. 11.
Zuraidah, K. I. (2022). Stratifikasi Sosial Masyarakat Petani Desa Berdasarkan Kepemilikan Tanah. Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan, 18(1), 95. https://doi.org/10.35329/fkip.v18i1.1965
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adinda Cindy Nesya Putri Aulia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




