Pengembangan Desa Wisata Melalui Pelatihan Literasi Digital bagi Kelompok Sadar Wisata Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.63822/twbcr267Keywords:
Literasi Digital; Pokdarwis; Pamijahan; PengabdianAbstract
Program pengabdian masyarakat Universitas Siliwangi di Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, bertujuan meningkatkan literasi digital pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk memaksimalkan potensi wisata religi Makam Syekh Abdul Muhyi dan keindahan alam sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan literasi digital memperluas wawasan Pokdarwis mengenai pemasaran digital, pengelolaan informasi dan interaksi dengan wisatawan. Pre-test memperlihatkan rendahnya pemahaman awal; sebagian besar peserta belum memanfaatkan media digital untuk branding desa, dan akses internet terbatas. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman tentang pentingnya platform digital, kemampuan membuat konten promosi, dan pengelolaan media sosial. Peserta juga mulai terbuka terhadap jaringan dan kolaborasi eksternal. Tantangan utama meliputi terbatasnya konektivitas, minimnya pengetahuan digital, belum adanya akun media sosial resmi, serta kurangnya kemitraan dengan pihak luar. Solusi yang diusulkan meliputi pengadaan internet desa, pelatihan lanjutan, pembuatan akun media sosial resmi, dan penguatan kerja sama dengan agen perjalanan serta influencer. Program ini memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi lokal dan branding Desa Pamijahan sebagai destinasi wisata religi dan alam.
Downloads
References
Dewi Tinalah. (2021). Kriteria Desa Wisata Digital Wujudkan Desa Mandiri dengan TIK. Diakses dari dewitinalah.com – artikel ini menekankan pentingnya digital marketing, literasi digital, dan akses internet dalam pengembangan desa wisata.
E. Herlina et al., “PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN LITERASI DIGITAL DALAM UPAYA MEMPROMOSIKAN DESTINASI WISATA UNTUK KELOMPOK SADAR WISATA KABUPATEN CIAMIS,” vol. 1006, 2022, [Online]. Available: http://jurnal.umb.ac.id/index.php/
Gilster, P. (1997). Digital Literacy. New York: John Wiley & Sons.
Hague, C., & Payton, S. (2010). Digital Literacy Across the Curriculum. Bristol: Futurelab.
I. Sartika Iriany, R. Pasciana, M. Mulyaningsih, and I. Febrina, “Nilai-Nilai Moral dan
Spiritual; Pengaruh Wisata Religi Terhadap Peluang Ekonomi Rakyat,” Tourism Scientific Journal, vol. 7, no. 1, pp. 155–170, Mar. 2022, doi: 10.32659/tsj.v7i1.155.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (2021). Pedoman Pengembangan Desa Wisata. Jakarta: Kemenparekraf.
N. Darubekti, S. H. Hanum, P. E. Suryaningsih, and D. Waryenti, “Increasing the Digital Literacy among Tourism Awareness Groups for Sustainable Tourism Village Development,” MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, vol. 6, no. 2, pp. 158–168, Nov. 2022, doi: 10.25170/mitra.v6i2.3552.
Nuryanti, W. (1993). “Concept, Perspective and Challenges.” Paper dipresentasikan pada International Conference on Cultural Tourism, Yogyakarta.
Pramudita, and A. C. Nabila, “Peningkatan Literasi Digital pada Pengelola Desa Wisata Kemiri Digital Literacy Improvement on Desa Wisata Kemiri Managements,” 2024.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
W. C. Kasih, “ANALISIS PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA RELIGI PADA ISLAMIC CENTER KALIMANTAN TIMUR DI KOTA SAMARINDA,” vol. 7, no. 4, pp. 424–437, 2019.
W. C. Kasih, “ANALISIS PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA RELIGI PADA ISLAMIC CENTER KALIMANTAN TIMUR DI KOTA SAMARINDA,” vol. 7, no. 4, pp. 424–437, 2019.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitriyani Yuliawati, Wiwi Widiastuti, Subhan Agung, Randi Muchariman, Budi Riswandi, Riska Sarofah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




