Pengawasan dan Pemeriksaan Hewan Kurban Dalam Upaya Menjamin Keamanan Pangan Asal Hewan di Kota Kendari

Authors

  • Fadli Ma’mun Pancar Universitas Halu Oleo Author
  • Yamin Yaddi Universitas Halu Oleo Author
  • Restu Libriani Universitas Halu Oleo Author
  • Rahman Rahman Universitas Halu Oleo Author
  • Putu Nara Kusuma Prasanjaya Universitas Halu Oleo Author
  • Fitrianingsih Fitrianingsih Universitas Halu Oleo Author
  • Andini Sulfitrana Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/qh2bhf71

Keywords:

Antemortem, ASUH, Daging, Postmortem

Abstract

Perayaan Idul Adha 1446 H di Kota Kendari merupakan kegiatan tahunan penting yang melibatkan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, khususnya sapi dan kambing. Sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap hewan kurban guna memastikan bahwa daging yang dihasilkan memenuhi prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah menjamin bahwa daging yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan pangan dan ketentuan kehalalan. Metode pelaksanaan meliputi pemeriksaan antemortem dan postmortem. Pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum penyembelihan untuk menilai kondisi kesehatan hewan, sedangkan pemeriksaan postmortem dilakukan setelah penyembelihan untuk mengevaluasi kebersihan daging dan kelayakannya untuk dikonsumsi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan dokumentasi visual. Pemeriksaan antemortem dilakukan terhadap 346 ekor sapi dan 24 ekor kambing, sedangkan pemeriksaan postmortem mencakup 238 ekor sapi dan 61 ekor kambing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat memenuhi prinsip ASUH, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit bawaan pangan serta meningkatkan kesehatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad-Najib, M., Wan-Nor-Amilah, W. A. W., Kin, W. W., Arizam, M. F., & Noor-Izani, N. J. (2021). Prevalence and Risk Factors of Bovine Fascioliasis in Kelantan, Malaysia: A Cross-Sectional Study. Tropical life sciences research, 32(2), 1–14. https://doi.org/10.21315/tlsr2021.32.2.1

Badan Standardisasi Nasional. 2016. SNI 99001:2016 - Pemotongan Hewan Kurban. Jakarta.

Fatmawati, M. & Herawati. (2018). Analisa Epidemiologi Kasus Helminthiasis pada Hewan Kurban di Kota Batu. Indonesian Journal of Halal, 1(2), 125-129. https://doi.org/10.14710/halal.v1i2.3664

Hafid, H., Pancar, F. M., & Ananda, S. H. (2023). Bimbingan Pemenuhan Syarat Aman Sehat Utuh dan Halal di Rumah Potong Ayam Syar’i Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS), 2(2), 62–66. https://doi.org/10.33772/japimas.v2i2.34

Krige, J. E., & Beckingham, I. J. (2001). ABC of diseases of liver, pancreas, and biliary system. BMJ (Clinical research ed.), 322(7285), 537–540. https://doi.org/10.1136/bmj.322.7285.537

Kusnadi. (2021). Tafsir Tematik Tentang Ibadah Kurban (Studi Surat Al-Hajj:36). Jurnal Ulumul Syar’i, 10(2), 29-44. https://doi.org/10.52051/ulumulsyari.v10i2.141.

Lestariningsih., Nada. M.S., Yasin. M.Y., Ropid. S., Abidin. M.K. 2020. Peranan Nomor Kontrol Veteriner Terhadap Jaminan Mutu Keamanan Produk Hasil Peternakan. Jurnal Riset dan Konseptual. 5(1):180-188. http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i1.437

Mas-Coma, S., Valero, M.A., & Bargues, M.D. (2019). Digenetic Trematodes, Advances in Experimental Medicine and Biology, Eds:R. Toledo and B. Fried. Switzerland, Springer Nature, pp. 71–103.

Najib, M.A., Amilah, W.A.W., Kin, W.W., Arizam, M.F., & Izani, N.J. (2021). Prevalence and Risk Factors of Bovine Fascioliasisi in Kelantan, Malaysia : A Cross-Sectional Study. Journal Trop.Life Sci. Res., 32(2), 1-14. https://doi.org/10.21315/tlsr2021.32.2.1

PERMENTAN. (2014). Peraturan Menteri Pertanian No. 114/2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban.

Prasetya, M.R.,Koesdarto, S., Lastuti, N.D.R., Suwanti, L.T., Kusnoto & Yunus, M. (2019). Study on the Morphology of Fasciola gigantica and Economic Losses due to Fasciolosis in Berau, East Kalimantan. Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education, 11 (1), 156-161. https://doi.org/10.15294/biosaintifika.v11i1.18201

Sanjaya, A., Sudarwanto, M., Soedjono, R.R., Purnawarman, T., Lukman, D.W., & Latif, H. 2007. Hygiene Daging. IPB Press, Bogor

Tho’in, M., Sumadi, Tino, F.E., Dewi, M., Hadi, S., Wikan, B.U., & Agus, M. (2022). Sosialisasi Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam. Jurnal Budimas, 4(2), 1-7.

WHO. 2019. Zoonoses and Veterinary Public Health. Geneva, World Health Organization.

Wibisono, F.J., & Solfine, R. (2015). Insiden Hewan Qurban sebagai Vektor Penularan Penyakit Cacing Hati (Fasciolosis) di Surabaya (Qurban animals as vectors of liver fluke disease (Fasciolosis) Transmission in Surabaya). Jurnal Kajian Veteriner, 3 (2), 139-145. https://doi.org/10.35508/jkv.v3i2.1038.

Yaddi. Y., Libriani. R., Sahaba. L., Pancar. F.M., Dewi. F., Nugrawaty. A.L., Rejeki. S. 2023. Evaluasi Penerapan Good Hygiene Practices (GHyP) pada Tempat Pemotongan Ayam di Pasar Tradisional Kota Kendari. Jurnal Sain dan Teknologi Pangan, 8(2),6154-6161. http://dx.doi.org/10.33772/jstp.v8i2.38042.

Published

2026-01-22

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pancar, F. M., Yaddi, Y., Libriani, R., Rahman, R., Prasanjaya, P. N. K., Fitrianingsih, F., & Sulfitrana, A. (2026). Pengawasan dan Pemeriksaan Hewan Kurban Dalam Upaya Menjamin Keamanan Pangan Asal Hewan di Kota Kendari. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 168-173. https://doi.org/10.63822/qh2bhf71