Antara Kontribusi dan Pengakuan: Posisi Pemulung dalam Tata Kelola Persampahan Kota Lhokseumawe

Authors

  • Appen Sartika Solin Universitas Malikussaleh Author
  • Lira Amelia Damanik Universitas Malikussaleh Author
  • Arini Arini Universitas Malikussaleh Author
  • Pelita Hati Lima Bersaudara Ambarita Universitas Malikussaleh Author
  • Amisa Humaira Universitas Malikussaleh Author
  • Muryali Muryali Universitas Malikussaleh Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/ae30fa53

Keywords:

Pemulung, Tata Kelola Persampahan, Pengakuan Pemerintah, Pekerja Informal, Perlindungan Sosial

Abstract

Pengelolaan sampah di Kota Lhokseumawe menghadapi kendala kapasitas yang mendorong munculnya pemulung sebagai aktor informal penyelamat lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi pemulung, kedudukan sosial mereka, serta bentuk pengakuan dari pemerintah daerah dalam tata kelola persampahan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi yang dianalisis memakai model interaktif serta triangulasi sumber. Hasil penelitian menemukan bahwa pemulung memberikan sumbangsih besar melalui pemilahan material bernilai ekonomi dan pemeliharaan kebersihan area penampungan secara mandiri sebagai strategi bertahan hidup. Meskipun Qanun Nomor 9 Tahun 2015 mengamanatkan pemberian subsidi dan penghargaan, pemulung justru hidup dalam kerentanan sosial dan kesehatan tinggi tanpa perlindungan kerja. Ketiadaan pendataan resmi oleh pemerintah membuat kelompok ini mengalami ketidakterlihatan administratif sehingga memutus akses mereka terhadap hak dan bantuan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pendataan menyeluruh terhadap pemulung menjadi syarat utama bagi pemerintah untuk mewujudkan perlindungan formal dan keadilan kebijakan publik.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriyanni, & Hendrik, D. (2025). Tata Kelola Kebijakan Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia. 5(2), 153–165.

Azzahrah, F., & Lianto, F. (2024). Ruang Bagi Pemulung Dan Tempat Daur Ulang Sampah Plastik. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 6(1), 483–498. https://doi.org/10.24912/stupa.v6i1.27493

Chaniago, R. Y., Yaultsa, N., Studi, P., Lingkungan, T., Teknik, F., Jember, U., Timur, K., Jember, K., Timur, J., Studi, P., Kesehatan, A., Kalimantan, P. U., Pangeran, J., No, H., Anyar, B., Jingah, S., Banjarmasin, K., & Selatan, K. (2026). PERAN PEMULUNG DALAM PENGURANGAN SAMPAH : KAJIAN LITERATUR. 12(1), 46–57.

Citra, A., & Sartika, D. A. (2025). Ketahanan Sosial Dalam Krisis Lingkungan: Pengelolaan Sampah Dan Peran Kelompok Rentan Gowa. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi Dan Pelayanan Publik, 12, 1800–1811. https://doi.org/10.37606/publik.v12i4.2053

Coletto, D., & Carbonai, D. (2023). What Does It Mean to Have a Dirty and Informal Job? The Case of Waste Pickers in the Rio Grande do Sul, Brazil. Sustainability (Switzerland), 15(3), 1–16. https://doi.org/10.3390/su15032337

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design (3rd editio). SAGE Publications.

Elvina Nuzu Fazhitya. (2025). Kontribusi Pemulung dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan. SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(1), 71–83. https://doi.org/10.56910/safari.v6i1.3422

Fahiratun Afiat Muizunzila, Sam’un Mukramin, Kaharuddin Kaharuddin, & Maemunah Maemunah. (2023). Fenomena Kemiskinan: Studi Pada Masyarakat Pemulung Di Panampu Kec.Tallo Kota Makassar. Jurnal Relasi Publik, 1(3), 26–34. https://doi.org/10.59581/jrp-widyakarya.v1i3.918

Gutberlet, J. (2023). Global Plastic Pollution and Informal Waste Pickers. Cambridge Prisms: Plastics, 1–38. https://doi.org/10.1017/plc.2023.10

Hutagalung, C. E., Santi, N. D., & Marsaulina, I. (2015). PERAN PEMULUNG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DAN TIMBULAN SAMPAH DI TPA TERJUN KECAMATAN MEDAN MARELAN KOTA MEDAN TAHUN 2015. 2(1), 2584–2600.

Kemenlh. (2025). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. https://sampahnasional.kemenlh.go.id/

Larasati, A. F., & Santoso, E. B. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Transisi Ekonomi Sirkular Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kota Surabaya. Jurnal Penataan Ruang, 9. https://doi.org/10.12962/j2716179X.v18i1.17229

Lindefeldt, M., Eng, A., Darban, H., Bjerkner, A., Zetterström, C. K., Allander, T., Andersson, B., Borenstein, E., Dahlin, M., & Prast-Nielsen, S. (2019). The ketogenic diet influences taxonomic and functional composition of the gut microbiota in children with severe epilepsy. Npj Biofilms and Microbiomes, 5(1), 5. https://doi.org/10.1038/s41522-018-0073-2

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd editio). SAGE Publications.

Moerad, S. K. (2012). Peran Serta Masyarakat Pemulung Dalam Pengelolaan Lingkungan Binaan di TPA Benowo Surabaya. Nuansa, 9(2), 235–250.

Pemerintah Kota Lhokseumawe. (2025). RPJPMK Lhokseumawe 2025-2029.

Peres, T. S. (2014). ve rs ity of e To w n ve rs ity e To w. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(July), 1–82. http://library.wur.nl/WebQuery/wurpubs/fulltext/353506

Sahir, S. H. (2022). Metodelogi Penelitian.

Septiani, B. A., Arianie, D. M., Risman, V. F. A. A., Handayani, W., & Kawuryan, I. S. S. (2019). PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI SALATIGA: Praktik, dan tantangan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 90. https://doi.org/10.14710/jil.17.1.90-99

Shepherd, D. A., Maitlis, S., Parida, V., Wincent, J., & Lawrence, T. B. (2022). Intersectionality in Intractable Dirty Work: How Mumbai Ragpickers Make Meaning of Their Work and Lives. Academy of Management Journal, 65(5), 1680–1708. https://doi.org/10.5465/amj.2019.0125

Titisia, D., Wicaksani, D. W., & Rif’an, F. A. (2023). The Participatory Resilience of Waste Pickers at the Bantargebang Waste Processing Site after Land Degradation. PCD Journal, 10(2), 89–122. https://doi.org/10.22146/pcd.v10i2.7425

Tolera, S. T., Temesgen, S., Mulat Endalew, S., Alamirew, T. S., & Temesgen, L. M. (2023). Global systematic review of occupational health and safety outcomes among sanitation and hygiene workers. Frontiers in Public Health, 11. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1304977

Published

2026-10-28

How to Cite

Solin, A. S. ., Damanik, L. A., Arini, A., Ambarita, P. H. L. B., Humaira, A. ., & Muryali, M. (2026). Antara Kontribusi dan Pengakuan: Posisi Pemulung dalam Tata Kelola Persampahan Kota Lhokseumawe. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(4), 8409-8422. https://doi.org/10.63822/ae30fa53